Pelatihan Women in Leadership

Women in Leadership

Women in Leadership membahas realitas kepemimpinan perempuan secara lebih utuh, bukan hanya dari sisi kompetensi, tetapi juga dari dinamika yang kerap muncul ketika perempuan memegang tanggung jawab dan otoritas. Perempuan dapat menghadapi ekspektasi ganda, penilaian yang bias, keraguan terhadap otoritasnya, hingga tekanan untuk tetap terlihat hangat sekaligus tegas.

Di sisi lain, tantangannya tidak selalu datang dari lingkungan. Keraguan diri, kebutuhan untuk membuktikan kompetensi, tekanan untuk selalu tampil sempurna, hingga konflik antara karier dan keluarga juga dapat memengaruhi cara perempuan mengambil keputusan dan menjalankan peran kepemimpinannya.

Women in Leadership membantu peserta membangun identitas dan kepercayaan diri sebagai pemimpin, memperkuat credibility dan influence, menghadapi bias serta perlakuan yang merendahkan secara tepat, sekaligus mengambil keputusan karier dan kehidupan secara lebih sadar tanpa kehilangan dirinya sendiri.

 

 

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta pelatihan mampu memahami mitos, bias, dan realitas yang dapat memengaruhi perempuan dalam menjalankan peran kepemimpinan.
  2. Peserta pelatihan mampu membangun leadership identity dan kepercayaan diri yang berbasis pada kompetensi, nilai, dan pengalaman.
  3. Peserta pelatihan mampu memperkuat credibility, assertiveness, dan leadership presence dalam memimpin laki-laki maupun perempuan.
  4. Peserta pelatihan mampu merespons bias, sikap meremehkan, dan perlakuan tidak profesional secara tegas dan proporsional.
  5. Peserta pelatihan mampu membangun influence, network, allies, dan sponsorship untuk memperluas efektivitas kepemimpinannya.
  6. Peserta pelatihan mampu mengambil ownership terhadap pertumbuhan karier dan peluang kepemimpinannya.
  7. Peserta pelatihan mampu mengelola trade-off antara karier, keluarga, dan prioritas pribadi secara lebih sadar dan realistis.

 

 

MATERI PELATIHAN

1. Women & Leadership: Myths, Bias, and Reality

  • Mitos dan paradigma keliru tentang perempuan sebagai pemimpin
  • Bias dan double standard dalam menilai pemimpin perempuan
  • Memahami double bind: warmth versus authority
  • Membedakan hambatan nyata dengan self-limiting belief
  • Menghindari stereotip bahwa perempuan harus memimpin seperti laki-laki

2. Building Leadership Identity & Confidence

  • Mengenali strengths, values, dan leadership assets
  • Membangun confidence berbasis competence dan evidence
  • Menghadapi self-doubt, perfectionism, dan kebutuhan membuktikan diri secara berlebihan
  • Mengembangkan keberanian mengambil keputusan dan menggunakan authority
  • Menjaga authenticity tanpa kehilangan profesionalisme

3. Credibility, Presence & Leading Across Gender

  • Membangun credibility melalui competence, consistency, judgment, dan fairness
  • Memimpin laki-laki maupun perempuan dengan standar yang sama
  • Menghadapi anggota tim yang menguji atau meragukan authority
  • Assertiveness tanpa menjadi agresif
  • Berbicara, mengambil posisi, dan menyampaikan keputusan dengan lebih tegas

4. Handling Bias, Disrespect & Non-Sexual Harassment

  • Mengenali bentuk bias, dismissal, disrespect, dan perlakuan merendahkan
  • Menghadapi interupsi, komentar meremehkan, dan challenge terhadap authority
  • Teknik merespons: Name the Behavior – Set the Boundary – Redirect – Escalate
  • Menentukan kapan perlu correction, one-on-one conversation, dokumentasi, atau eskalasi
  • Menjaga composure tanpa menormalisasi perilaku yang tidak pantas

5. Building Influence, Allies & Sponsorship

  • Membangun influence tanpa hanya mengandalkan formal authority
  • Strategic networking dan stakeholder awareness
  • Perbedaan mentor, sponsor, dan ally
  • Meningkatkan visibility terhadap kontribusi dan capability
  • Membangun dukungan lintas fungsi dan lintas level secara profesional

6. Owning Career & Leadership Growth

  • Mengambil ownership terhadap arah karier
  • Mengenali capability gap dan pengalaman yang perlu dibangun
  • Memilih stretch assignment dan peluang strategis
  • Self-advocacy dalam role, scope, resource, dan kesempatan
  • Menghindari pola selalu menunggu pengakuan atau promosi dari orang lain

7. Navigating Career, Family & Personal Trade-Offs

  • Konflik antara career ambition, family responsibility, dan personal values
  • Menghadapi rasa bersalah dan ekspektasi sosial
  • Membedakan keinginan pribadi dengan tekanan lingkungan
  • Membuat pilihan berdasarkan values, season of life, dan long-term consequence
  • Menetapkan boundaries dan bernegosiasi tentang dukungan serta pembagian peran
  • Menerima bahwa tidak semua pilihan dapat dibuat ideal atau sepenuhnya win-win

 

 

TARGET PESERTA PELATIHAN

Perempuan yang saat ini memegang peran sebagai supervisor, team leader, manager, department head, division head, project leader, atau dipersiapkan untuk posisi kepemimpinan yang lebih tinggi.

 

 

METODE PELATIHAN

  • Penyampaian konsep
  • Diskusi kelompok
  • Latihan
  • Studi kasus

 

 

Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode pelatihan yang paling sesuai.

Belum menemukan topik pelatihan yang dibutuhkan? Kami juga melayani penyusunan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan perusahaan dan pengembangan SDM organisasi.

Silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi dan permintaan pelatihan.

Informasi jadwal pelatihan dapat dilihat di sini.

 

 

 

 

 

 

 

Kanaka

Perumahan Griya Sidokarto Village A1, Jalan Alam Hijau, RT:04/RW:09, Semarangan, Sidokarto, Godean, Sleman, DIY 55264
Kontak Kami
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram