Pelatihan Leading Sustainable Business

Leading Sustainable Business

Leading Sustainable Business semakin relevan ketika organisasi tidak hanya dituntut mencapai pertumbuhan dan profitabilitas, tetapi juga perlu memastikan bahwa cara bisnis menghasilkan nilai tetap dapat dipertahankan dalam menghadapi perubahan lingkungan, keterbatasan sumber daya, tuntutan stakeholder, perkembangan regulasi, serta perubahan kebutuhan pasar.

Keberlanjutan bisnis tidak cukup diwujudkan melalui program sosial atau inisiatif lingkungan yang berdiri sendiri. Organisasi perlu melihat kembali bagaimana produk dan layanan diciptakan, sumber daya digunakan, rantai pasok dikelola, investasi diprioritaskan, serta bagaimana dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial dipertimbangkan dalam keputusan bisnis.

Pemimpin memiliki peran penting dalam menghubungkan sustainability dengan strategi, inovasi, operasi, dan pertumbuhan sehingga keberlanjutan tidak diposisikan sebagai biaya tambahan, tetapi menjadi bagian dari kemampuan organisasi menciptakan nilai jangka panjang, mengurangi risiko, meningkatkan efisiensi, dan membuka peluang bisnis baru.

 

 

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta pelatihan mampu memahami hubungan antara keberlanjutan, daya saing, risiko, dan penciptaan nilai jangka panjang.
  2. Peserta pelatihan mampu mengidentifikasi tantangan dan peluang sustainability yang paling relevan terhadap model bisnis dan rantai nilai organisasi.
  3. Peserta pelatihan mampu mengintegrasikan prinsip sustainability ke dalam strategi, model bisnis, dan pengambilan keputusan.
  4. Peserta pelatihan mampu mengembangkan peluang inovasi, efisiensi sumber daya, dan circularity untuk meningkatkan nilai bisnis.
  5. Peserta pelatihan mampu mengarahkan operasi, supply chain, investasi, dan stakeholder collaboration agar mendukung keberlanjutan bisnis.
  6. Peserta pelatihan mampu mengukur hasil serta memperkuat sustainability sebagai bagian dari cara organisasi menjalankan bisnis.

 

 

MATERI PELATIHAN

1. Assessing Sustainability Challenges & Business Implications

  • Konsep sustainable business dan long-term value creation
  • Hubungan antara economic, environmental, dan social sustainability
  • Triple Bottom Line sebagai salah satu perspektif keberlanjutan
  • Perubahan iklim, kelangkaan sumber daya, regulasi, teknologi, dan perubahan ekspektasi pasar
  • Mengidentifikasi dampak sustainability terhadap revenue, cost, risk, reputation, dan competitiveness
  • Menentukan sustainability challenge yang paling relevan bagi bisnis
  • Risiko mempertahankan model bisnis yang tidak lagi sustainable

2. Integrating Sustainability into Business Strategy

  • Menghubungkan sustainability dengan strategic priorities
  • Menentukan sustainability ambition yang relevan dengan bisnis
  • Mengintegrasikan sustainability ke dalam strategic planning
  • Menentukan area prioritas berdasarkan business impact dan sustainability impact
  • Mempertimbangkan sustainability dalam investment dan portfolio decision
  • Mengelola trade-off antara profitability, growth, risk, dan long-term impact
  • Menjaga sustainability tetap terhubung dengan business value

3. Sustainable Business Model Innovation

  • Menilai sustainability model bisnis saat ini
  • Mengidentifikasi sumber value creation dan value destruction
  • Sustainable value proposition
  • Circular economy dan pergeseran dari linear model
  • Product-as-a-service, reuse, repair, remanufacturing, dan waste-to-value sesuai konteks bisnis
  • Sustainable product dan service innovation
  • Life-cycle thinking
  • Business Model Canvas atau Triple Layered Business Model Canvas bila relevan
  • Mengembangkan peluang pertumbuhan dari sustainability challenge

4. Building Resource-Efficient & Low-Impact Operations

  • Efisiensi penggunaan energy, water, material, dan resource
  • Waste prevention dan waste reduction
  • Carbon footprint dan decarbonization sebagai pertimbangan operasional
  • Renewable energy dan operational transition bila relevan
  • Process redesign untuk meningkatkan efficiency sekaligus mengurangi impact
  • Menilai hubungan antara operational cost dan sustainability improvement
  • Menghindari inisiatif hijau yang hanya bersifat simbolis
  • Menentukan prioritas sustainability improvement berdasarkan value dan impact

5. Building a Sustainable & Responsible Value Chain

  • Sustainability sepanjang value chain
  • Sustainable procurement
  • Supplier sustainability criteria
  • Environmental dan social risks dalam supply chain
  • Hak asasi manusia, ketenagakerjaan, keselamatan, dan ethical practices pada rantai pasok
  • Mengurangi concentration dan resource dependency
  • Supplier collaboration untuk sustainability improvement
  • Traceability dan transparency sesuai kebutuhan bisnis
  • Menyeimbangkan cost, quality, continuity, dan sustainability

6. Financing & Evaluating Sustainability Initiatives

  • Membangun business case untuk sustainability initiative
  • Capital expenditure versus long-term benefit
  • Cost saving, risk reduction, revenue opportunity, dan intangible value
  • Return on sustainability investment sebagai salah satu pendekatan evaluasi
  • Sustainable finance dan green financing secara umum
  • Memahami green bond atau sustainability-linked financing bila relevan
  • Menentukan prioritas investasi sustainability
  • Menghindari keputusan sustainability yang hanya berdasarkan payback jangka pendek

7. Engaging Stakeholders & Building Sustainability into the Organization

  • Mengidentifikasi stakeholder yang memengaruhi keberlanjutan bisnis
  • Customer, employee, supplier, investor, regulator, community, dan business partner
  • Memahami kebutuhan dan ekspektasi stakeholder
  • Mengembangkan collaboration dan partnership
  • Peran pemimpin dalam membangun sustainability mindset
  • Menentukan ownership dan accountability
  • Menghubungkan sustainability dengan KPI, performance, dan decision making
  • Mengembangkan capability yang dibutuhkan
  • Menjaga agar sustainability tidak menjadi tanggung jawab satu fungsi saja

8. Measuring Sustainable Business Performance & Sustaining Value

  • Menentukan sustainability objectives dan business outcomes
  • Financial dan non-financial indicators
  • Mengukur resource efficiency, environmental impact, social impact, risk reduction, dan business value
  • Menilai progress terhadap target
  • Mengidentifikasi gap antara sustainability commitment dan actual performance
  • Menggunakan data untuk memperbaiki keputusan
  • Memahami kebutuhan sustainability disclosure secara umum tanpa menjadikannya fokus utama
  • Menghindari greenwashing melalui consistency antara klaim dan praktik
  • Mengintegrasikan sustainability ke dalam business as usual
  • Continuous improvement terhadap sustainable business model dan practices

 

 

TARGET PESERTA PELATIHAN

Direktur, general manager, division head, business unit leader, senior manager, strategy dan business development leader, sustainability leader, operations leader, supply chain leader, serta pimpinan yang bertanggung jawab terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis.

 

 

METODE PELATIHAN

  • Penyampaian konsep
  • Diskusi kelompok
  • Latihan
  • Studi kasus

 

 

Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode pelatihan yang paling sesuai.

Belum menemukan topik pelatihan yang dibutuhkan? Kami juga melayani penyusunan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan perusahaan dan pengembangan SDM organisasi.

Silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi dan permintaan pelatihan.

Informasi jadwal pelatihan dapat dilihat di sini.

 

 

 

 

 

 

 

Kanaka

Perumahan Griya Sidokarto Village A1, Jalan Alam Hijau, RT:04/RW:09, Semarangan, Sidokarto, Godean, Sleman, DIY 55264
Kontak Kami
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram