Cara Mengembangkan Jejaring

Pelatihan Sdm

Cara Mengembangkan Jejaring

 

Manajemen diri (self management) merupakan proses pengendalian diri terhadap pikiran, ucapan, dan juga perbuatan yang dilakukan, sehingga mendorong pada penghindaran diri terhadap hal-hal yang tidak baik dan meningkatkan dengan perbuatan yang baik dan benar. Salah satu proses dalam manajemen diri ialah dengan mengembangkan jejaring yang ada disekitar. Terdapat banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjang karier, salah satunya dengan membangun dan mengembangkan jaringan dengan orang-orang yang ada disekitar. Membangun jejaring bagi manusia modern seperti saat ini amat penting nilainya. Tanpa adanya jejaring, beberapa hal akan kesulitan untuk dilakukan. Jejaring ini menjadi vital bagi seorang individu baik secara personal maupun kolektif karena kompleksitas persoalan kehidupan saat ini memaksa seorang individu untuk selalu berhubungan baik dengan pihak lain. Disaat yang sama, keterbatasan yang dimiliki oleh masing-masing individu juga membutuhkan bantuan pihak lain secara mutlak.

Disinilah seseorang harus menemukan cara bagaimana mengembangkan jejaring tersebut yang dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini :

1. Mulailah dengan membangun kepercayaan

Membangun jejaring pada dasarnya membangun kepercayaan. Karena sekuat apapun sebuah jaringan yang terjalin tanpa kepercayaan, diibaratkan seperti sarang laba-laba, rapuh tak memiliki kekuatan apa-apa. Semakin dekat dan mengenali seseorang dengan baik, maka semakin yakin dan percaya pada seseorang. Sebaliknya, jika semakin tidak punya informasi mengenai seseorang tersebut, maka semakin kesulitan pula untuk bisa percaya terhadap seseorang tersebut. Reputasi dan kepercayaan sangat penting dalam jejaring. Reputasi adalah pandangan orang lain terhadap diri Anda. Ia ditentukan oleh kesan pertama. Menjadi orang yang handal (reliable) sangat penting untuk tumbuhnya kepercayaan.

2. Menetapkan Tujuan

Tujuan dalam membangun sebuah jejaring amat penting. Sebelum memulainya, ada baiknya dengan yakin membuat dan menetapkan sebuah tujuan. Tujuan ini juga bernilai strategis, karena dengan tujuan yang jelas, dapat diketahui apa yang ingin dicapai atau diraih. Tujuan yang dimiliki haruslah dibuat dengan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, and Timed). Dengan SMART, dapat diukur sejauh mana tujuan yang telah di lakukan dalam mencapai sesuatu.

3. Seleksi Kontak yang kita miliki

Dalam kaitan membangun jejaring, tidak bisa tidak bersentuhan dengan kontak yang ada, baik yang berstatus teman-teman, kolega kerja, keluarga, dan berbagai kontak lainnya. Dari daftar seperti itulah akan mulai melakukan kontak. Tapi, jika ingin memperluas jaringan yang dimiliki, maka harus pula mulai berbicara dengan orang-orang yang sama sekali tidak dikenal. Ketika berkomunikasi dengan orang asing dan membuat hubungan, Anda telah menyelesaikan satu langkah kunci di dalam membangun jejaring. Semakin sering melakukan, maka akan semakin percaya diri. Cobalah hal yang sama kepada orang lain yang hanya kenal saja.
Sukses mengembangkan atau membangun jejaring tidak bisa diukur dengan sejumlah transaksi jangka pendek. Suksesnya jejaring yang terawat justru ada pada bagaimana kualitas hubungan secara organisasi dengan mitra-mitra kerja yang ada. Bila terjadi perawatan yang baik terhadap jejaring, maka ukurannya harus dilihat juga pada kualitas kemitraan secara organisasi maupun secara individual. Membangun jejaring tidak cukup dengan satu atau dua pihak saja. Butuh puluhan, ratusan bahkan jika perlu ribuan jejaring untuk bisa membantu dalam mencapai sebuah tujuan. Persoalan yang segera muncul dalam konteks ini tentu saja adalah bagaimana cara kita memulai membuat jejaring lalu mengelolanya. Membangun jejaring lebih ditentukan oleh kemauan daripada bakat. Ketika usaha awal untuk membangun jejaring gagal, beberapa orang lantas cepat menyimpulkan bahwa membangun jejaring bukan termasuk bakatnya. Membangun jejaring adalah keterampilan yang perlu dilatih.