Pelatihan AI Governance for Leaders

AI Governance for Leaders

AI Governance for Leaders menjadi semakin penting ketika penggunaan Artificial Intelligence berkembang lebih cepat daripada kesiapan organisasi dalam mengatur, mengawasi, dan mempertanggungjawabkan penggunaannya. Di satu sisi, AI dapat memberikan manfaat besar bagi organisasi. Namun di sisi lain, teknologi ini juga membawa risiko baru terkait data, bias, keamanan, transparansi, keputusan otomatis, kepatuhan, serta penggunaan teknologi oleh pihak internal maupun eksternal.

Bagi pemimpin, tantangannya bukan sekadar memastikan AI dapat digunakan, tetapi juga menentukan batas penggunaan, pihak yang bertanggung jawab, mekanisme pengawasan, dan tingkat kontrol yang sesuai dengan risikonya. Karena itu, organisasi perlu membangun tata kelola yang cukup kuat untuk melindungi kepentingan bisnis tanpa membuat proses inovasi menjadi terlalu kaku.

Melalui AI Governance for Leaders, peserta dibekali kemampuan untuk membangun pendekatan tata kelola yang proporsional, menghubungkan prinsip Responsible AI dengan pengelolaan risiko, memperjelas accountability, serta memastikan penggunaan AI dapat berkembang secara aman, terkendali, dan bertanggung jawab.

 

 

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta pelatihan mampu memahami prinsip, kebutuhan, dan ruang lingkup AI Governance dalam konteks organisasi.
  2. Peserta pelatihan mampu mengidentifikasi dan mengelompokkan risiko penggunaan AI berdasarkan tingkat dampak dan konsekuensinya.
  3. Peserta pelatihan mampu menentukan peran, tanggung jawab, decision rights, dan mekanisme pengawasan dalam tata kelola AI.
  4. Peserta pelatihan mampu menetapkan prinsip dan kebijakan penggunaan AI yang aman, etis, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
  5. Peserta pelatihan mampu memahami kebutuhan pengendalian terhadap data, vendor, keputusan berbasis AI, serta penggunaan AI oleh karyawan.
  6. Peserta pelatihan mampu membangun mekanisme monitoring, escalation, dan review untuk menjaga efektivitas tata kelola AI secara berkelanjutan.

 

 

MATERI PELATIHAN

1. Understanding AI Governance

  • Mengapa AI membutuhkan tata kelola yang berbeda dari teknologi konvensional
  • Hubungan antara AI Governance, IT Governance, Data Governance, Risk Management, dan Compliance
  • Karakteristik AI yang menimbulkan risiko baru bagi organisasi
  • Dampak penggunaan AI terhadap bisnis, pelanggan, karyawan, dan stakeholder
  • Risiko penggunaan AI tanpa ownership dan pengawasan yang jelas
  • Menyeimbangkan innovation, speed, control, dan accountability
  • Peran pemimpin dalam memastikan AI digunakan secara bertanggung jawab

2. Mapping & Classifying AI Risks

  • Mengidentifikasi risiko yang muncul dari penggunaan AI
  • Risiko data, privasi, keamanan, bias, reliability, dan intellectual property
  • Risiko terhadap keputusan, proses, pelanggan, karyawan, dan reputasi
  • Risiko penggunaan AI oleh pihak internal maupun eksternal
  • Shadow AI dan penggunaan aplikasi AI tanpa pengawasan
  • Mengelompokkan penggunaan AI berdasarkan tingkat dampak dan risiko
  • Menentukan tingkat kontrol yang sesuai dengan tingkat risiko

3. Roles, Accountability & Governance Structure

  • Menentukan ownership terhadap penggunaan dan risiko AI
  • Peran board, executive, business owner, IT, data, risk, legal, compliance, HR, dan internal audit
  • AI use-case owner dan business accountability
  • Decision rights dalam persetujuan, penggunaan, dan penghentian solusi AI
  • Struktur governance atau steering mechanism yang sesuai dengan kebutuhan organisasi
  • Jalur escalation untuk penggunaan AI yang berisiko
  • Menghindari kondisi ketika keputusan AI dianggap hanya sebagai tanggung jawab fungsi teknologi

4. Responsible AI Principles & Policy

  • Prinsip fairness, transparency, accountability, privacy, security, dan reliability
  • Human oversight dalam penggunaan AI
  • Menentukan batas penggunaan AI
  • Penggunaan data dan informasi rahasia
  • Penggunaan public dan enterprise AI tools
  • Penggunaan AI-generated content
  • Penggunaan AI dalam keputusan yang berdampak pada pelanggan atau karyawan
  • Menyusun prinsip dan panduan penggunaan AI yang jelas bagi organisasi

5. Governing Data, Vendors & AI Solutions

  • Hubungan antara kualitas data dan kualitas hasil AI
  • Perlindungan data, confidentiality, dan access control
  • Menilai risiko penggunaan solusi AI dari pihak ketiga
  • Vendor due diligence pada level manajerial
  • Kepemilikan data, output, dan intellectual property
  • Ketergantungan terhadap vendor atau platform eksternal
  • Menentukan persyaratan governance sebelum solusi AI digunakan
  • Menjaga keselarasan antara kebutuhan bisnis, teknologi, risiko, dan kontrol

6. Human Oversight & AI-Assisted Decisions

  • Menentukan kapan AI dapat memberikan rekomendasi dan kapan manusia harus mengambil keputusan
  • Tingkat human review berdasarkan risiko dan konsekuensi
  • Menjaga judgment dan critical thinking
  • Menghindari ketergantungan berlebihan terhadap output AI
  • Accountability terhadap keputusan yang dibantu AI
  • Menangani output yang tidak akurat, tidak adil, atau tidak dapat dipertanggungjawabkan
  • Escalation untuk keputusan atau penggunaan AI berisiko tinggi

7. Monitoring, Incident Management & Governance Review

  • Membangun visibility terhadap penggunaan AI dalam organisasi
  • AI inventory atau use-case register sesuai kebutuhan
  • Monitoring kinerja, risiko, dan kepatuhan penggunaan AI
  • Mengidentifikasi perubahan risiko setelah AI digunakan
  • Menangani incident, misuse, atau kegagalan penggunaan AI
  • Corrective action dan escalation
  • Periodic governance review
  • Memperbarui kebijakan dan kontrol mengikuti perubahan teknologi, risiko, dan kebutuhan organisasi

8. Building an AI Governance Framework

  • Menilai kondisi dan kesenjangan tata kelola AI organisasi
  • Menentukan prioritas governance berdasarkan tingkat penggunaan dan risiko
  • Menyusun struktur ownership dan accountability
  • Menentukan policy, control, monitoring, dan escalation yang dibutuhkan
  • Mengintegrasikan AI Governance dengan tata kelola dan manajemen risiko yang telah ada
  • Menentukan prioritas implementasi secara bertahap
  • Menjaga governance tetap proporsional dan tidak menghambat inovasi
  • Menyusun arah penguatan AI Governance di unit kerja atau organisasi

 

 

TARGET PESERTA PELATIHAN

Direktur, general manager, division head, business unit leader, senior manager, serta pimpinan dan fungsi terkait risk, compliance, legal, IT, data, audit, dan transformation yang terlibat dalam pengawasan penggunaan AI.

 

 

METODE PELATIHAN

  • Penyampaian konsep
  • Diskusi kelompok
  • Latihan
  • Studi kasus

 

 

Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode pelatihan yang paling sesuai.

Belum menemukan topik pelatihan yang dibutuhkan? Kami juga melayani penyusunan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan perusahaan dan pengembangan SDM organisasi.

Silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi dan permintaan pelatihan.

Informasi jadwal pelatihan dapat dilihat di sini.

 

 

 

 

 

 

 

Kanaka

Perumahan Griya Sidokarto Village A1, Jalan Alam Hijau, RT:04/RW:09, Semarangan, Sidokarto, Godean, Sleman, DIY 55264
Kontak Kami
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram