Langkah Agar Jadi Pemimpin Yang Visioner

Pelatihan Sdm

Langkah Agar Jadi Pemimpin Yang Visioner

Pemimpin merupakan seseorang yang menjadi role model  bagi sebagian orang, menjadi panutan untuk diikuti, hal itu menjadikan seorang pemimpin dituntut untuk selalu perfect dalam segala hal sehingga tidak heran apabila seorang pemimpin tersebut memang selalu dituntut agar selalu menampilkan kepribadian yang baik supaya dapat di contoh bagi para pengikutnya.  Seorang pemimpin juga dituntut untuk bisa seperti GPS pada smartphone, dapat melihat jauh kedepan dan mengantisipasi hal-hal yang dapat mengancam suatu organisasi atau perusahaan.

Seorang pemimpin yang visioner membuat mereka akan dapat menciptakan serta menjadikan sebuah organisasi atau perusahaan mereka menjadi lebih maju dan berkembang di masa yang akan datang. Pemimpin tidak hanya bermimpi untuk masa depan, namun mereka harus dibarengi dengan suatu tindakan strategis. Pemimpin visioner mengubah visi menjadi kenyataan dengan menciptakan gambaran yang jelas tentang target yang mereka butuhkan untuk mencapai dan menciptakan rencana strategis khusus untuk tahun mendatang. Pemimpin merinci tujuan apa yang harus dicapai perusahaan dan tanggung jawab spesifik dari setiap anggota tim utama.

Pemimpin yang visioner, harus mampu menyusun strategi untuk merealisasikan cita-cita dan tujuan dari organisasi atau perusahaan yang dijalankan. Tidak hanya itu, seorang pemimpin yang visioner juga harus memiliki semangat yang membuat dirinya bisa meyakinkan dunia bahwa apa yang direncanakannya dapat terwujud. Namun nyatanya, seorang pemimpin tidak langsung memiliki keunggulan ini. Pada praktiknya akan membutuhkan proses yang bisa dipelajari dan dilatih.

Berikut ini ada langkah-langkah yang dapat dilakukan agar menjadi pemimpin yang visioner, yaitu :

1. Pintar menjalin hubungan baik

Langkah pertama untuk menjadi pemimpin yang visioner adalah dengan menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak. Sebelum orang-orang berbisnis dengan kita, tentunya kita harus membuat mereka memercayai kita. Setelah mendapatkan kepercayaan, kita dapat menggali lebih dalam apa yang sebenarnya orang-orang butuhkan dan apa yang akan membuat hidup mereka lebih mudah. Tanpa menjalin hubungan yang baik dan kepercayaan, kita tidak akan bisa mencapai hal-hal yang ingin dicapai dalam berbisnis.

2. Bisa membangun sebuah nilai

Langkah selanjutnya adalah mewujudkan impian melalui pembentukan suatu nilai. Seorang pemimpin yang visioner harus bisa meyakinkan orang-orang yang akan berbisnis dengan kita bahwa mereka bisa mendapatkan keuntungan dari produk atau layanan yang kita tawarkan. Cara untuk membentuk nilai adalah dengan mengetahui apa yang pelanggan inginkan, bisa dengan menanyakan apa yang pelanggan inginkan dengan mengetahuinya secara langsung dari mereka. Atau, kita bisa melakukan survei di media sosial, lalu berdiskusi dengan sumber-sumber terkait. Setelah mengetahui apa yang mereka inginkan, barulah kita bisa memulai pembentukan nilai tersebut.

3. Bisa mengatasi hambatan dalam bisnis

Selanjutnya, seorang pemimpin yang visioner harus bisa mengatasi berbagai hambatan yang ada. Dalam bisnis, kita akan membantu pelanggan untuk memenuhi kebutuhannya. Masalahnya, dalam memulai bisnis, kita harus berbagi ide dengan orang-orang agar membuat mereka lebih mudah untuk setuju dan menerima penawaran. Di sisi lain, kita juga harus bisa memberanikan diri untuk bertanya alasan apa yang membuat mereka menolak penawaran kita. Membentuk lebih banyak nilai dan membangun hubungan baik merupakan cara untuk menyingkirkan berbagai hambatan atau rintangan yang ada dalam berbisnis. Dengan membicarakan semua hal, maka akan dapat tercipta bahasan efektif untuk membina hubungan yang lebih bermakna dan menguntungkan.

4. Mampu berpikir dinamis

Seorang pemimpin yang visioner tidak akan meninggalkan diskusi sebelum semua hal jelas. Setelah mencapai sebuah persetujuan, kita harus mengetahui dengan jelas langkah apa yang selanjutnya harus dilakukan. Apa pun yang disampaikan harus jelas dan kita pun harus mampu bertahan dengan nilai-nilai yang kita tawarkan. Memang, menjadi seorang yang visioner mengharuskan kita untuk selalu berpikir dinamis dan berpikir langkah apa yang selanjutnya harus dilakukan. Bahkan saat tujuan sudah terwujud, tetap bukan waktunya untuk berhenti berkembang, namun merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan visi kepada tujuan-tujuan selanjutnya.

Kepemimpinan visioner (visionary leadership) merupakan kemampuan pemimpin dalam menciptakan, merumuskan, mengomunikasikan, mensosialisasikan, dan mengimplementasikan pemikiran-pemikiran ideal yang berasal dari dirinya atau sebagai hasil interaksi sosial di antara anggota organisasi lainnya. Dari hal-hal tersebut, ia diyakini dapat meraih cita-cita organisasi atau perusahaan di masa depan. Untuk menjadi seorang pemimpin visioner yaitu dengan berbagi visi kepada orang lain. Jika telah menemukan ide yang cemerlang, jangan hanya berfikir secara subjektif melainkan harus dapat berbagi visi dari ide tersebut kepada orang lain. Dukungan aktif dari orang lain sangat dibutuhkan agar visi dan ide yang hebat tersebut dapat lebih cepat terlaksana.