Strategic Analysis for Business Planning
Strategic Analysis for Business Planning menjadi penting ketika rencana bisnis harus disusun berdasarkan pemahaman yang cukup terhadap kondisi pasar, pelanggan, persaingan, lingkungan eksternal, dan kemampuan internal organisasi. Banyak keputusan terlihat rasional di atas kertas, tetapi sebenarnya dibangun dari data yang tidak lengkap, asumsi yang belum diuji, atau pembacaan situasi yang terlalu dangkal.
Tantangan analisis bukan hanya mendapatkan informasi, melainkan menentukan informasi mana yang relevan, bagaimana kualitas evidencenya, apa hubungan antar-temuan, dan apa implikasinya terhadap bisnis. Tanpa proses diagnosis yang baik, organisasi mudah terjebak pada data overload, confirmation bias, atau penggunaan framework yang menghasilkan banyak temuan tetapi sedikit insight.
Analisis strategis yang baik membantu organisasi membedakan signal dari noise, memahami posisi bisnis secara lebih objektif, menemukan isu strategis yang benar-benar material, serta menghasilkan planning assumptions dan strategic insights yang dapat digunakan sebagai dasar penyusunan business plan.
TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN
- Peserta pelatihan mampu merumuskan pertanyaan analisis dan menentukan evidence yang relevan bagi kebutuhan business planning.
- Peserta pelatihan mampu menganalisis lingkungan eksternal serta menerjemahkan perubahan yang terjadi menjadi business implications.
- Peserta pelatihan mampu membaca kondisi pasar, pelanggan, demand, serta perubahan kebutuhan yang memengaruhi rencana bisnis.
- Peserta pelatihan mampu menganalisis struktur industri, persaingan, dan posisi relatif organisasi.
- Peserta pelatihan mampu menilai resources, capabilities, performance, serta keterbatasan internal yang memengaruhi kemampuan organisasi.
- Peserta pelatihan mampu menyintesis temuan eksternal dan internal menjadi strategic issues, insights, opportunities, dan constraints yang material.
- Peserta pelatihan mampu menerjemahkan hasil analisis menjadi planning assumptions dan input yang dapat digunakan dalam penyusunan business plan.
MATERI PELATIHAN
1. Framing the Strategic Analysis
- Menentukan business question yang perlu dijawab sebelum memulai analisis
- Menetapkan scope, horizon, dan unit analisis
- Membedakan data, information, insight, dan strategic implication
- Menentukan evidence dan sumber informasi yang benar-benar dibutuhkan
- Mengenali confirmation bias, data overload, dan analysis paralysis
2. Reading the External Environment
- Menganalisis faktor economic, political, regulatory, social, technological, dan environmental
- Mengenali trends, emerging issues, weak signals, dan structural shifts
- Membedakan temporary noise dengan perubahan yang berpotensi material
- Menggunakan PESTEL, trend analysis, atau pendekatan lain secara proporsional
- Menerjemahkan perubahan eksternal menjadi opportunities, threats, dan business implications
3. Understanding Markets, Customers & Demand
- Menganalisis market structure dan segmentation
- Memahami customer needs, behavior, buying criteria, dan perubahan preferensi
- Mengidentifikasi demand drivers dan faktor yang mengubah pola permintaan
- Mengestimasi market size atau market potential bila relevan
- Mengenali growth pockets, declining segments, dan unmet needs
- Menghubungkan market evidence dengan asumsi yang digunakan dalam business planning
4. Analyzing Industry & Competitive Dynamics
- Menilai industry structure dan attractiveness
- Mengidentifikasi direct competitors, indirect competitors, substitutes, dan alternative solutions
- Membaca competitive moves, strategic groups, dan perubahan posisi pemain
- Menilai relative positioning dan sources of differentiation
- Menganalisis barriers, bargaining power, dan competitive pressure
- Menggunakan Five Forces, competitor profiling, benchmarking, atau perceptual mapping bila relevan
5. Assessing Internal Capability & Performance
- Menilai resources, capabilities, processes, technology, people, dan organizational capacity
- Mengidentifikasi value drivers dan cost drivers utama
- Membaca historical performance serta financial dan operational baseline
- Mengenali strengths, limitations, dan capability gaps
- Menggunakan VRIO/RBV atau Value Chain Analysis bila relevan
- Menilai kesiapan organisasi untuk menangkap peluang atau menghadapi perubahan
6. Synthesizing the Strategic Diagnosis
- Menghubungkan temuan eksternal dengan kondisi dan kemampuan internal
- Menggunakan SWOT/TOWS sebagai synthesis tool secara tepat
- Membedakan symptom, business issue, dan strategic issue
- Mengidentifikasi root drivers serta interdependencies antarisu
- Menentukan key opportunities, threats, constraints, dan leverage points
- Merumuskan strategic insights yang cukup tajam untuk mendukung keputusan manajemen
7. Turning Analysis into Business Planning Inputs
- Merumuskan planning assumptions berdasarkan evidence yang tersedia
- Menentukan strategic issues yang harus dijawab dalam business plan
- Mengidentifikasi opportunities yang layak dianalisis atau divalidasi lebih lanjut
- Menentukan areas requiring decision, validation, atau additional evidence
- Menguji implication awal dari sisi commercial, operational, financial, dan risk
- Menyusun strategic analysis brief sebagai dasar penyusunan business plan
TARGET PESERTA PELATIHAN
Senior manager, manager, business development, corporate planning, strategic planning, business analyst, financial analyst, project manager, serta profesional yang terlibat dalam analisis dan penyusunan rencana bisnis.
METODE PELATIHAN
- Penyampaian konsep
- Diskusi kelompok
- Latihan
- Studi kasus
Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode pelatihan yang paling sesuai.
Belum menemukan topik pelatihan yang dibutuhkan? Kami juga melayani penyusunan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan perusahaan dan pengembangan SDM organisasi.
Silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi dan permintaan pelatihan.
Informasi jadwal pelatihan dapat dilihat di sini.

