Evaluasi dan Monitoring Efektifitas Keputusan Dalam Problem Solving

Evaluasi dan Monitoring Efektifitas Keputusan Dalam Problem Solving

 

Evaluasi dan Monitoring Efektifitas Keputusan Dalam Problem Solving, didalam perusahaan keterampilan dalam memecahkan masalah (problem solving) dan dalam pengambilan keputusan merupakan suatu hal yang penting dan harus mutlak dimiliki oleh peerusahaan. Begitu pentingnya dalam pengambilan  keputusan yang merupakan kemampuan perusahaan untuk terus bersaing dalam menghadapi kompetitor dan terus konsistensi terhadap kualitas keputusan yang telah diambil. Suatu keputusan merupakan hasil dari proses pemikiran yang berupa pemilihan satu diantara beberapa pilihan yang merupakan alternatif yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah.

Ruang lingkup dalam pengambilan keputusan dapat dibedakan menjadi keputusan strategis dan keputusan operasional. Keputusan strategis merupakan keputusan yang diambil terkait dengan kebijakan dan arah organisasi yang terbentuk didalam perusahaan. Sedangkan keputusan operasional merupakan keputusan yang berkaitan dengan kegiatan operasional sehari-hari yang dilakukan di perusahaan. Kedua jenis keputusan ini merupakan sama-sama pentingnya karena masing-masing mempunyai peran untuk memudahkan dalam kelangsungan hidup di perusahaan. Sehingga dibutuhkan suatu proses monitoring dan evaluasi dalam rangka pengendalian proses pengambilan suatu keputusan, meskipun merupakan satu kesatuan kegiatan namun memiliki fokus yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Monitoring ini merupakan suatu proses sistematis dan berkelanjutan didalam proses pengumpulan, menganalisis, dan penggunaan informasi dalam pengambilan keputusan dengan tujuan untuk memastikan hal-hal yang berkaitan dengan pengambilan keputuusan yang sedang dijalankan dapat berjalan dengan lancar, efektif dan efisien sesuai dengan langkah atau rencana yang sudah direncanakan. Monitoring ini dilakukan secara terus-menerus misalnya setiap bulan, trimester atau tahunan.

Tujuan dilakukan monitoring yaitu untuk :

  1. Menghasilkan kinerja yang terbaik dengan cara memperoleh feedback dari semua pihak atau tentang aspek yang sedang dikerjakan.
  2. Meningkatkan rencana kerja dengan melakukan tindakan perbaikan secara segera terhadap suatu keputusan yang dianggap menyimpang yang dapat terjadi.
  3. Menjajaki suatu progress apakah mengalami perubahan baik dari segi ouput maupun input.
  4. Membantu manajer dalam proses pengambilan keputusan dan menentukan hal-hal yang menjadi fokus yang harus diperhatikan pimpinan perusahaan.
  5. Dari hasil monitoring selanjutnya dapat dijadikan monitoring dan alat evaluasi untuk diintervensi selanjutnya. Apabila ditemukan penyimpangan atau kelambanan maka dapat segera dibenahi sehingga kegiatan dapat berjalan lancar sesuai dengan yang direncanakan.

Sementara Evaluasi merupakan sekumpulan aktifitas yang dirancang untuk menentukan nilai dari suatu program tertentu. Evaluasi ini dilakukan untuk menentukan apakah proses pengambilan keputusan berjalan dengan berhasil, kurang berhasil atau gagal. Tetapi evaluasi ini merupakan sifat formatif artinya temuan evaluasi dapat dijadikan sebagai acuan untuk melakukan perbaikan.

Evaluasi program dapat dibagi menjadi 2 tingkatan yakni :

  1. Evaluasi Tengah Program (Mid-Term Evaluation), evaluasi ini digunakan untuk review mengenai usulan-usulan alternatif selama masih ada sisa waktu pelaksanaan program.
  2. Evaluasi Akhir Program (Program Completion Evaluation), evaluasi ini digunakan untuk merumuskan apa yang dapat diambil dari evaluasi program pengambilan keputusan sebelumnya, dan digunakan sebagai perbaikan untuk waktu mendatang.

Sehingga dengan demikian tujuan evaluasi yaitu untuk mengukur dan menilai seberapa besar hasil evaluasi tersebut memberikan informasi yang akurat dan credible sehingga dapat memberikan manfaat untuk ruang mengintegrasi pelajaran yang sangat berharga dalam proses pengambilan keputusan. Monitoring dan Evaluasi ini ditujukan untuk mengetahui apakah strategi yang digunakan sudah cukup efektif dalam proses pengambilan keputusan dan dapat digunakan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi didalam perusahaan.