Kunci Menjadi Leader yang Baik

Pelatihan di Jogja – Seorang pemimpin yang baik, tentu memiliki skills maupun abilities yang menjadi kunci sukses bagi dirinya dalam memimpin sebuah organisasi ataupun perusahaan. Dalam tulisan ini akan dijelaskan beberapa skill kunci tersebut sehingga kita dapat belajar darinya serta dapat meng-upgrade diri untuk menjadi leader yang lebih baik.

Mungkin, tidak semua skill yang akan dijelaskan berikut telah kita miliki dan kita kuasai. Tetapi, dengan menyadari diri serta mau menerima kelebihan dan kekurangan yang ada di dalam diri kita, sebagaimana dijelaskan pada tulisan sebelumnya: Empat Kemampuan Leadership Yang Harus Dimiliki Untuk Meraih Sukses, kita akan terstimulasi untuk bekerja dengan lebih baik, belajar menjadi person yang lebih baik, serta memperbaiki kekurangan-kekurangan yang kita miliki untuk menjadi seorang leader yang lebih baik dan matang. Dalam hal ini, terdapat beberapa hal kunci menjadi pemimpin yang baik, sebagaimana dijelaskan berikut.

  • Menjadi Inspirator
    Menjadi sosok inspiratif merupakan salah satu kunci bagi pemimpin untuk menjadi seorang leader yang baik. Seorang pemimpin sejati selalu menjadi role model bagi tim yang dipimpinnya, ia sama sekali tidak enggan “menyingsingkan lengan baju” turun membantu tim jika hal itu memang dibutuhkan. Dengan demikian, tim akan memberikan respon yang baik kepada kita atas ketidakengganan serta kontribusi kita dalam membantu mereka. Selain itu, hal tersebut juga berefek positif dan menjadi inspirasi bagi tim. Baca: What Makes a Good Leader?
    Tidak hanya itu, pemimpin yang baik juga senantiasa memberikan rasa hormat kepada tim yang dipimpinnya. Ia sama sekali tidak akan ragu untuk berterima kasih atas usaha dan kesuksesan yang diraih oleh timnya. Jika seorang pemimpin senantiasa menunjukkan respect terhadap tim, maka sudah barang tentu tim akan menunjukkan rasa hormat yang lebih besar.
  • Komunikasi
    Hal yang menjadikan seseorang dinilai sebagai pemimpin yang baik adalah ketika ia mampu memaksimalkan kemampuan manajerialnya, semisal berkenan meluangkan waktu untuk mendengarkan orang lain (Baca: Designing Effective Internal Communications). Seorang pemimpin yang baik secara penuh menyadari akan pentingnya mendengarkan orang lain  (tim) secara seksama.
    Pimpinan dengan memiliki kemampuan manajerial yang baik senantiasa mau mendengarkan masukan dari orang lain, dan cara termudah untuk mengukurnya adalah dengan melihat sejauh mana ia mendapatkan feedback dari bawahannya. Tim atau karyawan umumnya akan memberikan penilaian yang baik kepada orang atau atasan yang dipercayainya, berkepribadian baik dan mau mendengarkan bawahannya.
  • Kecerdasan dalam Berbisnis
    Sukses ditentukan oleh seberapa cepat respon dan seberapa cerdas kita membaca serta memahami situasi dan peluang, sehingga dapat mengantarkan kita dalam meraih hasil yang baik.  Dalam situasi bisnis yang kompetitif, berusaha sebaik dan semaksimal mungkin adalah perlu, pengambilan keputusan yang tepat adalah baik, tetapi mampu membaca peluang serta memahami situasi bisnis yang kita jalankan secara komprehensif adalah sangat bernilai harganya. Baca: Emotional Intelligence On Leadership Skill
  • Mau Belajar
    Salah satu momok yang menghambat kita –dalam hal apapun itu– adalah arogansi kita sehingga menjadikan kita enggan belajar hal-hal baru (merasa tau segala). Dalam hal ini, seorang pemimpin yang baik adalah orang yang sama sekali tidak enggan untuk belajar, bahkan mengikuti seminar, workshop, maupun pelatihan leadership jika memang diperlukan. Seseorang yang merasa sudah tau segala hal (padahal tidak) sehingga enggan untuk mempelajari hal-hal baru, maka secara tidak langsung ia telah membatasi dirinya sendiri untuk belajar dan menjadi lebih maju. Khususnya dalam berbisnis dan memimpin organisasi/perusahaan, terbuka terhadap hal baru dan mau belajar adalah kunci penting bagi seseorang untuk sukses dan menjadi lebih baik.
  • Mampu Beradaptasi
    Dalam hal ini kemampuan beradaptasi memerlukan kesediaan kita sehingga membentuk suatu ability dalam menerima perubahan serta terbuka terhadap gagasan atau ide-ide baru, situasi yang terus berkembang dan berubah, meng-handle kebutuhan yang tidak terduga secara confident, serta fleksibel (mampu menyesuaikan diri) dalam menghadapi situasi yang terus berkembang dan bergerak maju. Kemampuan adaptasi ini tentu harus juga dibarengi dengan kecerdasan kita dalam membaca situasi.

Untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, sudah semestinya kita senantiasa meng-upgrade diri dan belajar untuk menjadi lebih baik. Kesemua hal yang sudah disebutkan diatas merupakan kunci bagi kita untuk menjadi leader yang baik. Apabila kesemua hal tersebut dapat kita asah dengan baik, maka (hampir) dapat dipastikan kita akan memiliki karir yang baik dalam organisasi/perusahaan manapun. Bagaimana cara agar kita memiliki kesemua hal tersebut? Sudah pasti jawabannya adalah dengan kerja keras.

This entry was posted in Artikel and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.