Pengarahan Dalam Managing Work

Pelatihan Sdm

Pengarahan Dalam Managing Work

 

Pengarahan Dalam Managing Work, Setelah melakukan proses perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing) maka langkah selanjutnya ialah melakukan Pengelolaan Kerja (Managing Work). Hal-hal tersebut berperan penting dalam mencapai kesinambungan antara satu dengan yang lainnya untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan perusahaan. Pemimpin perusahaan harus mengetahui bagaimana kondisi tim atau karyawannya supaya terus memantau bagaimana pekerjaan yang dilakukan. Dengan adanya perhatian khusus yang dilakukan pemimpin, karyawan dan tim akan merasa termotivasi dan semangat untuk bekerja. Fungsi pengarahan ini merupakan salah satu fungsi yang dalam mengimplementasikannya memerlukan kerjasama  selutuh pihak. Untuk menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktivitas yang tinggi. Pengarahan ini dilakukan supaya program-program yang akan dijalankan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tanggung jawab masing-masing divisi dalam perusahaan.

Pengarahan (Direction) adalah keinginan untuk membuat orang lain mengikuti keinginannya dengan menggunakan kekuatan pribadi atau kekuasaan jabatan secara efektif dan pada tempatnya demi kepentingan jangka panjang perusahaan. Tujuannya dilakukan pengarahan yaitu supaya tugas-tugas dapat terselesaikan dengan baik. Salah satu faktor terpenting dalam pelaksanaan fungsi pengarahan yaitu dengan cara memotivasi tim atau karyawannya yaitu dengan cara Pertama, memotivasi secara impalist, yaitu pimpinan perusahaan berada ditengah-tengah para timnya sehingga dapat memberikan dukungan, instruksi dan nasehat apabila diperlukan. Kedua, upaya untuk mensingkronsasikan tujuan perusahaan dengan tujuan pribadi. Ketiga, Secara eksplisit terlihat bahwa para pelaksana operasional organisasi dalam memberikan jasa-jasanya memerlukan beberapa perangsang atau insentif.

Pengarahan (leading) digunakan untuk membuat atau mendapatkan para karyawan untuk melakukan apa yang diinginkan, dan harus mereka lakukan.

Pengarahan memiliki beberapa karakterisktik diantaranya sebagai berikut:

1.Pervasive Function

Pengarahan yang diterima oleh berbagai level perusahaan, sehingga manajer menyediakan petunjuk dan inspirasi kepada bawahannya.

2. Continous Activity

Pengarahan yang merupakan aktivitas berkelanjutan disepanjang masa perusahaan.

3. Human Factor

Fungsi pengarahan yang berhubungan dengan bawahan dan berhubungan dengan human factor. Human factor merupakan perilaku manusia yang kompleks dan tidak bisa diprediksi.

4. Creative Activity

Pengarahan yang akan membantu dan mempermudah dalam mengubah rencana suatu tindakan yang nyata. Tanpa adanya fungsi pengarahan ini, seseorang dapat menjadi in-aktif dan sumber fisik yang dimiliki akan menjadi tidak berarti.

5. Executive Function

Pengarahan yang dilakukan oleh semua manajer dan eksekutif pada semua level pada semua jenis perusahaan, dan bawahan/karyawan hanya menerima instruksi dari atasan saja.

6. Delegated Function

Pengarahan yang merupakan satu fungsi manajemen yang langsung berhadapan dengan manusia. Atasan harus dapat mengetahui bahwa perilaku manusia merupakan suatu hal yang tidak dapat diprediksi dan alami, sehingga atasan harus dapat mengkondisikan perilaku seseorang ke arah tujuan yang diharapkan.