Konsep Umum Servant Leadership

pelatihan dan sertifikasi BNSP bidang MSDM/HRD

Konsep Umum Servant Leadership

 

Konsep umum Servant Leadership, di dalam sebuah organisasi atau perusahaan pada umumnya terdapat fungsi manajemen yaitu planning, organization, actuating, dan controlling. Apabila salah satu dari unsur-unsur tersebut tidak terpenuhi atau tidak berjalan sesuai dengan semestinya, itu akan mempengaruhi pencapaian tujuan organisasi atau perusahaan tersebut. Untuk melaksanakan fungsi manajemen tersebut dibutuhkan peranan seorang pemimpin. Kemampuan seorang pemimpin dalam memecahkan suatu masalah, akan menjadi contoh sekaligus penggerak bagi orang-orang yang dipimpinnya. Kemampuan inilah yang biasanya disebut dengan kepemimpinan (leadership). Servant leadership, dapat diartikan sebagai kepemimpinan yang melayani. Kepemimpinan tipe ini dianggap bertentangan dengan karakter pemimpin pada masa kini. Secara umum, servant leadership merupakan kemampuan yang muncul adalam diri seseorang yang sedang atau ingin memimpin dengan memprioritaskan kepentingan perusahaan dan pengikutnya, serta mampu berkontribusi di masyarakat luas sehingga membawa dampak yang positif bagi perusahaan dan masyarakat yang ada di lingkungan tersebut.

Menurut Dennis (2004) ciri-ciri pemimpin yang melaksanakan servant leadership adalah sebagai beikut :

1.  Kasih Sayang (Love)

Kepemimpinan yang mengasihi dengan cinta atau kasih sayang. Cinta yang dimaksud yaitu melakukan hal yang benar pada waktu yang tepat untuk alasan dan keputusan yang terbaik.

2.  Pemberdayaan (Empowerment)

Penekanan pada kerja sama (teamwork) yaitu mempercayakan kekuasaan pada orang lain dan mendengarkan saran dari pengikutnya.

3.   Visi (Vision)

Arah perusahaan dimasa mendatang yang akan dibawa oleh seorang pemimpin. Visi akan menginspirasi tindakan dan membantu membentuk masa depan.

4.   Kerendahan Hati (Humility)

Menjaga kerendahan hati dengan menunjukkan rasa hormat terhadap karyawan dan mengakui kontribusi karyawan terhadap tim.

5.   Kepercayaan (Trust)

Servant leader adalah orang-orang pilihan yang dipilih berdasarkan suatu kelebihan yang menyebabkan pemimpin tersebut mendapatkan kepercayaan.

 

Para pemimpin yang memiliki kemampuan servant leadership memiliki kecenderungan lebih mengutamakan kebutuhan, kepentingan, dan aspirasi orang-orang yang dipimpinnya diatas dirinya. Orientasi servant leader ini adalah melayani, cara pandangnya holistik dan beroperasi dengan standar moral spiritual. Kepemimpinan yang melayani memiliki kelebihan karena hubungan antara pemimpin dengan pengikut berorientasi pada sifat melayani dengan standar moral spiritual. Servant leadership mempunyai tanggung jawab untuk melayani kepentingan pengikut agar mereka menjadi lebih sejahtera, sebaliknya jika para pengikut memiliki komitmen penuh dalam bekerja untuk mencapai tujuan perusahaan dan keberhasilan pemimpin. Kepemimpinan yang melayani atau servant leadership merupakan suatu tipe kepemimpinan yang dikembangkan untuk mengatasi krisis kepemimpinan yang dialami oleh suatu perusahaan atau masyarakat.