Pelatihan Building Service Culture

Building Service Culture

Budaya pelayanan tidak terbentuk hanya melalui pelatihan, slogan, maupun standar operasional yang baik. Budaya pelayanan lahir ketika visi, misi, nilai-nilai perusahaan, kepemimpinan, sistem kerja, serta perilaku seluruh karyawan bergerak ke arah yang sama dalam memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan. Tanpa budaya yang kuat, kualitas pelayanan akan bergantung pada individu sehingga sulit dijaga konsistensinya.

Di tengah meningkatnya ekspektasi pelanggan dan persaingan bisnis yang semakin ketat, organisasi memerlukan pendekatan yang mampu mengintegrasikan budaya pelayanan ke dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari proses kerja internal hingga interaksi dengan pelanggan. Dengan budaya pelayanan yang kuat, organisasi tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga memperkuat kolaborasi internal, mempercepat adaptasi karyawan baru, meningkatkan keterlibatan karyawan, serta membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

 

 

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta pelatihan mampu memahami konsep dan karakteristik budaya pelayanan yang mendukung keberhasilan organisasi.
  2. Peserta pelatihan mampu menerjemahkan visi, misi, dan nilai perusahaan menjadi perilaku pelayanan yang terukur.
  3. Peserta pelatihan mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya budaya pelayanan dalam organisasi.
  4. Peserta pelatihan mampu merancang standar perilaku pelayanan yang selaras dengan budaya organisasi.
  5. Peserta pelatihan mampu mengintegrasikan budaya pelayanan ke dalam sistem kerja, kepemimpinan, dan pengelolaan SDM.
  6. Peserta pelatihan mampu menyusun strategi implementasi dan pengembangan budaya pelayanan secara berkelanjutan.

 

 

MATERI PELATIHAN

1. Understanding Service Culture

  • Konsep service culture dan perannya dalam organisasi
  • Service culture vs service excellence
  • Hubungan service culture dengan customer experience
  • Karakteristik organisasi yang memiliki budaya pelayanan yang kuat
  • Hambatan umum dalam membangun budaya pelayanan
  • Pendekatan penilaian tingkat kematangan (service culture maturity) organisasi

2. Aligning Corporate Values into Service Culture

  • Menghubungkan visi, misi, dan nilai perusahaan dengan pelayanan
  • Menyusun Service Philosophy organisasi
  • Menerjemahkan corporate values menjadi service behaviors
  • Menentukan perilaku pelayanan yang dapat diamati dan diukur
  • Menyusun Service Promise organisasi

3. Building Internal Service Culture

  • Internal customer mindset
  • Service chain antarunit kerja
  • Membangun kolaborasi lintas fungsi
  • Ownership dan accountability dalam pelayanan
  • Menghilangkan silo mentality

4. Embedding Service Culture into Business Processes

  • Mengintegrasikan budaya pelayanan ke dalam SOP
  • Menyelaraskan service standards dengan budaya organisasi
  • Integrasi communication standards
  • Membangun konsistensi pelayanan pada setiap customer touchpoint
  • Menjadikan budaya pelayanan sebagai bagian dari proses bisnis

5. Leadership & HR as Culture Drivers

  • Peran pemimpin dalam membangun budaya pelayanan
  • Coaching dan mentoring berbasis service culture
  • Recruitment berbasis service attitude
  • Onboarding dan internalisasi budaya pelayanan
  • Performance management dan KPI pelayanan

6. Reinforcing Service Culture

  • Daily service habits
  • Service briefing dan coaching
  • Storytelling sebagai penguat budaya
  • Recognition dan reward
  • Membangun continuous improvement culture

7. Measuring Service Culture Performance

  • Menentukan indikator budaya pelayanan
  • Service audit
  • Mystery shopping
  • Customer Satisfaction (CSAT)
  • Net Promoter Score (NPS)
  • Complaint trend analysis
  • Evaluasi budaya pelayanan

8. Workshop: Building a Service Culture Blueprint

  • Melakukan asesmen tingkat kematangan budaya pelayanan organisasi
  • Mengidentifikasi kekuatan dan area perbaikan budaya pelayanan
  • Penyusunan Service Philosophy
  • Penyusunan Service Behaviors
  • Penyusunan Service Culture Roadmap
  • Action Plan implementasi budaya pelayanan

 

 

TARGET PESERTA PELATIHAN

Direktur, General Manager, Manager, Supervisor, HRD, Learning & Development, Customer Experience, Quality Assurance, Business Excellence, Process Improvement, Corporate Communication, penyusun kebijakan pelayanan, serta karyawan yang bertanggung jawab terhadap pengembangan budaya pelayanan organisasi.

 

 

METODE PELATIHAN

  • Penyampaian konsep
  • Diskusi kelompok
  • Latihan
  • Studi kasus

 

 

Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode pelatihan yang paling sesuai.

Belum menemukan topik pelatihan yang dibutuhkan? Kami juga melayani penyusunan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan perusahaan dan pengembangan SDM organisasi.

Silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi dan permintaan pelatihan.

Informasi jadwal pelatihan dapat dilihat di sini.

 

 

 

 

 

 

 

Kanaka

Perumahan Griya Sidokarto Village A1, Jalan Alam Hijau, RT:04/RW:09, Semarangan, Sidokarto, Godean, Sleman, DIY 55264
Kontak Kami
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram