Pelatihan Executive Presence

Executive Presence

Executive Presence bukan sekadar tentang penampilan, gaya bicara, atau kemampuan tampil percaya diri di depan orang lain. Kehadiran seorang pemimpin dinilai dari bagaimana ia membawa diri, menyampaikan gagasan, mengambil posisi, menjaga ketenangan, dan tetap kredibel ketika menghadapi tekanan atau situasi yang tidak nyaman.

Pada level kepemimpinan yang lebih tinggi, kompetensi teknis saja sering kali tidak cukup. Pemimpin juga perlu mampu menyampaikan pesan secara ringkas dan berbobot, membaca dinamika forum, membangun kepercayaan stakeholder, serta menunjukkan judgment yang matang tanpa harus bersikap dominan atau dibuat-buat.

Executive Presence membantu peserta memperkuat kredibilitas, gravitas, komunikasi, professional projection, dan composure agar mampu hadir secara lebih meyakinkan dalam rapat penting, presentasi strategis, diskusi dengan senior management, maupun situasi berisiko tinggi.

 

 

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta pelatihan mampu memahami elemen utama Executive Presence dan faktor yang memengaruhi persepsi terhadap kredibilitas seorang pemimpin.
  2. Peserta pelatihan mampu membangun gravitas melalui confidence, consistency, judgment, dan ketenangan dalam membawa diri.
  3. Peserta pelatihan mampu menyampaikan gagasan dan keputusan secara ringkas, jelas, dan berbobot.
  4. Peserta pelatihan mampu menggunakan komunikasi verbal, nonverbal, dan professional projection untuk memperkuat leadership presence.
  5. Peserta pelatihan mampu menjaga composure dan credibility ketika menghadapi tekanan, pertanyaan sulit, kritik, atau perbedaan pendapat.
  6. Peserta pelatihan mampu membaca dinamika forum dan membangun influence dalam interaksi dengan stakeholder tingkat senior.

 

 

MATERI PELATIHAN

1. Understanding Executive Presence

  • Makna Executive Presence dalam konteks kepemimpinan
  • Perbedaan presence, charisma, confidence, dan professional image
  • Hubungan antara substance, perception, dan leadership credibility
  • Elemen gravitas, communication, dan professional projection
  • Authenticity tanpa kehilangan standar profesional
  • Mengenali personal blind spots yang dapat melemahkan presence

2. Building Credibility & Gravitas

  • Membangun credibility melalui competence, consistency, judgment, dan reliability
  • Confidence versus arrogance
  • Menunjukkan authority tanpa harus mendominasi
  • Calm confidence dan decisiveness
  • Berani mengambil posisi ketika diperlukan
  • Menjaga kesesuaian antara ucapan, keputusan, dan perilaku

3. Communicating with Executive Impact

  • Menyampaikan pesan secara ringkas dan tajam
  • Menggunakan pendekatan bottom line first
  • Menyesuaikan level detail dengan kebutuhan audiens
  • Berbicara dengan conviction tanpa overclaim
  • Mengurangi filler words, tentative language, dan over-explaining
  • Menggunakan voice, pacing, pause, dan artikulasi secara efektif
  • Menyampaikan disagreement dan difficult messages secara profesional

4. Executive Body Language & Professional Projection

  • Posture, eye contact, gesture, dan facial expression
  • Menampilkan ketenangan dan keterbukaan dalam meeting maupun presentasi
  • Menyesuaikan professional appearance dengan role, audience, dan corporate culture
  • Menghindari perilaku atau penampilan yang mengalihkan perhatian dari substansi
  • Menjaga presence dalam komunikasi virtual
  • Menyelaraskan image dengan actual leadership behavior

5. Staying Composed in High-Stakes Situations

  • Menjaga composure ketika menghadapi pressure atau challenge
  • Responding versus reacting
  • Menghadapi difficult questions tanpa defensif
  • Menjawab ketika informasi belum lengkap
  • Mengatakan “belum tahu” tanpa kehilangan credibility
  • Menghadapi criticism, disagreement, dan interruption
  • Menyampaikan bad news atau unpopular decision dengan tenang dan jelas

6. Reading the Room & Influencing at Executive Level

  • Membaca stakeholder, interests, dan power dynamics
  • Menentukan kapan perlu berbicara, bertanya, atau menahan diri
  • Mengenali resistance dan hidden concern
  • Menavigasi boardroom dan senior-level discussion
  • Membangun influence tanpa hanya mengandalkan positional power
  • Mempertahankan posisi tanpa menjadi defensif
  • Membangun stakeholder confidence melalui presence dan judgment

 

 

TARGET PESERTA PELATIHAN

Direktur, general manager, division head, department head, senior manager, project leader strategis, serta high-potential leader yang dipersiapkan untuk tanggung jawab kepemimpinan yang lebih tinggi.

 

 

METODE PELATIHAN

  • Penyampaian konsep
  • Diskusi kelompok
  • Latihan
  • Studi kasus

 

 

Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode pelatihan yang paling sesuai.

Belum menemukan topik pelatihan yang dibutuhkan? Kami juga melayani penyusunan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan perusahaan dan pengembangan SDM organisasi.

Silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi dan permintaan pelatihan.

Informasi jadwal pelatihan dapat dilihat di sini.

 

 

 

 

 

 

 

Kanaka

Perumahan Griya Sidokarto Village A1, Jalan Alam Hijau, RT:04/RW:09, Semarangan, Sidokarto, Godean, Sleman, DIY 55264
Kontak Kami
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram