Manajemen Risiko Operasional Bank
Manajemen Risiko Operasional Bank menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas operasional, keamanan transaksi, kualitas layanan, dan keberlangsungan bisnis perbankan di tengah meningkatnya kompleksitas aktivitas bisnis dan transformasi digital industri keuangan. Risiko operasional dapat muncul dari kegagalan proses internal, kesalahan manusia, kelemahan sistem teknologi, fraud, gangguan eksternal, hingga ketidakpatuhan terhadap prosedur dan regulasi yang berlaku.
Perkembangan digital banking, integrasi layanan keuangan berbasis teknologi, peningkatan penggunaan electronic channel, serta ketergantungan terhadap vendor dan sistem informasi membuat eksposur risiko operasional bank menjadi semakin luas dan dinamis. Gangguan operasional yang tidak tertangani dengan baik dapat berdampak pada kerugian finansial, terganggunya layanan nasabah, risiko hukum, penurunan reputasi, hingga sanksi regulator.
Pemahaman manajemen risiko operasional yang baik membantu bank membangun sistem pengendalian internal yang efektif, meningkatkan operational resilience, memperkuat pengawasan risiko, meminimalkan potensi kerugian, serta memastikan operasional bank berjalan secara aman, efisien, dan sesuai prinsip kehati-hatian perbankan.
TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN
- Peserta pelatihan dapat memahami konsep dan framework manajemen risiko operasional bank
- Peserta pelatihan dapat memahami sumber dan karakteristik operational risk di industri perbankan
- Peserta pelatihan dapat memahami teknik identifikasi, pengukuran, dan monitoring risiko operasional
- Peserta pelatihan dapat memahami penerapan internal control dan mitigasi operational risk
- Peserta pelatihan dapat memahami risiko operasional pada digital banking dan sistem teknologi
- Peserta pelatihan dapat memahami strategi penanganan operational incident dan business continuity
- Peserta pelatihan dapat memahami pentingnya budaya sadar risiko dalam operasional bank
MATERI PELATIHAN
1. Fundamental Risiko Operasional Perbankan
• Konsep dan definisi risiko operasional bank
• Karakteristik operational risk pada industri perbankan
• Taksonomi risiko operasional berdasarkan Basel dan OJK
• Hubungan operational risk dengan fraud, compliance, dan reputasi
• Three Lines of Defense dalam pengelolaan risiko operasional
2. Sumber dan Klasifikasi Risiko Operasional
• People risk dan human error
• Process risk dan procedural breakdown
• System and technology risk
• External event risk dan third-party disruption
• Fraud risk dan operational manipulation
3. Risk Assessment dan Pengukuran Risiko Operasional
• Risk identification dan risk mapping
• Risk Control Self Assessment (RCSA)
• Key Risk Indicator (KRI) dan early warning sign
• Loss Event Database (LED) dan operational loss monitoring
• Inherent risk dan residual risk assessment
4. Internal Control dan Mitigasi Risiko Operasional
• Segregation of duties dan maker-checker mechanism
• Authorization control dan approval matrix
• Standard Operating Procedure (SOP) dan compliance control
• Risk prevention dan risk reduction strategy
• Monitoring efektivitas kontrol operasional
5. Operational Risk pada Aktivitas Perbankan
• Risiko operasional pada transaksi teller dan back office
• Reconciliation failure dan posting error
• Risiko operasional pada kredit dan collection process
• Risiko layanan nasabah dan complaint escalation
• Risiko outsourcing dan vendor management
6. Digital Operational Risk dan Cyber Resilience
• Risiko digital banking dan electronic transaction
• Cyber incident dan system disruption
• Data privacy dan perlindungan data nasabah
• Business Continuity Management (BCM) dan Disaster Recovery Plan (DRP)
• Stress testing dan scenario analysis operasional
7. Fraud Prevention dan Incident Management
• Hubungan fraud dengan operational risk
• Anti-fraud awareness dan behavioral risk
• Root Cause Analysis dan corrective action
• Operational incident escalation process
• Investigasi dan lesson learned atas operational failure
8. Monitoring, Reporting, dan Risk Culture
• Operational risk reporting dan profiling
• Dashboard monitoring dan trend analysis
• Peran risk management, compliance, dan internal audit
• Building operational risk awareness culture
9. Studi Kasus Risiko Operasional Perbankan
TARGET PESERTA PELATIHAN
- Operational banking, branch operation, risk management, compliance officer, internal audit, supervisor operasional, IT banking, back office, customer service, branch manager, transaction banking staff
METODE PELATIHAN
- Penyampaian konsep
- Diskusi kelompok
- Latihan
- Studi kasus
Untuk informasi pelatihan dapat menghubungi kontak kami di sini
Untuk informasi dan permintaan In house training, dapat dilihat di sini
Apabila anda tidak menemukan pelatihan yang anda butuhkan, silahkan melakukan permintaan pelatihan di sini

