Manajemen Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit

Rumah Sakit merupakan salah satu dari beberapa fasilitas umum yang memberikan jasa pelayanan dalam aspek kesehatan bagi masyarakat. Oleh sebab itu, pelayanan yang baik dan memuaskan bagi masyarakat terutama pasien, adalah hal yang utama dan perlu untuk diperhatikan. Sebab apabila pelayanan yang diberikan kepada pasien membuat pasien puas dan merasa diperlakukan dengan baik (dihargai), hal tersebut akan berimbas baik pula kedepannya dimana masyarakat (pasien) akan mempercayakan pelayanan kesehatannya kepada rumah sakit tersebut.

UU tentang pelayanan publik pada tahun 2009, mensyaratkan pada setiap institusi baik pemerintah maupun swasta wajib memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Tidak terkecuali instansi rumah sakit, sebagai pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tidak boleh tidak pun harus memberikan pelayanan kesehatan yang sebaik-baiknya. Untuk itu diperlukan adanya kerja sama yang sinergis dari berbagai komponen.

Dengan demikian, menjadi suatu keharusan bagi rumah sakit yakni membuat suatu sistem manajemen pelayanan kesehatan rumah sakit yang mencakup semua aspek yang diperlukan untuk terlaksananya sistem pelayanan yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, perlu diterapkannya manajemen yang baik guna mendukung tercapainya penyediaan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat.

Manajemen kesehatan adalah penerapan manajemen umum dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat, sehingga yang menjadi objek atau sasaran manajemen adalah sistem yang berlangsung (Notoatmodjo (2007). Manajemen pelayanan kesehatan berarti penerapan prinsip-prinsip manajemen dalam pealayan kesehatan untuk sistem dan pelaksanaan pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan prosedur, teratur, menempatkan orang-orang yang terbaik pada bidang-bidang pekerjaannya, efisien, dan yang lebih penting lagi adalah dapat menyenangkan konsumsi atau membuat konsumen puas terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan.

Pelayanan kesehatan mencakup semua pelayanan yang bertumpu pada diagnosis suatu penyakit dan perlakuan yang harus diberikan, atau sistem promosi, perawatan dan restorasi kesehatan. Hal ini mencakup pelayanan kesehatan yang bersifat personal dan non personal. Pelayanan kesehatan merupakan fungsi yang paling mudah nampak dari semua sistem kesehatan, baik kepada pengguna maupun terhadap masyarakat umum.

Penyediaan layanan menunjukkan semua input yang dapat mendukung pelayanan kesehatan seperti berbagai input dana, staf, peralatan dan obat-obatan. Peningkatan akses, kemampuan dan kualitas pelayanan tergantung pada ketersediaan semua pendukung tersebut, mutu dari terorganisasinya suatu sistem dan manajemen yang berlaku, dan juga besarnya insentif yang diberikan kepada para pelaku teknis.

Berkaitan dengan hal tersebut, instansi rumah sakit sebagai pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat, perlu untuk membangun suatu sistem manajemen strategi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan rumah sakit, manajemen pelayanan kesehatan yang baik, sehingga pelayanan yang diberikan dapat berjalan dengan sangat efisien dan memiliki mutu yang dapat diandalkan, yang mampu memberikan pelayanan prima atau sering disebut Service Excellence atau Excellent Service. Perlu adanya inovasi, perlu adanya upgrade dalam hal paradigma manajemen yang mengacu kepada kepentingan dan tuntutan kebutuhan dari para konsumen.

This entry was posted in Artikel and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.