Pelatihan Service Level Agreement (SLA) Management

Service Level Agreement (SLA) Management

Service Level Agreement (SLA) merupakan kesepakatan mengenai standar layanan yang menjadi acuan antara penyedia layanan dengan pelanggan dalam menentukan tingkat kualitas layanan yang akan diberikan. Tanpa adanya kesepakatan yang jelas, organisasi sering menghadapi perbedaan persepsi mengenai ruang lingkup layanan, target penyelesaian, tanggung jawab masing-masing pihak, hingga mekanisme penyelesaian permasalahan. Kondisi tersebut dapat memicu ketidakpuasan pelanggan, konflik, sulitnya mengukur kinerja layanan, serta menghambat upaya peningkatan kualitas pelayanan.

Meningkatnya ekspektasi pelanggan menuntut organisasi tidak hanya mampu memberikan pelayanan yang baik, tetapi juga mampu menetapkan standar layanan yang realistis, terukur, dan dapat dipenuhi secara konsisten. Penyusunan SLA menjadi sarana penting untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam standar pelayanan, indikator kinerja, serta mekanisme evaluasi yang dapat dipahami dan disepakati oleh seluruh pihak yang terlibat.

Penerapan SLA yang efektif membantu organisasi menyelaraskan harapan pelanggan dengan kemampuan operasional, memperkuat koordinasi antarunit kerja, mengurangi potensi sengketa, meningkatkan akuntabilitas pelayanan, serta mendorong perbaikan kualitas layanan secara berkelanjutan sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan maupun organisasi.

 

 

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta pelatihan mampu memahami konsep, fungsi, dan peran strategis Service Level Agreement (SLA) dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
  2. Peserta pelatihan mampu mengidentifikasi kebutuhan, harapan, dan prioritas pelanggan sebagai dasar penyusunan standar layanan.
  3. Peserta pelatihan mampu menyusun Service Level Indicators (SLI), Service Level Objectives (SLO), dan Key Performance Indicators (KPI) yang relevan, terukur, dan realistis.
  4. Peserta pelatihan mampu menyusun dokumen Service Level Agreement (SLA) yang sistematis sesuai kebutuhan organisasi.
  5. Peserta pelatihan mampu melakukan implementasi, monitoring, evaluasi, negosiasi, dan penyempurnaan SLA secara berkelanjutan.
  6. Peserta pelatihan mampu menyusun rencana implementasi SLA pada unit kerja masing-masing.

 

 

MATERI PELATIHAN

1. Foundations of Service Level Agreement

  • Konsep, fungsi, dan manfaat Service Level Agreement (SLA)
  • Peran SLA dalam Service Excellence dan Service Management
  • Dampak ketidakjelasan standar layanan terhadap organisasi dan pelanggan
  • Agreement, Contract, dan Service Commitment
  • Jenis-jenis SLA (Customer-Based, Service-Based, dan Multilevel SLA)

2. Understanding Customer Requirements

  • Identifikasi kebutuhan, keinginan, dan harapan pelanggan
  • Customer Value dan level kegunaan produk
  • Core Benefit, Basic Product, Expected Product, dan Augmented Product
  • Voice of Customer (VoC) sebagai dasar penyusunan layanan
  • Faktor pembentuk kualitas pelayanan (People, Process, dan Technology)
  • Dimensi kualitas pelayanan (SERVQUAL/RATER)
  • Identifikasi Critical Service Points dan potensi keluhan pelanggan

3. Designing Service Standards

  • Menyusun Service Catalog
  • Menentukan ruang lingkup layanan (Service Scope)
  • Menentukan Service Level Indicators (SLI)
  • Menentukan Service Level Objectives (SLO)
  • Menyusun Key Performance Indicators (KPI) pelayanan
  • Menentukan target Response Time, Resolution Time, Availability, dan indikator kualitas layanan

4. Developing Service Level Agreement

  • Struktur dan komponen utama dokumen SLA
  • Deskripsi layanan
  • Standar pelayanan dan indikator kinerja
  • Durasi dan cakupan layanan
  • Peran dan tanggung jawab para pihak
  • Prosedur pelaporan, monitoring, dan eskalasi
  • Penanganan SLA Breach dan Service Recovery
  • Sanksi, kompensasi, dan Service Credits
  • Force Majeure
  • Prosedur perubahan, revisi, dan penyelesaian sengketa

5. Managing and Improving Service Level Agreement

  • Implementasi SLA dalam operasional
  • Monitoring, pengukuran, dan analisis pencapaian SLA
  • Service Performance Reporting
  • SLA Review dan evaluasi berkala
  • Kesalahan yang sering terjadi dalam penyusunan dan implementasi SLA
  • Teknik negosiasi SLA dan Expectation Management
  • Continuous Service Improvement (CSI)

6. Workshop: Developing & Negotiating Service Level Agreement

  • Mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan ruang lingkup layanan
  • Menyusun Service Catalog, SLI, SLO, dan KPI pelayanan
  • Menyusun draft dokumen Service Level Agreement (SLA)
  • Simulasi negosiasi SLA antara penyedia layanan dan pelanggan
  • Review, revisi, dan finalisasi dokumen SLA berdasarkan hasil negosiasi
  • Penyusunan rencana implementasi SLA pada unit kerja masing-masing

 

 

TARGET PESERTA PELATIHAN

Manager, Supervisor, Customer Service Manager, Customer Experience, Quality Assurance, Service Quality, Procurement, Vendor Management, Account Manager, Relationship Manager, Project Manager, Legal, General Affairs, Purchasing, Helpdesk, IT Service Management, serta karyawan yang terlibat dalam penyusunan, implementasi, monitoring, dan evaluasi standar layanan.

 

 

METODE PELATIHAN

  • Penyampaian konsep
  • Diskusi kelompok
  • Latihan
  • Studi kasus

 

 

Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode pelatihan yang paling sesuai.

Belum menemukan topik pelatihan yang dibutuhkan? Kami juga melayani penyusunan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan perusahaan dan pengembangan SDM organisasi.

Silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi dan permintaan pelatihan.

Informasi jadwal pelatihan dapat dilihat di sini.

 

 

 

 

 

 

 

Kanaka

Perumahan Griya Sidokarto Village A1, Jalan Alam Hijau, RT:04/RW:09, Semarangan, Sidokarto, Godean, Sleman, DIY 55264
Kontak Kami
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram