Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Merancang Personal Branding

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Merancang Personal Branding

 

Personal branding adalah tentang kemampuan untuk mempengaruhi keputusan, membeli, tingkah laku seseorang. Beberapa keuntungan dari great personal brand adalah menjadi “top of mind”, meningkatkan wewenang dan kepercayaan dalam keputusan, menempatkan diri dalam peran leadership, meningkatkan prestige, mendapatkan pengakuan, dan membuat mencapai tujuan. Personal branding akan membuat semua orang memandang seseorang tersebut secara berbeda dan memiliki keunikan tersendiri. Personal branding menjelaskan 3W terhadap seseorang, yaitu tentang siapa diri Anda yang sebenarnya (who are you), apa yang telah Anda lakukan sebelumnya (what have you done), dan apa visi misi Anda ke depan (what will you do).

Menurut McNally dan Speak (2004), terdapat 3 (tiga) hal mendasar yang menjadi karakteristik dan harus diperhatikan dalam merancang personal brand yang kuat, yaitu :

1.  Memiliki ciri khas (Authenticity)

Personal brand yang kuat menjelaskan sesuatu yang sangat spesifik yang merupakan cerminan dari ide-ide dan nilai-nilai dalam diri Anda yang membedakan dari orang lain. Ciri khas ini dapat dipresentasikan dalam bentuk kualitas pribadi, tampilan fisik, atau keahlian seseorang.

 2.  Relevan

Ini merupakan personal brand yang berkaitan dengan karakter orang tersebut yang menjelaskan sesuatu yang dianggap penting atau dibutuhkan oleh masyarakat. Jika relevansi (keterikatan) tidak ada, maka akan sulit terjadi penguatan pikiran masyarakat.

3.  Konsisten

Konsisten yaitu upaya menjalankan personal brand secara terus menerus (konsisten) sehingga orang lain dapat mengidentifikasi personal brand tersebut dengan mudah dan jelas, sehingga terbentuk brand equity (keunggulan merek).

Membangun personal branding sama halnya dengan menjadikan diri Anda sebagai seorang publik figur. Kepribadian Anda merupakan aset terbesar, jadi Anda harus menjaganya agar selalu tampak baik di muka umum. Sukses dalam personal branding memerlukan persepsi secara efektif mengelola dan mengendalikan dan mempengaruhi bagaimana orang lain memandang dan memikirkan Anda.

Menurut Haroen (2014), membangun personal branding memiliki beberapa manfaat, yaitu sebagai berikut :

  1. Membangun diferensiasi. Menciptakan diferensiasi adalah hal penting untuk keberhasilan personal brand.
  2. Membangun positioning. Dalam persaingan apapun positioning sangat menentukan kemenangan. Brand yang dibangun melalui proses branding akan menentukan posisi pelaku personal branding dari sekian pesaing lainnya.
  3. Memperkuat persepsi brand yang tertanam pada publik. Brand bukan saja soal realita, tahap pertama yang harus dibangun adalah persepsi.
  4. Menjadi jembatan lahirnya kepercayaan (trust). Kepercayaan adalah kunci utama. Jika orang suka pada Anda, ia hanya akan mendekat, namun, jika mereka sudah percaya maka mereka akan memilih Anda.
  5. Menjadi pesan kepada publik bahwa kehadiran Anda (brand) adalah solusi atas masalah maupun kebutuhan publik, sehingga pelaku personal branding dapat menggiring publik untuk bertindak mendukung dan memilih.