Manfaat Kolaborasi Dalam Dunia Kerja

pelatihan dan sertifikasi BNSP bidang MSDM/HRD

Manfaat Kolaborasi Dalam Dunia Kerja

 

Kolaborasi adalah bentuk kerja sama, interaksi, kompromi beberapa elemen yang terkait baik individu, lembaga dan atau pihak-pihak yang terlibat secara langsung dan tidak langsung yang menerima akibat dan manfaat. Nilai-nilai yang mendasari sebuah kolaborasi adalah tujuan yang sama, kesamaan persepsi, kemauan untuk berproses, saling memberikan manfaat, serta kejujuran. Begitu banyak manfaat yang akan diterima jika melakukan kolaborasi (bekerja sama dalam satu tim), baik itu manfaat untuk diri seseorang dan juga organisasi atau perusahaan. Tidak hanya menawarkan kesempatan yang luar biasa untuk perkembangan profesionalitas, tetapi kolaborasi juga bisa membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan mudah.

Berikut ini beberapa manfaat kolaborasi yang dapat dirasakan dalam dunia kerja :

1.  Meningkatkan Efisiensi

Ketika berkolaborasi, bekerja menuju tujuan yang sama secara bersamaan. Semua proses pekerjaan yang dikerjakan pun akan menjadi lebih efisien karena menyelesaikannya secara bersamaan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Serta dapat memudahkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk lebih cepat karena saling berbagi tanggung jawab dengan lainnya.

2.  Mendapatkan Ide-Ide Baru

Salah satu keuntungan terbesar yang akan diterima setelah melakukan kolaborasi adalah mendapatkan inspirasi serta ide-ide baru dari diskusi bersama tim. Ketika saling bertukar ide dengan anggota lainnya, ada sebuah ruang lingkup kreativitas yang jauh lebih banyak dan luas dibandingkan ketika memikirkan ide tersebut sendirian.

3.  Mendapatkan Pengalaman Belajar

Kolaborasi dapat membawa orang-orang dengan latar belakang dan pengalaman kerja yang berbeda secara bersamaan. Dengan begitu dapat pula mempelajari berbagai jenis pengetahuan dari orang lain, yang juga dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam diri.

4.  Kemudahan Berkomunikasi

Melalui kolaborasi, akan dapat dengan bebasnya melakukan diskusi terbuka sehingga setiap anggota tim akan mendapatkan informasi yang memadai berkaitan dengan proyek tersebut.

5.  Membagikan Beban Kerja

Ketika bekerja sama dengan tim dalam menuju tujuan bersama, beban kerja akan dibagi kepada setiap anggota tim yang lainnya. Dalam kegiatan kerja sama tim yang sempurna, pekerjaan tersebut harus dibagi secara merata dan diberikan sesuai dengan kemampuan atau keterampilan masing-masing anggota tim.

Tujuan dari kolaborasi adalah untuk membawa individu, lembaga, organisasi, dan masyarakat itu sendiri bersama-sama dalam suasana mendukung secara sistematis memecahkan masalah yang ada dan muncul yang tidak bisa dengan mudah diselesaikan oleh satu kelompok saja. Kolaborasi harus fokus pada peningkatan, komunikasi kapasitas dan efisiensi sekaligus meningkatkan hasil. Penerapan kolaborasi dalam kegiatan operasional perusahaan sehari hari dapat memberikan nilai tambah dengan mengurangi biaya dan alur kerja secara signifikan.

Namun, tentunya di dalam proses upaya kolaborasi di organisasi atau perusahaan akan ada kendala dan juga hambatan seperti berikut ini :

  • Permasalahan sarana dan mentalitas
  • Kurangnya staf atau waktu untuk berpartisipasi dalam kolaborasi
  • Benturan dengan fokus dan prioritas organisasi antara kolaborasi dan anggotanya
  • Ketidakpercayaan dari organisasi lain
  • Memperlambat pengambilan keputusan
  • Terbatasnya sumber daya atau kurangnya keinginan untuk berbagi sumber daya yang ada
  • Posisi pernyataan yang tidak sesuai dengan kebijakan dari anggota koalisi individu
  • Penarikan dukungan sebagai akibat dari tekanan luar dari individu atau kelompok
  • Penurunan tingkat kerjasama antar kolaborator selama krisis