Pelatihan Scenario Planning for Business Strategy

Scenario Planning for Business Strategy

Scenario Planning for Business Strategy menjadi relevan ketika keputusan strategis harus dibuat sementara arah perubahan pasar, teknologi, regulasi, perilaku pelanggan, maupun kondisi ekonomi belum dapat diketahui dengan pasti. Mengandalkan satu proyeksi masa depan dapat membuat organisasi terlalu percaya pada asumsi tertentu dan terlambat merespons ketika lingkungan bergerak ke arah yang berbeda.

Scenario planning tidak bertujuan menebak masa depan yang paling mungkin terjadi. Pendekatan ini membantu organisasi membangun beberapa kondisi masa depan yang masuk akal, memahami faktor yang dapat membentuknya, lalu menguji apakah strategi yang ada tetap bekerja di bawah kondisi yang berbeda. Dengan cara tersebut, ketidakpastian dapat digunakan untuk memperkuat kualitas pilihan strategis, bukan sekadar dianggap sebagai risiko yang harus dihindari.

Nilai utama scenario planning terletak pada keputusan yang dihasilkan setelah skenario dibangun. Organisasi perlu mengetahui strategi mana yang cukup robust, pilihan apa yang perlu dipersiapkan, asumsi mana yang harus terus dipantau, serta sinyal apa yang menunjukkan bahwa perubahan tertentu mulai terjadi.

 

 

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta pelatihan mampu membedakan forecasting, prediction, projection, dan scenario planning dalam pengambilan keputusan strategis.
  2. Peserta pelatihan mampu merumuskan focal strategic question, scope, dan planning horizon yang tepat untuk pengembangan skenario.
  3. Peserta pelatihan mampu mengidentifikasi driving forces, predetermined elements, emerging issues, dan critical uncertainties yang memengaruhi masa depan bisnis.
  4. Peserta pelatihan mampu membangun beberapa plausible scenarios yang berbeda, konsisten, dan relevan terhadap keputusan organisasi.
  5. Peserta pelatihan mampu melakukan stress-testing terhadap strategi dan asumsi bisnis di berbagai kondisi masa depan.
  6. Peserta pelatihan mampu merumuskan robust moves, contingent strategies, dan strategic options berdasarkan hasil scenario analysis.
  7. Peserta pelatihan mampu menetapkan signposts, early warning indicators, dan trigger points untuk mendukung penyesuaian strategi.

 

 

MATERI PELATIHAN

1. Framing the Scenario Planning Question

  • Memahami fungsi scenario planning dalam business strategy
  • Membedakan forecast, projection, prediction, dan scenario
  • Menentukan focal strategic issue atau decision question
  • Menetapkan scope, boundaries, dan planning horizon
  • Mengidentifikasi strategic assumptions yang sedang digunakan organisasi
  • Menentukan keputusan yang ingin diperkuat melalui scenario planning

2. Identifying Drivers of Change

  • Mengidentifikasi perubahan pada ekonomi, teknologi, regulasi, sosial, lingkungan, geopolitik, pasar, dan industri
  • Menggunakan PESTEL atau STEEP sebagai alat environmental scanning bila relevan
  • Membedakan trends, emerging issues, dan weak signals
  • Mengenali predetermined elements yang relatif dapat diperkirakan
  • Memahami hubungan dan interdependency antar driving forces
  • Menyaring informasi agar fokus pada perubahan yang material terhadap keputusan strategis

3. Identifying Critical Uncertainties

  • Membedakan trends dengan uncertainties
  • Menilai driving forces berdasarkan impact dan degree of uncertainty
  • Mengidentifikasi uncertainties yang paling material terhadap strategi
  • Menganalisis hubungan antar uncertainties agar tidak memilih faktor yang sebenarnya saling bergantung
  • Menentukan scenario dimensions atau uncertainty axes bila menggunakan pendekatan 2x2
  • Menghindari penyederhanaan scenario planning menjadi best case, base case, dan worst case

4. Building Plausible Scenario Worlds

  • Menyusun scenario logic yang menjelaskan bagaimana kondisi masa depan dapat berkembang
  • Membangun beberapa alternative futures yang berbeda secara substantif
  • Menjaga internal consistency dan plausibility setiap skenario
  • Mengembangkan scenario narrative sebagai alat analisis
  • Menilai perubahan customer, competitor, technology, regulation, supply, cost, dan industry economics di setiap skenario
  • Mengidentifikasi opportunities, threats, dan strategic implications dari setiap scenario world

5. Stress-Testing the Current Strategy

  • Menguji strategic assumptions terhadap setiap skenario
  • Menggunakan wind tunneling untuk menilai ketahanan strategi yang sedang dijalankan
  • Mengidentifikasi strategic vulnerabilities dan potential failure points
  • Menilai perubahan attractiveness dari market, customer, product, atau business model
  • Mengidentifikasi capability dan resource gaps yang muncul pada kondisi berbeda
  • Menentukan bagian strategi yang robust dan bagian yang sangat bergantung pada kondisi tertentu

6. Developing Strategic Options

  • Mengidentifikasi robust atau no-regret moves yang tetap bernilai di berbagai skenario
  • Menentukan contingent strategies untuk kondisi masa depan tertentu
  • Membangun strategic options dan hedges untuk mempertahankan fleksibilitas
  • Menilai big bets yang bergantung pada asumsi strategis tertentu
  • Menentukan capability investments yang perlu dimulai sebelum kebutuhan menjadi mendesak
  • Membedakan tindakan yang perlu dilakukan sekarang dengan opsi yang cukup dipersiapkan

7. Monitoring Signposts & Triggering Strategic Response

  • Mengidentifikasi signposts yang menunjukkan arah perkembangan setiap skenario
  • Menentukan early warning indicators yang relevan dengan strategic assumptions
  • Menetapkan threshold dan trigger points untuk keputusan tertentu
  • Membangun monitoring cadence terhadap perubahan lingkungan bisnis
  • Menghubungkan perubahan indikator dengan contingent action atau strategic adjustment
  • Meninjau dan memperbarui skenario ketika kondisi, asumsi, atau evidence berubah

 

 

TARGET PESERTA PELATIHAN

Direktur, senior manager, business unit leader, corporate planning, strategic planning, business development, enterprise risk, serta profesional yang terlibat dalam perencanaan dan pengambilan keputusan strategis.

 

 

METODE PELATIHAN

  • Penyampaian konsep
  • Diskusi kelompok
  • Latihan
  • Studi kasus

 

 

Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode pelatihan yang paling sesuai.

Belum menemukan topik pelatihan yang dibutuhkan? Kami juga melayani penyusunan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan perusahaan dan pengembangan SDM organisasi.

Silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi dan permintaan pelatihan.

Informasi jadwal pelatihan dapat dilihat di sini.

 

 

 

 

 

 

 

Kanaka

Perumahan Griya Sidokarto Village A1, Jalan Alam Hijau, RT:04/RW:09, Semarangan, Sidokarto, Godean, Sleman, DIY 55264
Kontak Kami
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram