Investigative Industrial Relations

Pelatihan HRD

Investigative Industrial Relations

Persoalan hubungan industrial seakan tidak pernah ada hentinya, kita dapat melihat di berbagai media ada banyak sekali persoalan hubungan industrial terjadi, dari masalah yang kecil hingga masalah besar seperti demonstrasi, mogok kerja dan bahkan melakukan hal negatif yang mampu merugikan banyak pihak. Apabila kita cermati, kejadian dari demonstrasi, mogok kerja sampai tindakan yang merugikan tersebut dapat diistilahkan sebagai meletusnya balon karena terlalu kuat ditiup atau dipompa. Tiupan angin dari pengelola hubungan industrial dalam hal ini HRD sudah tidak mampu lagi menjaga stabilitas angin, sehingga semakin hari semakin membesar dan “meletus”. Akibat dari letusan itu tentu sangat dasyat. Produktivitas terhenti, masyarakat terganggu dengan tertutupnya atau paling tidak jalanan macet akibat demonstrasi yang dilakukan oleh buruh dan yang paling penting dan sering dilupakan oleh HRD dan pimpinan perusahaan adalah persoalan image atau brand perusahaan. Image perusahaan jadi negatif dimata para customer, serta pencari kerja. Hal ini semua diakibatkan dari pengelolaan hubungan industrial (HI) yang tidak dilakukan secara antisipatif dan prefentif oleh HRD dalam melakukan deteksi dini permasalahan hubungan industrial sehingga berdampak pada meletusnya kasus HI. Untuk itu, HRD sebagai pengelola hubungan industrial harus memiliki kompetensi yang baik agar kasus HI tidak sampai meletus.

 

 

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

Pelatihan ini akan membahas mengenai Investigative Industrial Relations. Sehingga diharapkan:

  1. Peserta pelatihan mampu memahami aturan/normative ketenagakerjaan.
  2. Peserta pelatihan mampu memahami dampak dan faktor penyebab dari hubungan industrial yang kurang harmonis.
  3. Peserta pelatihan mampu memiliki kemampuan komunikasi, kepekaan dan kemampuan untuk mendeteksi dini permasalahan hubungan industrial.
  4. Peserta pelatihan mampu memiliki kemampuan dalam menganalisa setiap permasalahan hubungan industrial yang muncul serta menyusun rekomendasi solusinya.
  5. Peserta pelatihan mampu mengetahui cara membuat laporan kondisi terkini dari hubungan industrial untuk diajukan kepihak manajemen.

 

MATERI PELATIHAN

Berikut adalah ringkasan materi pelatihan Investigative Industrial Relations:

  1. Pemahaman normative ketenagakerjaan (Undang-undang & Peraturan pemerintah)
  2. Dampak dari kurang harmonisnya hubungan industrial
  3. Faktor penyebab permasalahan hubungan industrial muncul
  4. Strategi deteksi dini permasalahan hubungan industrial
    • Strategi observasi lapangan
    • Strategi mendengar keluhan
    • Strategi pertemuan formal dan informal dengan karyawan, khususnya serikat pekerja
  5. Teknik komunikasi dalam hubungan industrial
  6. Teknik Analisa masalah dalam upaya mencari akar masalah hubungan industrial
  7. Teknik pelaporan tertulis hasil investigasi kepada manajemen

 

TARGET PESERTA PELATIHAN

  • Pimpinan
  • Manajer & Staff HRD
  • Manajer dan Staff non HRD yang ingin mendalami pengetahuan seputar Industrial Relations
  • Semua pihak yang ingin meningkatkan pengetahuan seputar Investigative Industrial Relations

 

METODE PELATIHAN

  • Penyampaian konsep
  • Diskusi kelompok
  • Latihan
  • Studi kasus

 

Untuk informasi pelatihan dapat menghubungi kontak kami di sini

Untuk informasi dan permintaan In house training, dapat dilihat di sini

Apabila anda tidak menemukan pelatihan yang anda butuhkan, silahkan melakukan permintaan pelatihan di sini

 

 

 

 

 

This entry was posted in Pelatihan HRD, Pelatihan hubungan industrial, pelatihan Human Capital and tagged , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.