Grey-Area Accounting

 

pelatihan akuntansi keuangan

Grey-Area Accounting

– Yogyakarta 11 – 12 Desember 2017

 

Grey-area dalam accounting system memungkinkan untuk terjadinya ’creative accounting’. Creative accounting menggunakan pemikiran kreatif dalam menyusun laporan keuangan yang identik dengan manipulasi dan kecurangan akuntansi. Hal ini terjadi karena dalam proses creative accounting memanfaatkan grey-area yang terdapat pada sistem akuntansi.

Creative accounting biasanya digunakan oleh manajemen untuk meningkatkan laba perusahaan agar mendapatkan reward dari pemilik perusahaan. Namun dalam proses mendapatkan laba perusahaan, manajemen menggunakan berbagai teknik creative accounting yang terkadang ilegal dan hanya bertahan sementara. Teknik yang dilakukan oleh manajemen terkadang tidak diketahui oleh pengguna laporan keuangan sehingga dapat merugikan pengguna laporan keuangan dan menyebabkan terjadinya asimetri informasi.

 

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

Pelatihan ini akan membahas mengenai Grey-Area Accounting Sehingga diharapkan :

  1. Peserta pelatihan mampu memahami proses terjadinya ‘creative accounting’
  2. Peserta pelatihan mampu memahami elemen yang diperbolehkan dan elemen yang dilarang dalam ‘grey-area’ sistem akuntansi
  3. Peserta pelatihan mampu memahami best practice dalam mencegah ‘creative accounting’ yang merugikan perusahaan.
  4. Peserta pelatihan mampu memahami teknik untuk membaca apa yang ada di balik laporan keuangan.

 

MATERI PELATIHAN

Berikut adalah ringkasan materi pelatihan Grey-Area Accounting:

  1. Understanding “Creative Accounting”
    • Fraudulent Financial Reporting, Window Dressing, Creative Accounting
    • Classifying Creative Accounting Practice
    • Rewards of the game
  2. How the game is played
    • Accounting Policy choice and application
    • Fraudulent financial reporting
    • Cleaning up after the game
    • Terminology
  3. Earning Management
    • What is earning management?
    • Incentive and conditions for earnings management
    • Earning management techniques
    • Evidence of earning management
    • Effectiveness of earnings management
  4. Recognizing Premature or Fictitious Revenue
    • What premature or fictitious revenue
    • When should revenue be recognize
    • Detecting premature or fictitious revenue
    • Checklist to detect premature or fictitious revenue
  5. Misreported Asset and Liabilities
    • Link with reported earnings
    • Boosting shareholders’ equity
    • Overvalued assets
    • Undervalued liabilities
    • Checklist to detect misreported asset and liabilities
  6. Creative with income statements : classification and disclosure
    • Current income statement requirement and practice
    • Reporting comprehensive income
    • Creative income statement classification
    • Creative with other aspect of income statement
  7. Creative with income statements : pro-forma measures of earnings
  8. Using operating cash flow to detect creative accounting practice
  9. Other Techniques for detecting creative accounting
    • Database searching
    • Analyzing financial reports
  10. Technique for prevention of creative accounting
  11. Sarbanes-Oxley on Financial Statement

 

TARGET PESERTA PELATIHAN

  • Manajer keuangan
  • Staff keuangan atau Accounting
  • Semua pihak yang ingin meningkatkan pengetahuan seputar Grey-Area Accounting

 

METODE PELATIHAN

  • Penyampaian konsep
  • Diskusi kelompok
  • Latihan
  • Studi kasus

 

BIAYA PELATIHAN

Biaya pelatihan adalah Rp. 4.500.000,- / Peserta

Durasi pelatihan : 2 hari

 

Untuk informasi pelatihan dapat menghubungi kontak kami di sini

Untuk informasi dan permintaan In house training, dapat dilihat di sini

Apabila anda tidak menemukan pelatihan yang anda butuhkan, silahkan melakukan permintaan pelatihan di sini

 

 

 

 

 

This entry was posted in jadwal pelatihan training diklat bimtek 2017, Pelatihan akuntansi keuangan, pelatihan sdm and tagged , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.