Faktor Yang Melatarbelakangi Adanya Konflik

Pelatihan Sdm

Faktor Yang Melatarbelakangi Adanya Konflik

 

Faktor yang melatarbelakangi adanya konflik, konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) di mana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya. Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. Perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawa sertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya.

Faktor yang melatarbelakangi terjadinya konflik di dalam kehidupan masyarakat. Antara lain adalah sebagai berikut :

1.  Perbedaan Individu

Setiap inidividu yang ada di dalam kehidupan bermasyarakat akan senantiasanya mengalami perselisihan, perselisihan ini sendiri meliputi perbedaan pendirian dan perasaan, yang kedua hal tersebut menjadi penyebab timbulnya konflik dalam masyarakat.

2.  Kebudayaan

Faktor kedua yang menjadi penyebab timbulnya konflik dalam masyarakat adalah perbedaan latar belakang kebudayaan yang satu dengan yang lainnya, sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda pula, contoh nyata dalam kasus ini misalnya mengenai prilaku dan tata bicara masyarakat Indonesia yang memiliki karekatristik tidak sama.

3.  Kepentingan

Banyaknya perbedaan kepentingan yang ada dalam masyarakat, antara individu dan kelompok, di antaranya menyangkut bidang ekonomi, politik, dan sosial. Bidang politik seringkali menjadi penyulut timbulnya konflik masyarakat, yang umumnya karena kekuasaan. Begitu pula perbedaan ekonomi, dengan ada status sosial dalam masyarakat, antara miskin dan kaya, menjadi penyebab adanya konflik yang sulit dihindari.

4.  Perubahan Sosial

Faktor penyebab adanya konflik dalam masyarakat yang selanjutnya adalah perubahan sosial. Perbuahan ini faktor alamiah lantaran memang hakikat manusia senantiasanya berubah. Yang pasti perubahan-perubahan yang seringkali menjadi penyebab konflik adalah perubahan pada nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat.

5.  Interaksi Sosial

Interaksi sosial seringkali menjadi salah satu penyebab timbulnya konflik dalam masyarakat banyak disebabkan karena ketidakharminisan. Yang akhirnya interaksi sosial tersebut tidak bisa dijanalan, semakin seseorang melakukan interaksi sosial maka semakin riskan pula konflik yang akan ditimbulkan.

Manajemen konflik merupakan suatu pendekatan yang berorientasi pada proses mengarahkan dalam bentuk komunikasi dari para pelaku konflik dan pihak ketiga, dan bagaimana mereka mempengaruhi kepentingan dan interpretasi. Konflik sering terjadi, baik dalam pelaksanaan operasional bisnis maupun dalam kehidupan manusia sehari-hari. Berbagai inovasi dan perubahan di masyarakat seringkali menimbulkan adanya konflik, terutama jika perubahan tidak disertai dengan pemahaman tentang ide-ide yang sedang berkembang. Perbedaan kepentingan dalam masyarakat seringkali menjadi polemik yang berarti, bukan hanya menimbulkan masalah-masalah sosial. Jauh lebih dari itu, akan menimbulkan konflik atau pertentangan dalam masyarakat. Masyarakat terdiri dari kumpulan individu dan kelompok yang memiliki pandangan dan visi yang berbeda-beda. Karena itu, tidak jarang jika dalam masyarakat terjadi gesekan hingga menjadi konflik. Konflik diawali karena adanya perbedaan dalam struktur sosial masyarakat. Berawal dari konflik, kekerasan dapat terjadi dalam masyarakat.