Program Pemberdayaan Masyarakat Desa yang Perlu Anda Tahu

Pelatihan Sdm

Program Pemberdayaan Masyarakat Desa yang Perlu Anda Tahu

 

Program pemberdayaan masyarakat desa yang perlu anda tahu, infrastruktur dan sumber daya manusia di desa seringkali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Padahal jika dipahami lebih dalam, kekayaan sumber daya alam yang ada di desa bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedusunan dari segala aspek, baik dari segi ketahanan ekonomi, sosial, maupun ekologi. Untuk bisa mencapai tujuan ini sendiri, perlu adanya bantuan dari lembaga-lembaga sosial yang bisa membuat program pemberdayaan masyarakat desa yang nantinya diharapkan mampu membina mereka bersaing di era global ini. Tidak dapat dipungkiri, jika dengan adanya pendapatan yang cukup, secara otomatis para warga yang tinggal di pedesaan dapat memperbaiki kehidupan, lebih mandiri dan juga sejahtera. Karena itu pemerintah pusat telah membuat program pemberdayaan masyarakat seperti di bawah ini:

1.UMKM

Usaha Mikro,Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha perdagangan yang dikelola badan usaha atau perorangan seperti yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008. Dengan adanya kehadiran UMKM bukan saja ekonomi masyarakat desa yang akan terbantu, tapi juga untuk negara Indonesia. Terlihat dari data Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Sensus Ekonomi dari Badan Pusat Statistik pada 2016 menunjukkan besarnya kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia: UMKM menyerap hingga 89,2 persen dari total tenaga kerja, serta menyediakan hingga 99 persen dari total lapangan kerja. Di samping itu UMKM juga menyumbang 60,34 persen dari total PDB nasional dan 14,17 persen dari total ekspor. Juga menyumbang 58,18 persen dari total investasi.

2. BUMDes

Usaha desa yang dikelola Pemerintah Desa, dan berbadan hukum. Semua modal yang digunakan untuk badan usaha ini berasal dari pemerintah, tabungan masyarakat, bantuan pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota, pinjaman atau modal dari pihak lainnya yang bekerja sama atas dasar saling menguntungkan. Produk-produk BUMdes sendiri dibagi menjadi tiga zona, pertama ada Zona Merah untuk desa yang tidak memiliki perusahaan, Zona Kuning untuk desa yang sedang berkembang, dan terakhir ada Zona Hijau yang telah memiliki BUMDes dan beroperasi.

3. Program Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Pertanian

Sejak lama Indonesia sudah menjadi negara agraris, bahkan sektor pertanian ini telah menjadi pendukung dalam perekonomian Indonesia dalam penyediaan bahan dasar pangan yang cukup dan stabil. Keberhasilan inilah yang menciptakan ketahanan pangan nasional yang berkaitan dengan ekonomi, politik, dan stabilitas sosial. Selain itu sektor pertanian juga menjadi salah satu cara untuk mengatasi pemerataan pembangunan yang bisa mengatasi kesenjangan antar masyarakat dan wilayah. Untuk itu perlu sekali adanya dukungan infrastruktur maupun pembangunan sosial ekonomi untuk mendukung sektor ini.

4. Program Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Kesehatan

Saat ini kesehatan masih menjadi concern tinggi bagi mereka yang tinggal di pedusunan, pasalnya masih banyak sarana dan prasarana kesehatan, dan petugas kesehatan yang belum bisa menangani penyakit-penyakit yang dianggap serius. Melihat hal ini pemerintah akhirnya mengambil langkah inisiatif untuk membuat program pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, dengan membangun puskesmas dengan fasilitas yang memadai, saluran tenaga medis yang kompeten, serta penyuluhan program kesehatan mulai dari pentingnya cuci tangan, hingga makanan yang tepat untuk bayi. Semua program dilakukan dengan harapan bisa meningkatkan kualitas hidup warga desa dari aspek lainnya, dan bukan saja di bidang ekonomi.

5. Program Pemberdayaan di Bidang Agama

Kecerdasan intelektual saja tidak tentu tidak cukup, karena perlu ada agama yang akan membantu manusia secara spiritual dan emosional. Sehingga dalam kasusnya sendiri sudah banyak tempat keagamaan yang didirikan, dengan sistem pendidikan yang baik dan mampu menumbuhkan keyakinan untuk masyarakat sekitarnya.