Kiat Menjaga Karyawan tetap Senang dan Semangat Bekerja

Pelatihan di Jogja – Karyawan merupakan elemen terpenting sebagai motor penggerak perusahaan. Adalah penting untuk menjaga passion dan semangat karyawan sehingga dengan begitu mereka senantiasa berusaha bekerja dengan lebih baik dan efisien. Oleh sebab itu, sebagai pimpinan kita harus memiliki kecakapan agar supaya semangat karyawan kita di kantor tetap terjaga. Tulisan ini selanjutnya akan menyinggung beberapa tips yang dapat dilakukan untuk memelihara, bahkan melipat gandakan semangat para karyawan.

Untuk menjaga semangat karyawan agar selalu on fire, hal penting yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah menjaga mood karyawan senantiasa senang, happy, atau bahagia –bisa dikatakan metode ini sebagai yang paling efektif. Sebab apabila emosi atau mood karyawan jauh dari kata senang, maka bisa dipastikan mereka tidak dapat bekerja dengan seluruh kemampuannya dan bahkan dapat berujung pada pengunduran diri (untuk mencari yang lebih baik).

Memang, hampir dapat dikatakan mustahil untuk membuat semua orang merasa happy, tetapi setidaknya kita dapat berupaya untuk menjadikan mereka tidak merasa benci berada di kantor. Sebagai pemimpin kita dapat melakukan hal-hal simple yang dapat membuat karyawan merasa nyaman berada di kantor, sehingga, meski lambat tetapi pasti, hal itu dapat “memupuk” rasa senang di dalam diri karyawan agar tetap tumbuh subur. Berikut tips yang dapat dilakukan:

  • Satu hari Casual
    Jika perusahaan kita mewajibkan seluruh karyawan untuk berpenampilan formal dan resmi, barangkali membuat agenda “satu hari casual” –dalam arti tetap menjaga kepantasan dan kesopanan– adalah hal yang dapat kita tawarkan kepada karyawan, sebab hal itu akan membangun suasana relax dan nyaman pada saat bekerja. Ketika karyawan merasa relax dalam bekerja, tentu mereka akan bekerja lebih baik. Selain itu, suasana relax dan nyaman saat bekerja dapat meredam tekanan stres. Dalam hal ini, adalah penting bagi semuanya bersepaham bahwa semua boleh mengenakan pakaian casual, bahkan mengenakan jeans sekalipun tidak menjadi masalah, selagi tetap menjaga kepantasan dan kesopanan sebagaimana telah di sebutkan. Perusahaan dapat menerapkan kebijakan ini pada hari Jum’at misalnya bagi yang memiliki 5 hari kerja, atau pada hari sabtu bagi perusahaan yang memiliki 6 hari aktif kerja.
  • Waktu yang fleksibel
    Kedisiplinan waktu (jam kerja) merupakan hal yang sangat penting, tetapi bagaimana dengan karyawan yang memiliki keluarga, anak yang harus di antar-jemput sekolah, dan orang tua? Sudah pasti hal ini dapat menjadi beban tersendiri bagi karyawan dan bahkan dapat memicu stres. Dalam hal ini, solusi yang dapat kita tawarkan adalah memberikan fleksibilitas waktu bagi karyawan yang memang benar-benar membutuhkan. Sebagai contoh, pada saat bekerja tiba-tiba salah satu karyawan mendapat telfon dari rumah bahwa anak atau orang tuanya sakit, sehingga meminta ijin untuk pulang lebih awal untuk mengantar anak atau orang tuanya ke rumah sakit. Adalah tindakan bijak jika kita memberikan fleksibilitas waktu, mengijinkan karyawan yang bersangkutan untuk pulang lebih awal dengan catatan ia tetap harus bertanggungjawab terhadap pekerjaannya. Empati yang kita berikan kepada karyawan sudah barang tentu akan menumbuhkan sikap positif dalam diri karyawan.
  • Company meals
    Company melas kiranya adalah hal tepat yang dapat perusahaan agendakan, sebab hal ini akan membangun suasana nyaman dan kebersamaan. Sebagai contoh, pada saat rapat atau evaluasi bulanan sekaligus perusahaan juga mengagendakan acara makan bersama. Selain itu, perusahaan juga dapat membuat acara outbond bagi karyawan. Hal ini sangat efektif untuk menghilangkan stres yang menumpuk pada saat melakukan pekerjaan.

Beberapa hal yang sudah disebutkan di atas merupakan sedikit dari banyak hal yang dapat kita dilakukan di perusahaan, tergantung strategi yang ingin kita terapkan. Namun, hal terpenting yang perlu di ingat adalah a happy employee is a better worker, karyawan yang senantiasa senang, happy, atau bahagia akan bekerja dengan lebih baik.

This entry was posted in Artikel and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.