Komponen Penting Dalam Brand Management

pelatihan dan sertifikasi BNSP bidang MSDM/HRD

Komponen Penting Dalam Brand Management

 

Merek (brand) atau jenama adalah tanda yang dikenakan oleh pengusaha (pabrik, produsen, dan sebagainya) pada barang yang dihasilkan sebagai tanda pengenal. Merek merupakan front liner sebuah produk, suatu tampilan awal yang memudahkan konsumen mengenali produk tersebut. Pada prinsipnya merek merupakan janji penjual atau produsen yang secara kontinu membawa serangkaian kesatuan tampilan (performance), manfaat (benefit) dan layanan (service) kepada pembeli. Dalam perspektif komunikasi merek, proses pemerekan (branding) memiliki tingkatan-tingkatan tertentu yang sekaligus mengindikasikan sejauh mana perkembangan merek dalam hubungannya dengan kedekatan terhadap konsumen.

Manajemen merek (brand managment) dimulai dengan memiliki pengetahuan menyeluruh tentang istilah merek yang didalamnya termasuk membuat, mengembangkan, dan memeliharanya. Ini berarti mendefinisikan merek, memposisikan merek, dan memberikan merek. Manajemen merek tidak lain adalah seni menciptakan dan mempertahankan merek. Branding membuat pelanggan berkomitmen pada bisnis yang Anda miliki. Merek yang kuat membedakan produk Anda dari pesaing. Ini memberikan gambar berkualitas untuk bisnis Anda. Brand management merupakan sebuah proses berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan ekuitas atau nilai komersil dari sebuah merek dalam jangka panjang. Secara garis besar, brand management terdiri dari 2 (dua) komponen :

1.  Intangible Components

Komponen tidak berwujud (intangible components) adalah prinsip-prinsip yang menjadi alat ukur kesukesan sebuah merek. Prinsip-prinsip itu mencakup :

a. Brand Awareness

Brand awareness adalah tentang seberapa familiar orang-orang terhadap merek bisnis Anda. Orang-orang tidak akan membeli produk yang tidak atau belum familiar bagi mereka.  

b. Brand Equity

Brand equity adalah tentang seberapa besar konsumen menilai produk Anda berdasarkan dari pengalaman, persepsi dan asosiasi. Contoh : ketika konsumen merasa puas dengan kualitas produk Anda, maka mereka akan menilai produk Anda dengan layak. Ketika Anda menerapkan harga tertentu, konsumen akan menerimanya karena menurut mereka harga yang Anda tetapkan sesuai dengan kualitas produk yang sudah mereka rasakan.

c. Brand Loyalty

Brand loyalty adalah ketika konsumen merasa puas dengan kualitas produk Anda, mereka akan kembali membeli produk Anda secara terus-menerus dan menjadi konsumen yang loyal.  

d. Brand Recognition

Brand recognition adalah tentang seberapa baik konsumen mengenali merek produk Anda melalui ciri-ciri spesifik, tanpa melihat nama merek produk Anda. Contoh : konsumen bisa menebak produk Anda hanya dengan mendengar tagline iklan, bungkus produk, logo, dan seterusnya.

e. Brand Reputation

Brand reputation merujuk pada pandangan publik secara umum tentang merek bisnis Anda. Reputasi merek dipengaruhi oleh kualitas produk, pelayanan kepada pelanggan, pemasaran yang menarik, ulasan dari pelanggan, dan lain-lainnya.

 

2Tangible Components

Komponen berwujud (tangible components) secara garis besar meliputi hal-hal yang kasat mata dari merek Anda, yang bisa dilihat dan diingat oleh pelanggan seperti :

a. Nama Brand

Pastikan merek yang Anda pilih sudah sesuai dan menggambarkan produk Anda. Apabila Anda belum mendaftarkan merek dagang, pertimbangkan untuk mencari nama brand yang paling tepat mewakili produk Anda.

b. Logo dan Pewarnaan

Logo dan pemilihan warna merepresentasikan produk yang Anda jual. Jika Anda mampu memilih dan merancangnya dengan tepat, logo dan warna yang tepat bisa menarik banyak pelanggan baru. Anda bisa merekrut desainer logo profesional dan berkonsultasi dengan mereka.

c. Tipografi

Tipografi mencakup segala hal yang berkaitan dengan font dan teks dalam brand produk Anda. Untuk saat ini, pemilihan tipografi berkaitan langsung dengan pemasaran online seperti media sosial, marketplace dan website.

d. Kanal Pemasaran Online

Laman media sosial, marketplace, website dan iklan berbayar adalah komponen utama di era digital saat ini. Pemasaran online adalah sebuah keniscayaan yang harus Anda lakukan dalam proses brand management.

e. Pengemasan Produk

Jika Anda menjual produk dalam bentuk fisik, pengemasan adalah komponen yang sangat vital dalam meningkatkan nilai brand maupun produk. Sebuah produk makanan misalnya, akan memiliki persepsi nilai yang berbeda, apabila dikemas secara apa-adanya, dibandingkan apabila dikemas dengan menarik. Kemasan produk akan menjadi komponen yang pertama dilihat oleh calon pelanggan, dan akan memunculkan kesan pertama tentang produk yang dijual.

Untuk perusahaan besar atau kecil, branding harus menjadi pusat dari semua kegiatan pemasaran (marketing). Untuk mengikuti prinsip ini, pengembangan proses brand managment strategis akan membantu memastikan bahwa merek Anda terwakili secara akurat dan digambarkan setiap saat kepada audiens target Anda. Proses brand managment dalam pemasaran ini bukan jalur yang ditetapkan yang perlu diikuti, melainkan panduan logis untuk membantu Anda memahami konsep keseluruhan brand management yang memungkinkan Anda menerapkan pengalaman dan teknik Anda sendiri di sepanjang jalan.

This entry was posted in Artikel, pelatihan marketing and tagged . Bookmark the permalink.

Comments are closed.