Konsep Dasar Manajemen dan Leadership Yang Penting Diketahui

Pelatihan Sdm

Konsep Dasar Manajemen dan Leadership Yang Penting Diketahui

 

Konsep dasar manajemen dan leadership yang penting diketahui, Memahami basic leadership merupakan hal penting dalam suatu perusahaan atau organisasi, karena leadership menjadi kunci keberhasilan dalam tim yang dapat tercapai dengan baik. Semua keputusan, tindakan dan laju pertumbuhan suatu perusahaan tentunya membutuhkan seorang pemimpin. Visi dan misi dalam tim dapat dicapai melalui kerja keras dan dengan bimbingan dari orang yang memiliki kemampuan leadership sangat kuat. Dengan kekuatan leadership yang baik dan kerja sama tim yang baik pula, masalah dan hambatan didalamnya dapat dihadapi oleh tim tersebut. Lalu, apa yang dimaksud dengan leadership? Kepemimpinan atau leadership ialah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk mempengaruhi orang lain agar tujuan organisasi atau perusahaan yang telah ditetapkan sebelumnya dapat tercapai.

Menurut U.S. Army, terdapat 11 (sebelas) dasar kepemimpinan yang dimiliki oleh seorang pemimpin, yaitu :

  1. Layak secara teknis. Seorang pemimpin harus sudah paham dengan tugasnya dan memiliki pemahaman yang kuat terhadap tugas dari karyawannya.
  2. Dapat mengembangkan rasa tanggung jawab bawahannya. Seorang pemimpin membantu mengembangkan sifat baik bawahannya, agar nantinya bawahan tersebut dapat menunjukkan rasa tanggung jawab professionalnya.
  3. Pastikan bahwa tugasnya dipahami, diawasi dan diselesaikan. Komunikasi merupakan kunci. Seorang pemimpin harus mampu berkomunikasi secara efektif baik dengan bawahan maupun rekan kerjanya.
  4. Pastikan bawahan mendapat informasi yang jelas. Paham bagaimana cara berkomunikasi, tidak hanya dengan staf muda tetapi staf senior dan juga orang lain dengan sebaik-baiknya.
  5. Pahami bawahan dan perhatikan perilakunya. Seorang pemimpin selalu bersikap baik dan mengenali pentingnya perhatian awal kepada bawahan.
  6. Pahami diri sendiri dan selalu melakukan peningkatan mutu (Kaizen). Selain memahami diri sendiri, pemimpin juga harus memahami siapa dirinya, apa yang ia ketahui, dan apa yang bisa ia lakukan. Melakukan peningkatan dari diri sendiri berarti terus melakukan penguatan terhadap perilaku. Hal ini bisa tercapai dengan belajar sendiri, pendidikan formal, pelatihan, refleksi, dan interaksi dengan orang lain (pergaulan).
  7. Buat keputusan yang jelas dan permanen. Gunakanlah metode penyelesaian masalah (problem solving) yang bagus, pembuatan keputusan dan perencanaan.
  8. Mencari tanggung jawab dan mengambil tindakan di atasnya. Mencari jalan untuk membimbing perusahaan ke level yang baru. Apabila hal-hal menjadi tidak benar, jangan menyalahkan orang lain. Analisis situasinya, lakukan tindakan perbaikan, dan segera bergerak mencari tantangan yang baru.
  9. Berikan contoh kepada bawahan. Bawahan tidak harus hanya diberi tahu apa yang menjadi target mereka tetapi juga melihat bagaimana pemimpin mewujudkan kualitas dan etika perusahaan. Pemimpin harus mewujudkan apa yang menjadi harapan bawahan saat terlihat oleh mereka.
  10. Berlatih sebagai anggota tim. Jangan berfokus hanya pada divisi Anda, bagian, atau bawahan, tetapi bayangkan seluruh perusahaan sebagai suatu kesatuan yang harus belajar dan sukses bersama.
  11. Gunakan kemampuan penuh dari perusahaan. Dengan mengembangkan semangat perusahaan, Anda akan mampu untuk memanfaatkan kemampuan dari seluruh anggota perusahaan menuju tujuannya.

Menurut George Robert Terry, manajemen diartikan sebagai proses khas dari beberapa tindakan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Seluruh tindakan tersebut bertujuan untuk mencapai target dengan memanfaatkan semua sumber daya yang tersedia. Manajemen diperlukan dalam semua jenis perusahaan, apakah mereka membuat komputer atau barang kerajinan tangan, memperdagangkan barang-barang konsumen atau menyediakan pelayanan dan bahkan dalam perusahaan non-bisnis sekalipun.

Atas dasar ini, konsep manajemen sangat diperlukan :

1.  Manajemen Sebagai Ilmu

Suatu bidang ilmu pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem kerjasama ini bermanfaat bagi kemanusiaan.

2.  Manajemen Sebagai Seni

Manajemen adalah seni untuk mencapai hasil yang maksimal dengan usaha yang minimal, demikian pula mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan maksimal bagi pimpinan maupun pekerja serta memberikan pelayanan yang sebagaik mungkin kepada masyarakat.

3.  Manajemen Sebagai Profesi

Manajemen sebagai profesi merupakan suatu bidang pekerjaan yang dilakukan oleh orang-orang yang memiliki keahlian dan ketrampilan sebagai pemimpin atau manajer pada suatu organisasi atau perusahaan tertentu.

4.  Manajemen Sebagai Proses

Manajemen sebagai proses yang khas terdiri dari tindakan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian dimana dalam masing-masing bidang tersebut digunakan ilmu pengetahuan dan keahlian yang diikuti secara berurutan dalam usaha mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan.