Pelatihan Sdm

Tercapainya Public Relations Management Secara Maksimal

Manajemen Humas (Public Relations Management) adalah proses penelitian, perencanaan, pelaksanaan, dan pengevaluasian suatu kegiatan komunikasi yang disponsori oleh organisasi. Proses manajemen humas biasa dilakukan oleh seorang praktisi dalam kegiatan humas. Menurut Frank Jeffkins, public relations merupakan segala sesuatu yang terdiri dari semua bentuk komunikasi berencana, baik ke dalam maupun ke luar, untuk mencapai tujuan khusus, yaitu pengertian bersama. Peran public relations (PR) dalam sebuah organisasi berkaitan dengan tujuan utama dan fungsi-fungsi manajemen perusahaan. Fungsi dasar manajemen tersebut merupakan suatu proses kegiatan atau pencapaian suatu tujuan pokok dari organisasi atau perusahaan yang pada umumnya berhubungan dengan pemanfaatan berbagai sumber daya yang dimiliki lembaga tersebut, apabila ditinjau berdasarkan teori manajemen sumber daya yang dipunyai perusahaan yang meliputi sumber daya manusia, sumber material, sumber perlengkapan produksi atau mesin, kemampuan keuangan yang mencukupi untuk biaya operasional, dan metode yang digunakan cukup baik dalam menggerakan roda perusahaan, serta perusahaan diharapkan dapat membangun distribusi produk yang cukup memadai atau membangun market yang handal dalam memasarkan produk.

Dalam melaksanakan manajemen public relations, menurut George R. Terry, seorang praktisi public relations perlu mempersiapkan unsur-unsur yang diperlukan demi tercapainya tujuan yang maksimal, yakni :

  1. Manusia baik laki-laki, maupun perempuan (men and women). Pihak yang terlibat dalam proses manajemen mamainkan peranan penting terhadap keberhasilan kinerja manajemen.
  2. Alat-alat yang diperlukan (materials) mencakup barang-barang yang harus dibeli atau dipersiapkan demi keberhasilan proses manajemen.
  3. Sarana yang digunakan (machines) meliputi semua yang mendukung penggunaan dari barang atau alat yang dimiliki dalam proses manajemen.
  4. Metode yang dipakai (methods) meliputi teknik atau cara yang digunakan dalam menjalankan proses manajemen.
  5. Dana (money) merupakan seberapa banyak anggaran yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan program.
  6. Pasar atau khalayak yang akan dituju (market) merupakan target sasaran perusahaan dalam menjalankan proses manajemen.

Tahapan-tahapan dalam manajemen public relations merupakan proses yang meliputi hal-hal berikut ini :

1. Perencanaan (planning)

Mencakup penerapan tujuan dan standar, penentuan aturan dan prosedur, serta pembuatan rencana dan prediksi akan apa yang akan terjadi.

2. Pengorganisasian (organizing)

Mencakup pengaturan anggota dan sumber daya yang dibutuhkan dan pemantauan kinerja karyawan.

3. Pengkoordinasian (coordinating)

Mencakup pengaturan struktur kepanitiaan, pendelegasian kerja masing-masing bagian, dan penyusunan alokasi anggaran untuk masing-masing bagian.

4. Pengkomunikasian (communicating)

Mencakup penyampaian rencana program perusahaan atau organisasi kepada publik internal dan eksternal.

5. Pelaksanaan (actuating)

Merupakan tindakan menjalankan program perusahaan atau organisasi sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

6. Pengawasan (controlling)

Merupakan kontrol atas jalannya pelaksanaan program. Tanpa adanya kontrol atas program, kesinambungan antar tahapan tidak dapat berlangsung dengan baik.

7. Pengevaluasian (evaluating)

Merupakan penilaian terhadap hasil kinerja program perusahaan atau organisasi, apakah perlu dihentikan atau dilanjutkan dengan modifikasi tertentu.

8. Pemodifikasian (modificating)

Merupakan kegiatan pembaharuan atau revisi program perusahaan atau organisasi berdasarkan hasil evaluasi.

Untuk mencapai keberhasilan dalam manajemen public relations diperlukan beberapa hal yang mendukung, seperti perencanaan yang matang, pemberian informasi secara jelas kepada publik internal dan eksternal, pelaksanaan yang terarah sesuai dengan rencana, serta pemantauan dan pengevaluasian hasil sebagai bentuk pemberian feedback. Untuk dapat menunjang keberhasilan dalam mencapai tujuan utama manajemen perusahaan dibutuhkan kerjasama dari berbagai macam bagian, dengan demikian seorang manajer public relations (PR) harus memiliki keterampilan sebagai berikut : 

  1. Creator. Harus memiliki kreativitas dalam menciptakan ide-ide, gagasan dan wawasan serta pemikiran yang cemerlang.
  2. Conceptor. Mempunyai kemampuan sebagai konseptor dalam penyusunan program kerja kehumasan dan rencana program lain.
  3. Mediator. Memiliki kemampuan dalam penguasaan teknik komunikasi yang baik melalui media secara lisan maupun tertulis dalam penyampaian pesan atau menyalurkan informasi dari lembaga atau organisasi yang diwakili kepada publik.
  4. Problem solver. Mampu mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi, baik secara proaktif, antisipatif, inovatif, dinamis dan solutif.

 

 

Kanaka

Perumahan Griya Sidokarto Village A1, Jalan Alam Hijau, RT:04/RW:09, Semarangan, Sidokarto, Godean, Sleman, DIY 55264
Kontak Kami
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram