ESG Leadership
ESG Leadership semakin relevan ketika isu Environmental, Social, and Governance tidak lagi hanya menjadi perhatian fungsi sustainability atau CSR, tetapi mulai memengaruhi keputusan bisnis, pengelolaan risiko, hubungan dengan stakeholder, akses pasar, reputasi, serta keberlanjutan organisasi dalam jangka panjang.
Tantangannya, agenda ESG sering berjalan terpisah dari strategi dan aktivitas utama organisasi. Target keberlanjutan dapat ditetapkan tanpa ownership yang jelas, berbagai fungsi memiliki prioritas berbeda, sementara keputusan bisnis sehari-hari belum selalu mempertimbangkan dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola secara memadai.
Kepemimpinan ESG membantu organisasi menentukan isu yang benar-benar penting, membangun accountability, menyelaraskan berbagai fungsi, serta mengintegrasikan pertimbangan ESG ke dalam strategi dan pengambilan keputusan sehingga keberlanjutan tidak berhenti sebagai kepatuhan atau laporan, tetapi menjadi bagian dari cara organisasi menciptakan nilai.
TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN
- Peserta pelatihan mampu memahami prinsip ESG serta kaitannya dengan strategi, risiko, reputasi, dan keberlanjutan bisnis.
- Peserta pelatihan mampu menentukan isu dan prioritas ESG yang relevan dengan organisasi dan stakeholder.
- Peserta pelatihan mampu memahami peran pimpinan dalam governance, accountability, dan pengambilan keputusan terkait ESG.
- Peserta pelatihan mampu mengintegrasikan pertimbangan Environmental, Social, and Governance ke dalam keputusan dan aktivitas bisnis.
- Peserta pelatihan mampu membangun keterlibatan lintas fungsi dan stakeholder untuk mendukung pencapaian agenda ESG.
- Peserta pelatihan mampu memonitor kinerja serta mengomunikasikan komitmen dan hasil ESG secara bertanggung jawab.
MATERI PELATIHAN
1. Understanding ESG & Its Business Relevance
- Pengertian Environmental, Social, and Governance
- Perbedaan ESG, sustainability, dan CSR
- Perkembangan ekspektasi terhadap ESG
- Hubungan ESG dengan risiko dan peluang bisnis
- Dampak ESG terhadap reputasi, stakeholder, dan keberlanjutan organisasi
- ESG sebagai bagian dari penciptaan nilai jangka panjang
2. Understanding Environmental, Social & Governance Priorities
- Ruang lingkup aspek Environmental
- Ruang lingkup aspek Social
- Ruang lingkup aspek Governance
- Memahami bahwa prioritas ESG berbeda antarindustri dan organisasi
- Menghubungkan isu ESG dengan aktivitas dan rantai nilai organisasi
- Mengenali hubungan antarisu E, S, dan G
3. Identifying Material ESG Issues
- Mengidentifikasi isu ESG yang paling relevan bagi organisasi
- Memahami kepentingan stakeholder
- Menilai dampak isu ESG terhadap organisasi dan lingkungan sekitarnya
- Memahami konsep materiality dan double materiality
- Memprioritaskan isu berdasarkan tingkat kepentingan dan dampaknya
- Menghindari agenda ESG yang terlalu luas dan tidak fokus
4. Setting ESG Direction & Priorities
- Menghubungkan ESG dengan strategi organisasi
- Menentukan ESG ambition dan strategic priorities
- Menyeimbangkan kebutuhan bisnis, stakeholder, dan sustainability
- Menentukan target dan hasil yang ingin dicapai
- Menghindari target ESG yang hanya bersifat simbolis
- Menjaga fokus pada isu yang paling material
5. ESG Governance & Leadership Accountability
- Peran board, direksi, dan senior management dalam agenda ESG
- Menentukan ownership dan accountability
- Pembagian peran antarunit dan fungsi
- Menetapkan mekanisme oversight dan review
- Mengintegrasikan ESG ke dalam proses pengambilan keputusan
- Menjaga konsistensi antara komitmen pimpinan dan praktik organisasi
- Peran ethical leadership dalam ESG
6. Integrating ESG into Business Decisions
- Memasukkan pertimbangan ESG dalam keputusan strategis dan operasional
- ESG dalam investment dan project decision
- ESG dalam procurement dan supply chain
- ESG dalam people dan workplace practices
- ESG dalam product, service, dan customer consideration
- Mempertimbangkan trade-off antara business value, risk, dan sustainability
- Menghindari ESG sebagai aktivitas yang terpisah dari bisnis utama
7. Managing ESG Risks & Opportunities
- Mengidentifikasi risiko lingkungan, sosial, dan governance
- Memahami dampak ESG terhadap business continuity dan reputation
- Menghubungkan ESG dengan enterprise risk management
- Mengenali peluang innovation, efficiency, dan new business
- Menentukan mitigation dan response priorities
- Mempertimbangkan risiko ESG dalam keputusan pimpinan
8. Leading Cross-Functional ESG Collaboration
- ESG sebagai tanggung jawab lintas fungsi
- Menyelaraskan sustainability, finance, risk, HR, operations, procurement, legal, dan fungsi terkait
- Memperjelas contribution setiap fungsi
- Mengatasi silo dalam implementasi ESG
- Membangun shared accountability
- Menjaga koordinasi antara strategi dan pelaksanaan
9. Engaging Stakeholders on ESG
- Mengidentifikasi stakeholder utama
- Memahami kepentingan dan ekspektasi stakeholder
- Employee, investor, regulator, customer, supplier, dan community engagement
- Membangun dialog dua arah
- Mengelola perbedaan kepentingan
- Menggunakan stakeholder insight untuk memperbaiki keputusan ESG
10. Measuring ESG Performance
- Menentukan ESG objectives dan indicators
- Menghubungkan indikator dengan isu material
- Financial dan non-financial measures
- Memantau progress terhadap target
- Menilai gap antara komitmen dan hasil aktual
- Menggunakan data ESG untuk pengambilan keputusan
- Melakukan review dan corrective action
11. Responsible ESG Communication & Avoiding Greenwashing
- Menjaga kesesuaian antara klaim dan kondisi aktual
- Transparansi terhadap progress dan keterbatasan
- Menghindari misleading sustainability claims
- Memahami risiko greenwashing
- Menjaga consistency antara komunikasi dan praktik
- Memahami secara umum kebutuhan disclosure dan sustainability reporting
- Membangun credibility terhadap stakeholder
12. Building ESG into Organizational Culture
- Membangun awareness dan ownership terhadap ESG
- Menjadikan pimpinan sebagai role model
- Menghubungkan ESG dengan keputusan dan perilaku sehari-hari
- Menyelaraskan accountability dan recognition
- Mengembangkan sustainability mindset
- Menghindari ESG sebagai agenda satu fungsi saja
- Menjaga momentum implementasi dalam jangka panjang
13. ESG Leadership Application
- Mengidentifikasi isu ESG utama organisasi
- Menentukan prioritas berdasarkan materiality
- Memetakan ownership dan stakeholder
- Mengidentifikasi risk dan opportunity
- Menentukan kebutuhan integrasi lintas fungsi
- Menetapkan indikator keberhasilan
- Menyusun prioritas tindakan kepemimpinan ESG
TARGET PESERTA PELATIHAN
Direktur, general manager, division head, business unit leader, senior manager, sustainability/ESG professional, corporate secretary, risk dan compliance leader, serta pimpinan yang terlibat dalam pengambilan keputusan terkait keberlanjutan organisasi.
METODE PELATIHAN
- Penyampaian konsep
- Diskusi kelompok
- Latihan
- Studi kasus
Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode pelatihan yang paling sesuai.
Belum menemukan topik pelatihan yang dibutuhkan? Kami juga melayani penyusunan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan perusahaan dan pengembangan SDM organisasi.
Silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi dan permintaan pelatihan.
Informasi jadwal pelatihan dapat dilihat di sini.

