Penerapan Outsourcing Management

Pelatihan Sdm

Penerapan Outsourcing Management

 

Perkembangan dunia usaha dan industri kini terus bergerak mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Di satu sisi, ini membuka peluang kesempatan kerja bagi masyarakat, tetapi di sisi lain perusahaan terkadang kesulitan merekrut karyawan dalam jumlah yang besar. Baik untuk menyelesaikan masalah yang ada di perusahaan, maupun mendukung tujuan dan sasaran kegiatan bisnis, perusahaan kerap beralih ke outsourcing. Dalam artian ini, pihak outside provider maupun perusahaan memiliki kedudukan yang setara bukan sebagai atasan dan bawahan. Pada dasarnya, outsourcing adalah tindakan yang dilakukan oleh perusahaan ketika mereka menyerahkan beberapa aktivitas mereka kepada pihak luar (outside provider). Pengalihan ini, beserta hak-hak dan kewajiban yang dimiliki oleh masing-masing pihak, biasanya terekam dalam sebuah kontrak kerja sama.

Menurut Asmawan dkk kebijakan outsourcing diterapkan karena kebijakan tersebut dinilai dapat memberikan beberapa keuntungan bagi perusahaan, antara lain yaitu sebagai berikut :

1.  Fokus Pada Kompetensi Jalur Bisnis Utama

Dengan melakukan outsourcing, perusahaan dapat fokus pada bisnis utama (core business) mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan memperbaharui strategi dan merestrukturisasi sumber daya yang ada. Perusahaan akan mendapatkan keuntungan dengan memfokuskan sumber daya ini untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan meningkatkan keuntungan perusahaan, dengan cara mengalihkan pekerjaan penunjang di luar bisnis utama perusahaan kepada vendor outsourcing.

2.  Penghematan dan Pengendalian Biaya Operasional

Salah satu alasan utama melakukan outsourcing adalah peluang untuk mengurangi dan mengontrol biaya operasional. Perusahaan yang mengelola SDM-nya sendiri akan memiliki struktur pembiayaan yang lebih besar daripada perusahaan yang menyerahkan pengelolaan SDM-nya kepada vendor outsourcing. Hal ini terjadi karena vendor outsourcing bermain dengan economics of scale dalam mengelola SDM.

3.  Memanfaatkan Kompetensi Vendor Outsourcing

Karena core business-nya di bidang jasa penyediaan dan pengelolaan SDM, vendor outsourcing memiliki sumber daya dan kemampuan yang lebih baik di bidang ini dibandingkan dengan perusahaan. Kemampuan ini didapat melalui pengalaman mereka dalam menyediakan dan mengelola SDM untuk berbagai perusahaan. Saat menjalin kerja sama dengan vendor outsourcing yang profesional, perusahaan akan mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan keahlian vendor outsourcing tersebut untuk menyediakan dan mengelola SDM yang dibutuhkan oleh perusahaan.

4.  Perusahaan Menjadi Lebih Ramping dan Gesit Dalam Merespon Pasar

Setiap perusahaan, baik besar maupun kecil, pasti memiliki keterbatasan sumber daya. Dengan melakukan outsourcing, perusahaan dapat mengalihkan sumber daya yang terbatas ini dari pekerjaan-pekerjaan yang bersifat non-core dan tidak berpengaruh langsung terhadap pendapatan dan keuntungan perusahaan kepada pekerjaan-pekerjaan strategis core business yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, pendapatan dan keuntungan perusahaan.

5.  Mengurangi Resiko

Dengan melakukan outsourcing, perusahaan mampu mempekerjakan lebih sedikit karyawan, dan dipilih yang intinya saja. Hal ini menjadi salah satu upaya perusahaan untuk mengurangi risiko terhadap ketidakpastian bisnis di masa mendatang. Jika situasi bisnis sedang bagus dan dibutuhkan lebih banyak karyawan, maka kebutuhan ini tetap dapat dipenuhi melalui outsourcing.

6.  Meningkatkan Efisiensi dan Perbaikan pada Pekerjaan yang Sifatnya Non-Core Business

Saat ini banyak sekali perusahaan yang memutuskan untuk mengalihkan setidaknya satu pekerjaan non-core mereka dengan berbagai alasan. Mereka umumnya menyadari bahwa merekrut dan mengontrak karyawan, menghitung dan membayar gaji, lembur dan tunjangan-tunjangan, memberikan pelatihan, administrasi umum serta memastikan semua proses berjalan sesuai dengan peraturan perundangan adalah pekerjaan yang rumit, banyak membuang waktu, pikiran dan dana yang cukup besar.

Menurut Ropikhin (2010), penggunaan tenaga kerja dengan sistem alih daya atau outsourcing ini memiliki kelebihan dan kelemahan, yaitu sebagai berikut:

  • Kelebihan outsourcing :
  1. Meningkatkan fokus bisnis perusahaan
  2. Masuk pada kemampuan kelas dunia
  3. Mempercepat keuntungan dari re-engineering (teknologi baru)
  4. Membagi risiko usaha
  5. Menggunakan sumber yang ada untuk aktivitas yang lebih strategis
  • Kelemahan outsourcing :
  1. Perusahaan dapat kehilangan keterampilan kritikal atau mengembangkan ketrampilan yang salah, tidak sesuai dengan dengan kompetensi inti
  2. Perusahaan dapat kehilangan keterampilan lintas fungsional, karena adanya penugasan kepada pihak lain
  3. Perusahaan dapat kehilangan kendali atau pengawasan pada pemasok
  4. Organisasi perusahaan menjadi sangat tergantung pada pihak vendor atas bentuk kegiatan dan sejumlah harga yang ditawarkan kepada perusahaan