Fungsi Manajemen Konflik dalam Bisnis

pelatihan dan sertifikasi BNSP bidang MSDM/HRD

Fungsi Manajemen Konflik dalam Bisnis

 

Manajemen konflik adalah pendekatan yang memiliki orientasi pada proses mengarahkan sebagai bentuk komunikasi pelaku konflik dengan pihak ketiga serta bagaimana pelaku konflik atau pihak ketiga memengaruhi kepentingan serta interpretasi. Konflik pastinya akan terjadi di dalam pelaksanaan operasional bisnis atau dalam hidup sehari-hari. Adanya perubahan dalam masyarakat serta adanya inovasi akan menimbulkan konflik, terlebih apabila ada perubahan yang tidak disertai pemahaman mengenai ide yang tengah berkembang. Pasti banyak yang bertanya-tanya, apa fungsi dari manajemen konflik? Banyak orang yang belum tahu mengenai manajemen konflik dan bagaimana cara penyelesaian yang tepat.

Berikut Fungsi manajemen konflik dalam bisnis:

1.Meningkatkan kinerja dan keaktifan karyawan

Dalam manajemen konflik, mengeluarkan pendapat menjadi sarana yang tepat bagi para karyawan. Karyawan akan lebih aktif mengemukakan pendapat ketika terjadinya konflik, karyawan dan atasan akan berdiskusi langsung memikirkan solusi yang tepat. Dengan begitu, atasan dapat melihat serta meningkatkan kinerja dan keaktifan para karyawannya.

2. Mengembangkan kemampuan karyawan

Dengan adanya manajemen konflik, secara tidak langsung akan mengasah kemampuan para karyawan untuk lebih berpikir logis, kreatif, dan rasional. Karyawan akan ikut memikirkan bagaimana menyelesaikan konflik yang sedang terjadi. Sehingga, kemampuan berpikir karyawan akan mengembang dan meningkat karena sering diasah untuk ikut memberikan solusi yang tepat. Serta lebih kreatif dalam berpikir dan tentunya akan meningkatkan skill mereka sebagai karyawan.

3. Melatih kemampuan menyelesaikan konflik

Dalam sebuah perusahaan, konflik pasti akan terus terjadi. Perusahaan yang pernah mengalami konflik akan lebih berkembang dan maju. Dengan konflik yang terjadi, akan membuat sebuah perusahaan terbiasa menyelesaikannya dengan solusi yang tepat. Perusahaan akan lebih mampu bertahan karena sudah terbiasa dengan adanya konflik.

4. Meningkatkan rasa saling menghormati.

Dengan manajemen konflik, akan ada berbagai pendapat yang muncul. Pendapat yang berbeda-beda bisa menimbulkan sebuah perpecahan. Namun, itu lah tantangannya bagaimana Anda bisa menghormati pendapat orang lain dan tidak menjatuhkannya. Yang artinya manajemen konflik berguna untuk meningkatkan rasa toleransi antar semua pihak.

Kesimpulan

Konflik dapat terjadi di semua kalangan dan semua aktivitas. Untuk itu, muncul manajemen konflik yang berguna untuk mengatasi konflik yang ada. Apalagi dalam dunia bisnis pertentangan dan perbedaan pendapat sangatlah mungkin. Konflik dapat terjadi dari berbagai faktor entah dari sumber daya manusianya, sistem di perusahaan tersebut, bahkan ada yang dari atasannya sendiri yang bermasalah. Konflik harus diselesaikan dengan semua pihak yakni antara atasan dan karyawan, semua pihak harus menyadari kesalahan yang ada serta tidak tunduk akan egonya sendiri-sendiri.  Karyawan tidak harus selalu tunduk dengan atasan, karyawan juga bisa menegur dan memberikan pendapat jika ada yang salah dengan perusahaan tempat dia bekerja. Demikian pembahasan mengenai manajemen konflik, tipe, strategi, dan juga fungsinya.