Pelatihan Kerja dan Pelatihan Motivasi untuk Karyawan

Dewasa ini, perkembangan industri di Indonesia berkembang dengan sangat pesatnya. Hal ini dapat diukur dari banyak bermunculan perusahaan-perusahaan, pelaku bisnis kreatif, dibangunnya hotel-hotel, serta indikasi-indikasi lainnya. Hal ini secara otomatis menciptakan atmosfir persaingan yang lebih kompetitif antara satu perusahaan dan perusahaan lainnya.

Oleh sebab itu, agar dapat terus berkembang dan memiliki daya saing kuat, perusahaan tentunya harus memberikan pelayanan terbaik (top performance) kepada customer. Namun demikian, hal itu tidak dapat terjadi serta merta begitu saja. Untuk mewujudkan perusahaan yang baik, juga perlu adanya dukungan dari sumber daya manusia atau karyawan yang baik, berkualitas, mumpuni, memiliki loyalitas, dan memiliki motivasi yang baik. Sebab, karyawan merupakan aspek penting yang menjadi motor penggerak bagi perusahaan. Coba bayangkan apa yang akan terjadi jika suatu perusahaan digerakkan oleh sumber daya manusia yang tidak memiliki kapasitas yang baik?

Perusahaan yang memiliki karyawan dengan kinerja yang baik akan terus berkembang besar dan dapat terus berkompetisi dengan perusahaan-perusahaan lainnya. Mangkunegaran dalam Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia (2009) mengatakan bahwa kirnerja merupakan suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebeankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan. Dengan dimotori oleh sumber daya manusia yang memiliki kinerja yang baik, tentunya perusahaan tersebut dapat mencapai target yang ingin dicapai.

Untuk itu, perusahaan perlu mengagendakan program pelatihan kerja agar dapat meningkatkan kualitas karyawan. Rivai dalam Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan (2009) mengatakan bahwa kebutuhan akan pelatihan kerja memiliki beberapa pengaruh terhadap karyawan salah satu nya adalah peningkatan dan pengembangan motivasi karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya. Perusahaan juga memiliki tugas untuk meningkatkan motivasi karyawannya salah satunya adalah dengan mengagendakan program training motivasi bagi karyawan. Menurut Rivai (2009) motivasi adalah serangkaian sikap dan nilai yang mempengaruhi individu untuk mencapai kebutuhan yang spesifik sesuai dengan tukjuan individu. Dengan demikian, perusahaan telah memulai langkahnya untuk berkembang menjadi lebih baik bahkan lebih besar dan memiliki daya saing yang kuat.

Hasil penelitian menunjukan bahwa pelatihan kerja yang diterapkan sudah baik dan memberikan pengaruh yang cukup baik terhadap kinerja kerja karyawan. Pelatihan kerja dapat meningkatkan ketrampilan dan prestasi. Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Dari pelatihan tersebut akan berdampak pada peningkatan kinerja karyawan yang secara langsung mempengaruhi kinerja perusahaan. Selanjutnya, tidak kalah penting, training motivasi bagi karyawan juga memilik dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan motivasi karyawan dalam bekerja.

Akhirnya, Pelatihan kerja dan pelatihan motivasi mempunyai pengaruh yang besar bagi kinerja karyawan dalam sebuah perusahaan. Pelatihan kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Pengaruh tersebut adalah pengaruh yang positif, artinya semakin baikpelatihan kerja maka akan menyebabkan semakin tingginya kinerja. Sementara dengan training motivasi, karyawan yang sudah pasti memiliki sifat dan kepribadian yang masing-masing berbeda dapat memiliki visi dan motivasi yang sama sehinggadapat bekerja sama menuju pencapaian sasaran-sasaran organisasi mereka.

This entry was posted in Artikel and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.