Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Pelatihan K3)

Pelatihan di Jogja – Keselamatan dan kesehatan kerja (atau yang biasa disingkat dengan K3), dewasa ini menajdi isu penting tidak hanya bagi perusahaan-perusahaan dalam lingkup pertambangan dalam skala besar, melainkan juga perusahaan-perusahaan secara umum. Ini menjadi penting sebab pengetahuan tentang K3 seakan menjadi syarat dasar bagi pagi pekerja guna menunjang produktivitas kerja. (Baca juga: Sistem Manajemen Lingkungan & K3)

Selain itu, perusahaan juga dituntut untuk turut serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang baik, dalam bidang keselamatan, kesehatan kerja, serta keamanan kerja. Ini bertujuan agar kestabilan dalam perusahaan tetap terjaga. Dengan demikian, hal tersebut juga dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja dan produktivitas di perusahaan.

Secara umum, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dapat diartikan sebagai pengetahuan serta penerapannya guna mencegah kecelakaan maupun risiko bahaya lainnya saat bekerja. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan semua kondisi dan faktor yang dapat berdampak pada keselamatan dan kesehatan tenaga kerja di tempat kerjanya. (Baca juga: Cash Flow & Risk Analysis)

Mangkunegara menyebutkan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan suatu pemikiran dan upaya guna menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah tenaga kerja pada khususnya, dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budaya untuk menuju masyarakat adil dan makmur.

Oleh sebab itu, pengetahuan tentang K3 ini menjadi penting bagi setiap tenaga kerja. Sebab dengan mengetahuinya, setiap pekerja dapat memahami dan berkompeten dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, dengan pengaplikasian K3, pekerja akan lebih baik lagi dalam meminimalisir kesalahan-kesalahan (human error) yang dapat membahayakan dirinya.

Di Indonesia sendiri, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) diatur di dalam Undang-undang No. 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja, Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan serta peraturan pemerintah dan keputusan presiden terkait penyelenggaraan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Keseluruhan peraturan tersebut diperuntukkan bagi setiap pekerja, baik di sektor darat, air maupn udara. Oleh sebab itu, setiap pekerja di Indonesia, pada dasarnya berhak atas jaminan keselamatan serta kesehatan dalam bekerja. (Baca juga: Environmental Assessment & Audit)

Dalam pada itu, seperti telah disinggung sebelumnya, setiap perusahaan karenanya juga dituntut dan wajib untuk turut serta aktif dalam memberikan pengetahuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi setiap pekerja, sebagaimana telah diatur oleh undang-undang. Salah satu langkah yang dapat diambil oleh perusahaan adalah dengan mengagendakan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja bagi pekerja.

Salah satu manfaat dari program pelatihan K3 adalah peserta pelatihan memiliki kesadaran tentang bagaimana bekerja secara aman dan selamat. Pengetahuan tentang K3 dapat menumbuhkan kewaspadaan pekerja pada saat bekerja. Dengan demikian, penerapan K3 dalam pekerjaan dapat meminimalisir angka kecelakaan maupun penyakit akibat kerja, serta dapat meningkatkan performa kerja sebab merasa keselamatan dan kesehatan selama bekerja sudah terjamin. (Baca juga: Legal Officer Perusahaan)

Incoming search terms:

  • guna pelatihan k3
  • kesehatan dan pelatihan keselamatan kerja
  • makalah pelatihan keselamatan dan kesehatab
This entry was posted in Artikel and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.