AI-Powered Decision Making
AI-Powered Decision Making semakin relevan ketika pemimpin harus mengambil keputusan di tengah informasi yang semakin banyak, perubahan yang cepat, dan situasi yang tidak selalu memiliki jawaban sederhana. AI dapat membantu mengolah informasi, menemukan pola, memperluas alternatif, dan menguji berbagai kemungkinan sebelum keputusan dibuat.
Namun, kualitas keputusan tidak otomatis menjadi lebih baik hanya karena menggunakan AI. Data dapat tidak lengkap, rekomendasi AI dapat keliru, dan hasil analisis tetap dapat dipengaruhi oleh asumsi maupun bias. Karena itu, AI perlu ditempatkan sebagai alat pendukung keputusan yang membantu pemimpin berpikir lebih lengkap dan kritis, bukan sebagai pengganti judgment dan tanggung jawab manusia.
AI-Powered Decision Making membantu peserta menggunakan AI secara terstruktur dalam proses pengambilan keputusan, mulai dari mendefinisikan persoalan, mengelola informasi, mengembangkan alternatif, menguji asumsi dan skenario, hingga mengevaluasi risiko dan menentukan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan.
TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN
- Peserta pelatihan mampu menentukan persoalan, tujuan, dan kriteria keputusan secara lebih terstruktur sebelum menggunakan AI.
- Peserta pelatihan mampu memanfaatkan AI untuk mengolah, merangkum, dan memperkaya informasi yang relevan bagi pengambilan keputusan.
- Peserta pelatihan mampu menggunakan AI untuk mengembangkan dan membandingkan berbagai alternatif keputusan.
- Peserta pelatihan mampu menguji asumsi, bias, risiko, dan konsekuensi dari pilihan yang sedang dipertimbangkan.
- Peserta pelatihan mampu menggunakan AI untuk mendukung analisis skenario dan keputusan dalam kondisi ketidakpastian.
- Peserta pelatihan mampu menggabungkan insight dari AI dengan data, pengalaman, dan human judgment secara bertanggung jawab.
MATERI PELATIHAN
1. Framing Better Decisions with AI
- Membedakan masalah, gejala, dan keputusan yang perlu dibuat
- Menentukan tujuan dan hasil yang ingin dicapai
- Menetapkan kriteria keputusan
- Mengidentifikasi batasan, kepentingan, dan stakeholder
- Menggunakan AI untuk membantu memperjelas persoalan
- Menghindari penggunaan AI untuk menjawab pertanyaan yang sejak awal belum didefinisikan dengan tepat
2. Turning Information into Decision Insight
- Menggunakan AI untuk merangkum dan menyusun informasi
- Membedakan fakta, asumsi, opini, dan informasi yang belum diketahui
- Membandingkan berbagai sumber atau sudut pandang
- Mengidentifikasi informasi yang masih dibutuhkan
- Menemukan pola, tren, atau anomali yang relevan
- Menyusun decision brief yang lebih ringkas dan terarah
- Memeriksa relevansi dan kualitas informasi sebelum digunakan
3. Generating & Comparing Decision Alternatives
- Menggunakan AI untuk memperluas pilihan dan alternatif
- Menghindari keputusan terlalu cepat pada satu pilihan
- Menentukan kelebihan, kelemahan, dan konsekuensi setiap alternatif
- Membandingkan pilihan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan
- Mengidentifikasi trade-off antaralternatif
- Menguji implikasi jangka pendek dan jangka panjang
- Menggunakan AI sebagai sparring partner dalam mengevaluasi pilihan
4. Challenging Assumptions & Decision Bias
- Mengidentifikasi asumsi yang mendasari keputusan
- Mengenali confirmation bias, anchoring, overconfidence, dan bias relevan lainnya
- Menggunakan AI untuk mencari counterargument dan alternative perspective
- Menguji konsistensi logika keputusan
- Membedakan keyakinan dengan evidence
- Mengenali kemungkinan bias pada output AI
- Menjaga critical thinking ketika AI memberikan jawaban yang terlihat meyakinkan
5. Scenario, Risk & Uncertainty Analysis
- Menggunakan AI untuk mengembangkan what-if scenarios
- Best-case, expected-case, dan worst-case scenario
- Mengidentifikasi risiko dan konsekuensi yang tidak diharapkan
- Menguji perubahan asumsi dan dampaknya terhadap pilihan
- Membandingkan tingkat risiko antaralternatif
- Mengidentifikasi faktor yang perlu dipantau setelah keputusan dibuat
- Menggunakan scenario analysis tanpa menciptakan kepastian semu
6. Combining AI Insight with Human Judgment
- Menentukan peran AI dalam berbagai jenis keputusan
- Menggabungkan data, AI insight, pengalaman, dan managerial judgment
- Menentukan kapan rekomendasi AI perlu ditantang atau diverifikasi
- Mengenali keterbatasan AI dalam keputusan yang membutuhkan konteks, nilai, dan pertimbangan manusia
- Menjaga human oversight
- Menentukan kapan keputusan perlu dikonsultasikan atau dieskalasi
- Memastikan accountability tetap berada pada pengambil keputusan
7. Strengthening Decision Quality with AI
- Menilai kualitas proses keputusan sebelum melihat hasil akhirnya
- Mendokumentasikan dasar dan pertimbangan keputusan
- Mengidentifikasi asumsi yang perlu dipantau
- Membandingkan hasil aktual dengan ekspektasi awal
- Melakukan decision review
- Menggunakan AI untuk membantu post-decision analysis
- Mengubah hasil keputusan menjadi pembelajaran untuk keputusan berikutnya
- Membangun pola pengambilan keputusan berbantuan AI yang konsisten
TARGET PESERTA PELATIHAN
Direktur, general manager, division head, department head, business unit leader, senior manager, serta pimpinan dan profesional yang secara rutin terlibat dalam pengambilan keputusan bisnis, operasional, maupun strategis.
METODE PELATIHAN
- Penyampaian konsep
- Diskusi kelompok
- Latihan
- Studi kasus
Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode pelatihan yang paling sesuai.
Belum menemukan topik pelatihan yang dibutuhkan? Kami juga melayani penyusunan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan perusahaan dan pengembangan SDM organisasi.
Silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi dan permintaan pelatihan.
Informasi jadwal pelatihan dapat dilihat di sini.

