Manajemen Risiko Operasional Bank

Pelatihan perbankan

Manajemen Risiko Operasional Bank

-Yogyakarta, 12 – 13 September 2018

 

Ancaman yang muncul dari dan terhadap kegiatan operasional bank dapat dipicu oleh berbagai faktor baik internal maupun ekstenal. Peristiwa potensial seperti penyalahgunaan wewenang (fraud), kegagalan sistem teknologi informasi, standar proses operasi yang belum sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan kejahatan pihak eksternal terhadap bank jika tidak identifikasi dan dikelola dengan baik dapat menimbulkan permasalahan yang berat bahkan bencana bagi bank.

Resiko operasional sebenarnya lazim dihadapi berbagai lembaga keuangan termasuk bank, namun jenis resiko ini baru mendapatkan perhatian luas setelah dimasukan ke dalam kerangka regulasi Basel II. Manajemen resiko yang terkait dengan resiko operasional perbankan ini dikenal sebagai manajemen risiko operasional bank. Seiring dengan itu, terdapat kebutuhan akan pemahaman yang memadai dan komprehensif mengenai manajemen risiko operasional bank.

 

 

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

Pelatihan Manajemen Risiko Operasional Bank ini bertujuan agar:

  1. Peserta pelatihan mampu memahami kebutuhan apa saja yang dibutuhkan untuk dapat menangani kejahatan pihak eksternal terhadap perbankan
  2. Peserta pelatihan mampu memahami dan meningkatkan pemahaman serta kemampuan praktis peserta dalam penerapan manajemen risiko operasional bank.

 

MATERI PELATIHAN

Berikut adalah ringkasan materi Pelatihan Manajemen Risiko Operasional Bank:

  1. Pengertian tentang resiko dan resiko operasional.
  2. Kasus-kasus perbankan terkait resiko operasional.
  3. Mengenali jenis-jenis kegagalan resiko operasional: people risk, process risk (model, transaksi, dan kegiatan operasional), system and technology risk, external party risk, dan natural disaster risk.
  4. Elemen-elemen utama manajemen risiko operasional bank: Kebijakan, identifikasi, proses bisnis, metode. pengukuran, manajemen eksposur, pelaporan, analisis resiko, dan economic capital.
  5. Resiko operasional dan Risk capital.
  6. Model-model resiko operasional berbasis Basel II: Basic Indicator, Standardized Approach, dan Advanced Measurement Approach (AMA).
  7. Value-at-risk (VAR) for operational risk.
  8. Risk and Control Self-Assessment (RCSA): Arti penting, pendekatan, dan pelaksanaan RCSA yang efektif.
  9. Strategi mitigasi resiko operasional: risk prevention dan risk reduction program.
  10. Operational risk reporting and profiling.

 

TARGET PESERTA PELATIHAN

  • Direktur, Manager, Supervisor dan Staf diperbankan
  • Semua pihak yang membutuhkan pengetahuan seputar Manajemen Risiko Operasional Bank

 

METODE PELATIHAN

  • Penyampaian konsep
  • Diskusi kelompok
  • Latihan
  • Studi kasus

 

BIAYA PELATIHAN

Biaya pelatihan adalah Rp. 4.950.000,- / Peserta

Durasi pelatihan : 2 hari

 

Untuk informasi pelatihan dapat menghubungi kontak kami di sini

Untuk informasi dan permintaan In house training, dapat dilihat di sini

Apabila anda tidak menemukan pelatihan yang anda butuhkan, silahkan melakukan permintaan pelatihan di sini

 

 

 

 

 

This entry was posted in jadwal pelatihan training diklat bimtek 2018, Pelatihan perbankan, pelatihan sdm and tagged , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.