4 Langkah Jitu Meningkatkan Kemampuan Manajemen Waktu

Kanaka Training – Dewasa ini, kemampuan manajemen waktu atau Time Management Skills menjadi sangat dibutuhkan oleh siapapun. Terlebih di era ekonomi global, setiap orang harus memiliki skill manajemen waktu agar dapat mengatur waktunya secara tepat, baik antara waktu untuk kehidupan pribadi maupun waktu untuk pekerjaan. Ini tentu menjadi sangat berat jika seseorang tidak memiliki kemampuan yang baik dalam hal tersebut. Sebagai contoh, seseorang dengan profesi sebagai direktur, manager, bahkan pada level karyawan atau staff, tidak mungkin dapat bekerja dan berperan secara maksimal tanpa kemampuan manajemen waktu (Artikel terkait: Effective Time Management & Delegation). Oleh sebab itu, perlu adanya upaya yang harus dilakukan untuk meng-upgrade kemampuan tersebut. Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan agar kemampuan kita dalam me-manage waktu semakin lebih baik.

1. Membuat “Perencanaan (Schedule) Wajib”

Disebut dengan “Perencanaan Wajib”, dalam arti schedule atau daftar perencanaan tersebut harus benar-benar dilakukan, tidak di sepelekan, dan harus sesuai sebagaimana yang telah ada pada daftar perencanaan tersebut. Ini sekaligus dapat melatih kedisiplinan dan komitmen seseorang dalam pekerjaannya. Membuat “Schedule Wajib” dapat dimulai dengan mengatur atau membuat perencanaan harian, mingguan, bulanan, dan seterusnya –baik waktu untuk kehidupan personal maupun pekerjaan–, dengan kata lain membuat “perencanaan wajib” jangka pendek dan jangka panjang (Artikel terkait: Time Management). Profit yang di dapat dari hal ini adalah semakin memudahkan kita dalam memetakan langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk meraih goal yang dituju.

2. Memiliki Kemampuan Identifikasi, serta Menentukan Priortas

Mengindentifikasi serta menentukan prioritas merupakan hal penting dalam menjalani aktivitas atau pekerjaan. Agar dapat mengelola pekerjaan dengan baik serta dapat meraih goal yang ditargetkan, seseorang harus dapat menentukan mana yang perlu dijadikan prioritas agar tujuan tersebut dapat tercapai. Ia harus dapat mengidentifikasi tahapan atau komponen mana yang penting, semisal dalam suatu project, yang berdampak secara signifikan terhadap pekerjaan, sehingga hal itu harus didahulukan. Dengan kata lain, seseorang harus cakap dalam mengidentifikasi sehingga dapat menentukan apa saja yang harus menjadi prioritas (Artikel terkait: Effective Risk Management).

3. Jangan Pernah Menunda-nunda Pekerjaan

Salah satu kebiasaan buruk yang sering menjangkiti seseorang adalah terlalu meremehkan, sehingga cenderung suka untuk menunda-nunda pekerjaan. Sebagaimana sering disebutkan, If it can be done today, do it today. Goal atau target tidak mungkin dapat dicapai apabila kita melestarikan kebiasaan menunda-nunda tersebut (Artikel terkait: Product Innovation Management). Ingat! Jika pekerjaan itu dapat dikerjakan hari ini, maka kerjakanlah. Jika dapat diselesaikan sekarang, maka selesaikanlah sekarang! Dengan merubah kebiasaan suka menunda menjadi disiplin dan tepat waktu, maka kita sudah selangkah lebih dekat untuk meraih goal yang ditargetkan.

4. Berikan Reward Atas Capaian yang Diraih

Memberikan reward untuk diri sendiri atas capaian yang diraih dalam pekerjaan, adalah perlu untuk dilakukan. Ini menjadi cerminan bahwa kita menghargai upaya yang telah dilakukan. Semisal dengan berlibur ke tempat yang ingin dikunjungi, dan lain sebagainya. Hal yang terpenting adalah pastikan kita menikmatinya. Ini juga bermanfaat untuk terus memotivasi kita kedepannya.

Ingat! kemampuan dalam me-manage waktu bagian esensial yang dapat membantu aktivitas dan pekerjaan kita lebih mudah. Selamat me-manage waktu!

This entry was posted in Artikel and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.