Pengaruh Pelatihan Terhadap Prestasi Kerja

Karyawan merupakan sumber daya atau elemen yang sangat penting bagi sebuah perusahaan. Guna dapat mencapai target atau tujuan perusahaan, seorang karyawan dituntut agar memiliki mental, dedikasi, disiplin, serta prestasi kerja yang baik. Oleh sebab itu, untuk mencapai target atau tujuan yang sudah ditentukan perusahaan, karyawan haruslah mampu mengerjakan tugas-tugasnya dengan baik dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya.

Sekalipun sekarang ini merupakan abad teknologi yang mana banyak mesin-mesin canggih diciptakan untuk membantu mempercepat produksi atau bahkan menggantikan peran manusia dalam sebuah perusahaan, tapi peran penting sumber daya manusia tetap tidak bisa digeser oleh mesin. Betapa tidak, sebagaimana diketahui, bahkan mesin-mesin berteknologi canggih sekalipun membutuhkan peran manusia agar dapat beroperasi.

Oleh karena peran penting sumber daya manusia sangat erat dengan kemajuan perusahaan, maka sumber daya manusia yang memiliki disiplin, mentalitas, dan kapabilitas yang mumpuni. Namun demikian, kendala yang seringkali dihadapi oleh perusahaan adalah bagaimana untuk mendapatkan serta membentuk sumber daya manusia (SDM) atau karyawan yang baik dan mumpuni?

Untuk menjawab tantangan ini, perusahaan kemudian mengagendakan program-program penunjang seperti program pelatihan dan bimbingan teknis, supaya dapat membentuk, memelihara, dan meningkatkan kualitas serta produktivitas karyawan. Pelatihan memberikan dasar-dasar pengetahuan bagi karyawan, karyawan dapat mempelajari manajemen waktu dan bagaimana mengerjakan tugas-tugasnya dengan benar, serta karyawan dapat belajar untuk memperkcil atau menghindarkan diri dari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan dalam pekerjaannya.

Dengan diperbanyaknya kegiatan pelatihan diharapkan mampu meningkatkan ketrampilan karyawan, yang akhirnya akan berpengaruh terhadap hasil kerja dan prestasi kerja karyawan. Dalam hal ini, prestasi kerja memiliki arti hasil kerja yang dicapai seseorang baik yang mencakup kualitas maupun kuantitas untuk mendorong tercapainya tujuan yang diinginkan. Riva’I dalam Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan menyebutkan bahwa “pelatihan sangat penting bagi karyawan baru maupun karyawan yang sudah lama. Pelatihan, secara singkat didefinisikan sebagai suatu kegiatan untuk meningkatkan prestasi kerja saat ini dan prestasi kerja di masa mendatang.” Oleh karena itu banyak perusahaan selalu berusaha untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan dengan memberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh perusahaan.

Sumber Daya Manusia merupakan faktor penting dalam suatu perusahaan untuk dapat mewujudkan tujuan perusahaan. Alasan tersebut merupakan salah satu upaya penting dalam rangka meningkatkan kualitas karyawan yaitu dengan mengadakan pelatihan kerja. Kegiatan pelatihan kerja dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan karyawan yang nantinya akan berdampak pada prestasi dalam pekerjaanya.

Pelatihan kerja sangat mempengaruhi prestasi kerja karyawan. Pelatihan kerja dapat meningkatkan ketrampilan dan prestasi, serta gaji karyawan akan mengalami penigkatan sesuai dengan prestasi kerjanya. Oleh karena itu, pihak perusahaan hendaknya benar-benar memperhatikan kegiatan pelatihan kerja agar dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kerja karyawan untuk lebih memperbaiki prestasi kerja karyawan yang bersangkutan. Dengan adanya pelatihan diharapkan karyawan akan dapat bekerja secara lebih efektif dan efisien terutama untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi seperti perubahan teknologi, perubahan metode kerja, menuntut pula perubahan sikap, tingkah laku, ketrampilan dan pengetahuan.

This entry was posted in Artikel and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.