Ciri Sekretaris Yang Berpikir Postif dan Bersikap Positif

Pelatihan Sdm

Ciri Sekretaris Yang Berpikir Postif dan Bersikap Positif

 

Ciri sekretaris yang berpikir postif dan bersikap positif, Seorang sekretaris profesional selain memiliki kepribadian yang baik (good personality) juga memiliki pola pikir yang baik seperti berpikir positif, berpikir konstruktif, dan berpikir efektif. Sejalan dengan era globalisasi, tuntutan terhadap kemampuan seorang sekretaris profesional terus meningkat. Untuk itu, seorang sekretaris harus mampu mengembangkan kemampuannya dalam setiap aspek, baik pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, seorang sekretaris bekerja sama dengan orang lain. Tugas seorang sekretaris yaitu membantu pimpinan dalam melaksanakan pekerjaan-pekerjaan teknis yang cukup penting. Sebagai sekretaris yang profesional, tentu dalam menghadapi berbagai masalah yang terjadi dalam pekerjaannya, akan tertangani dengan baik dan selalu berpikir positif.

Berikut ini ciri-ciri sekretaris yang mampu berpikir positif dan bersikap positif, diantaranya :

1.  Bersyukur dalam segala kondisi

Orang yang punya positive mindset selalu memandang segala sesuatu dari sisi terbaiknya. Ketika diberikan sesuatu yang sesuai harapannya, maka akan bersyukur. Ketika diberikan sesuatu yang tidak sesuai dengan harapannya, maka tidak akan mengeluh. Orang yang berpikir positif akan terus bersikap tenang dan mencoba mengambil hikmah dari suatu permasalahan. Menganggap bahwa keadaan baik dan buruk yang diperoleh merupakan hal yang wajib untuk disyukuri, karena pasti selalu ada kebaikan di dalamnya.

2.  Mencintai diri sendiri

Orang yang berpikir positif paling tidak suka mengeluh. Tidak akan pernah menyalahkan keadaan apa pun yang diperolehnya dan selalu mencintai apa yang ada pada dirinya. Bagi orang-orang yang berpikiran positif, ia akan menjaga, merawat dan memberikan segala yang terbaik untuk dirinya. Karena ia menyakini bahwa jiwa raganya adalah titipan dari Tuhan. Maka harus menyanyangi dan mencintai diri sendiri.

3.  Berada di lingkungan pertemanan yang baik

Lingkar pertemanan bisa mencerminkan karakter dirimu yang sebenarnya. Karena saat berada dilingkar pertemanan, maka tentunya akan berkomunikasi dan secara perlahan karaktermu pun akan mengikuti atau menyesuaikan dengan lingkungan pertemananmu. Jadi jika kamu orang-orang yang berpikiran positif, bijaksanalah dalam memilih teman. Dekatkanlah dirimu dengan teman-teman yang membawamu pada hal-hal positif dan kebaikan.

4.  Memanfaatkan waktu dengan bijaksana

Orang yang berpikir positif akan mempu mengelola waktu yang dimilikinya dengan bijaksana. Karena ia percaya bahwa setiap detik, menit dan jam yang dilaluinya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Orang yang punya pemikiran positif akan mengisi waktu yang dimilikinya dengan produktif dan melakukan hal-hal kebaikan.

5.  Memandang masalah sebagai langkah mendewasakan diri

Anggaplah masalah adalah suatu tantangan untuk proses pendewasaan diri. Saat kamu ditimpa masalah, beranilah untuk menghadapinya. Menjalani, mencari solusi, dan menyelesaikan masalah layaknya suatu tantangan.

6.  Menikmati hidup

Jangan pernah menganggap hidup sebagai beban, tetapi anggaplah hidup sebagai rejeki yang harus terus dinikmati. Jika setiap momen hidupmu selalu Anda nikmati, tentu Anda bisa menjadi orang dengan pemikiran positif.

7.  Tidak suka berkata dan berbuat kasar

Berbeda dengan negative person, orang yang berpikiran positif pasti mempunyai prinsip untuk menjaga perkataan dan perbuatan. Ia akan berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara dan juga bertindak. Karena apa yang sudah terlanjur dikatakan tidak bisa ditarik kembali dan apa yang sudah terlanjur dilakukan tidak bisa dicegah lagi.

8.  Memaafkan diri sendiri dan orang lain

Memaafkan adalah cara orang-orang yang berpikiran positif untuk memperbaiki kehidupannya di masa yang mendatang. Ia akan selalu siap menerima kritik dan saran yang membangun bagi kualitas dirinya. Ia tidak akan mau hidup dalam rasa bersalah pada diri sendiri dan juga pada orang lain. Memaafkan dan dimaafkan akan menjadi daftar wajib yang dilakukannya.

9.  Memiliki tujuan hidup yang jelas

Orang yang berpikir positif akan merencanakan langkah dan tujuan yang postif pula untuk kehidupannya. Hidup memang sudah diatur sedemikian rupa oleh Tuhan, tapi Anda punya andil untuk berusaha menjalaninya sebaik mungkin.

10.  Senang berbagi dan berbuat kebaikan

Mulai dari kebaikan yang kecil, sepertinya sudah menjadi kebiasaan orang-orang yang selalu berpikiran positif. Ia akan mengisi hari-harinya dengan aktivitas kebaikan. Karena ia punya harapan untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi diri sendiri dan juga orang lain.

Berpikir positif memiliki banyak dampak yang baik dalam kehidupan, kegiatan, maupun usaha yang dijalani. Karena dengan cara berpikir positif, akan membentuk kebiasaan, tingkah laku, cara bicara, dan bagaimana cara seorang sekretaris itu bersikap. Seseorang yang berpikir positif dalam melihat suatu masalah yang dihadapi, mereka akan menganggap dengan polos, sehingga tidak mudah terpengaruh dan tidak mudah putus asa oleh berbagai tantangan ataupun hambatan yang dihadapinya. Memang bukan hal yang mudah untuk berpikir positif, terutama ketika sedang tertimpa suatu masalah, tidak sedikit orang yang cenderung menjadi berpikiran negatif. Hal ini akan berpotensi membuat seseorang tersebut menjadi cemas, khawatif, dan tertekan.