Pentingnya Mengetahui Bagaimana Mengelola Marah

Pentingnya Mengetahui Bagaimana Mengelola Marah

 

Pentingnya mengetahui bagaimana mengelola marah, Emosi adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu. Emosi adalah reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Emosi dapat ditunjukkan ketika merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu. Kebanyakan ahli yakin bahwa emosi lebih cepat berlalu daripada suasana hati. Sebagai contoh, bila seseorang bersikap kasar, manusia akan merasa marah. Perasaan intens kemarahan tersebut mungkin datang dan pergi dengan cukup cepat tetapi ketika sedang dalam suasana hati yang buruk, seseorang dapat merasa tidak enak untuk beberapa jam.

Ekspresi luar dari kemarahan dapat ditemukan dalam bentuk raut muka, bahasa tubuh, respons psikologis, dan kadang-kadang tindakan agresi publik. Manusia ataupun hewan lain sebagai contoh dapat mengeluarkan suara keras, upaya untuk tampak lebih besar secara fisik, memamerkan gigi mereka, atau melotot. Marah adalah suatu pola perilaku yang dirancang untuk memperingatkan pengganggu untuk menghentikan perilaku mengancam mereka. Kontak fisik jarang terjadi tanpa ekspresi kemarahan paling tidak oleh salah seorang partisipan. Meskipun sebagian besar pelaku menjelaskan bahwa rasa marah timbul karena “apa yang telah terjadi pada mereka,” ahli psikologi menunjukkan bahwa orang yang marah sangat mungkin melakukan kesalahan karena kemarahan menyebabkan kehilangan kemampuan pengendalian diri dan penilaian objektif.

Perlu diketahui dalam diri seseorang terdapat dua macam emosi yaitu, emosi positif dan emosi negatif. Emosi positif meliputi kesenangan, kepuasan, dan cinta. Emosi negatif meliputi sedih, marah, dan stres. Emosi negatif merupakan bentuk reaksi normal dari keadaan stres. Jadi timbulnya rasa marah bisa terjadi karena dalam keadaan sedih atau tertekan. Sebenarnya marah adalah hal manusiawi, bagaimanapun juga manusia memang memiliki dua emosi dasar di dalam dirinya. Tugas kita sebagai individu yang baik adalah mengelola marah tersebut agar tidak menimbulkan efek negatif tentunya bagi diri sendiri dan orang lain. Mengelola marah adalah salah satu cara melepaskan kemarahan agar tidak meledak-ledak. Bayangkan kalau Anda harus marah, lalu tekanan darah naik, dan Anda merasa bad mood yang berujung pada kacaunya aktivitas.

Berikut ini cara mengelola marah agar tidak timbul efek negatif untuk diri sendiri dan orang lain :

1. Tenangkan dirimu

Jika Anda merasa ingin marah dan sudah tak tertahankan, coba tenangkan dirimu. Tahan amarah? Tidak, jangan tahan amarahmu tetapi cari cara untuk melepaskannya. Anda bisa berkata baik-baik atau mendiskusikannya. Jaga pikiran, ucapan, dan tingkah lakumu juga. Jangan sampai Anda melepaskan amarah yang tidak terkontrol dan dikemudian hari justru menjadi boomerang buatmu, karena tingkah lakumu menjadi tanggung jawabmu.

2.  Kenali permasalahanmu

Cari tahu apa yang membuatmu kesal. Kesalmu pasti ada penyebabnya, telusuri lagi akar permasalahannya. Ingat, hindari negatif self talk, kenali dirimu, kenali masalahmu, jangan sampai Anda marah tanpa sebab. That is not good, ok!

3.  Cari solusinya

Setelah menemukan akar permasalahanmu, pikirkan jalan keluarnya. Di sini Anda bisa melibatkan teman, sahabat, atau keluarga untuk dijadikan tempat curhat. Ceritakan rasa sakit hati, rasa kesal, atau sesuatu yang membuatmu marah. Tetapi Anda juga harus hati-hati ya dalam memilih teman curhat, pastikan Anda memilih orang yang tepat dan tentu saja bisa menjaga keamanan rahasia.

4.  Pilih solusi terbaik

Dari berbagai solusi yang memungkinkan, pilih yang terbaik sesuai dengan permasalahan yang sedang dihadapi. Berfikir secara jernih akan memudahkanmu untuk memilih mana solusi yang terbaik dari beberapa solusi yang ada.

5.  Evaluasi solusimu

Dari solusi yang Anda pilih dan Anda terapkan adakah solusimu berjalan dengan baik? Jika belum, Anda bisa melakukan evaluasi, hal apa yang membuat solusimu terhambat, dan segera perbaiki.

6.  Beri reward pada dirimu

Berikan penghargaan pada dirimu sendiri karena mampu mengendalikan amarahmu. Anda mampu mengucapkan kata-kata dengan tepat tanpa harus terlihat marah-marah dan kehilangan kontrol diri.

7.  Buatlah perubahan bila perlu

Berubahlah jika memang diperlukan. Bukan hanya perubahan solusi tetapi juga perubahan sikap jika memang itu adalah jalan yang terbaik. Tentunya perubahan ke arah yang lebih baik, Anda bisa mencoba untuk lebih tidak reaktif dalam menanggapi sesuatu yang mengusik hatimu, mencoba lebih bersabar dan tidak terlalu memikirkan hal-hal kecil yang bisa membuatmu tidak bahagia.