Mengukur Efektifitas Followership

Pelatihan Sdm

Mengukur Efektifitas Followership

 

Followership efektif dapat menampilkan keberanian dalam memikul tanggung jawab, partisipasi dalam transformasi untuk melayani pelanggan (customer) dan untuk meninggalkan perusahaan apabila sedang diperlukan. Strategi untuk menjadi follower yang efektif termasuk menjadi sumber daya, membantu leader untuk menjadi leadership yang baik, membangun hubungan dengan leader dan melihat pemimpin secara realistis.

Followership mempunyai peranan penting dalam keberhasilan leadership baik followership yang secara riil terlihat ataupun followership yang memberikan dukungannya melalui media. Leadership dan followership merupakan hal yang berbeda namun memiliki peran timbal balik (feedback) bagi perusahaan. Leadership yang efektif sama pentingnya dengan followership yang efektif sehingga berperan sama-sama memiliki kepentingan.

Berikut ciri-ciri untuk mengetahui Followership yang efektif dalam perusahaan menurut Howell & Mandez, diantaranya sebagai berikut :

1. Mampu menunjukkan kompetensi dan menguasai keterampilan yang diperlukan untuk menampilkan yang terbaik dalam lingkungan kerja dan dapat berguna dalam perusahaan.
2. Mampu membangun hubungan kolaboratif dengan saling mendukung dan bekerja sama baik terhadap pemimpin maupun dengan rekan kerja di perusahaan.
3. Mampu memberikan dukungannya untuk pemimpin.
4. Mampu memberikan pengaruh kepada pemimpin supaya lebih percaya diri dan tidak emosional agar terhindar dari kesalahan.
5. Menunjukkan sikap yang pantas dalam perusahaan, baik dalam hal berbicara, berpakaian maupun etika dalam bersikap.
6. Mampu menunjukkan komitmen dan kepedulian terhadap kinerja perusahaan serta mampu membangun suasana kerja menjadi lebih efektif.

Selain itu faktor-faktor followership juga dapat mempengaruhi dalam bekerja di perusahaan, diantarnya yaitu :

1. Trait
Trait ini berkaitan dengan followership yaitu meliputi intelligence, independent thinking, self relience dan dependability
• Intelligence, memungkinkan individu bertindak benar walau tanpa arahan dari atasannya sekalipun.
• Independent thinking, supaya setiap individu lebih berinisiatif dalam berpikir serta dapat mengantisipasi masalah yang akan terjadi.
• Self relience, memungkinkan individu untuk bertindak mandiri
• Dependability, individu akan mempercayai oleh atasannya dalam hal pengambilan keputusan.
2. Faktor hubungan antara atasan dan followers
Hubungan yang terjadi antara keduanya memungkinkan followers untuk belajar dan meneladani atasannya, hal ini tentunya dapat mendukung tercapainya tujuan dari perusahaan secara efektif.
3. Iklim Perusahaan
Iklim ini menggambarkan sinergi yang terjadi antar individu dalam perusahaan. Iklim perusahaan ini menimbulkan hubungan timbal balik antara follower dengan pimpinan maupun pada perusahaan. Ketika follower yang sudah menampilkan performa dengan semaksimal mungkin dan mendapat apresiasi dari atasan, dampak yang dirasakan individu adalah terciptanya suatu kepuasan dan kenyamanan bekerja yang dihasilkan akhirnya akan berdampak pada meningkatnya performa pada follower nya.

Followership akan selalu berada dalam bayang–bayang leadership, tetapi tidak ada leadership tanpa followership, atau tidak ada leadership yang sukses jika hanya memiliki followership yang lemah. Followership yang banyak dan loyal akan mempercepat tujuan seorang leader atau leadership. Followership yang efektif dan leadership yang efektif terkadang adalah orang yang sama tetapi memainkan peran pada hari yang berbeda