Manajemen Remunerasi

Pelatihan Sdm

Manajemen Remunerasi

 

Secara umum, pengertian remunerasi dapat diartikan sebagai pemberian gaji oleh pihak perusahaan kepada seorang karyawan. Dimana pemberian gaji ini dapat bertujuan sebagai penghargaan dari pihak perusahaan berdasarkan kinerja yang dilakukan oleh karyawan. Perlu diketahui bahwa gaji karyawan ini diberikan dalam jangka periode setiap bulan atau dengan kata lain gaji tersebut diberikan secara rutin. Melihat dari pengertian tersebut memang pemberian gaji ini sangat berkaitan dengan dunia kerja. Mengacu pada definisi tersebut, bisa dilihat bahwa tujuan remunerasi karyawan secara umum adalah untuk memberi apresiasi terhadap pegawai atau tenaga kerja yang memiliki kinerja yang bagus dalam perusahaan.

Adapun beberapa tujuan remunerasi antara lain :

1.  Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)

Meningkatkan terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Adanya pemberian remunerasi akan mendorong tenaga kerja untuk meningkatkan kualitas kerjanya terhadap perusahaan.

2.  Memelihara Sumber Daya Manusia (SDM) yang Produktif

Remunerasi juga diberikan sebagai upaya untuk memelihara tenaga kerja yang memiliki kualitas kerja yang baik, agar tidak resign atau pindah ke perusahaan lain. Ini berkaitan dengan kompetisi kepemilikan tenaga kerja terbaik dan untuk mencegah adanya korupsi, kolusi, dan nepotisme di dalam perusahaan.

3. Menciptakan Persaingan Positif

Adanya sistem remunerasi akan menciptakan persaingan yang positif antar tenaga kerja dalam perusahaan. Dengan remunerasi, maka akan terlihat mana tenaga kerja yang rajin dan mana yang tidak. Pemberian remunerasi sangat penting untuk memotivasi tenaga kerja agar terus mengembangkan dirinya dan menciptakan persaingan positif.

4.  Meningkatkan Kesejahteraan Sumber Daya Manusia (SDM)

Meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja yang nantinya akan berdampak pada peningkatan produktivitas dalam bekerja. Tentu saja, tenaga kerja yang hidunya sejahtera akan dapat bekerja lebih optimal ketimbang tenaga kerja yang kurang sejahtera.

5.  Menciptakan Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) yang Baik

Dengan adanya remunerasi justru akan menghasilkan keuntungan atau pendapatan yang besar bagi perusahaanatau bisnis melalui pemanfaatan modal yang seefektif mungkin. Karena bagi suatu bisnis yang tidak bisa mempertahankan anggotanya justru akan membuat pengeluaran yang lebih besar saat melakukan perekrutan.

Setiap perusahaan memiliki sistem remunerasi (remuneration system) yang berbeda, tergantung sistem kerja pada perusahaan tersebut. Selain itu, besarnya tingkat remunerasi juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti :

  • Tingkat permintaan dan penawaran tenaga kerja
  • Tingkat kemampuan perusahaan
  • Kemampuan dan keterampilan tenaga kerja
  • Peranan perusahaan
  • Serikat buruh
  • Biaya hidup
  • Tingkat risiko pekerjaan
  • Campur tangan pemerintah

Namun, secara umum terdapat 3 (tiga) faktor utama yang menjadi landasan dalam menentukan tingkat remunerasi pegawai, yaitu :

1.  Jabatan atau Posisi

Besarnya nilai dari kontribusi yang diberikan oleh setiap fungsi jabatan atau posisi bagi organisasi atau perusahaan dapat dilihat dari 3 hal utama yaitu, tuntutan kemampuan, pemecahan masalah dan tanggung jawab karyawan itu sendiri. Faktor inilah yang menentukan seberapa besar gaji dasar yang selayaknya diterima sebagai imbalan terhadap jabatan atau posisi yang didudukinya.

2.  Kompetensi Individual

Kompetensi setiap individu yang dimiliki dan dibawa untuk melaksanakan pekerjaan seperti yang dipersyaratkan menjadi salah satu faktor penilaian lain untuk menentukan tingkat remunerasi. Faktor ini umumnya diperhitungkan dalam bentuk imbalan tambahan pendapatan yang akan diterima dalam tunjangan atau insentif.

3.  Kinerja

Prestasi atau hasil kinerja yang dapat ditunjukkan dengan baik oleh individu, tim ataupun organisasi dalam mencapai sasaran kerja yang ditentukan dalam organisasi atau perusahaan menjadi pertimbangan untuk memberikan imbalan besar, baik berupa bonus maupun insentif.

Unsur remunerasi seperti kompensasi dan bonus (komisi) juga menjadi faktor dalam pemberian remunerasi. Di mana ada hal-hal yang menjadi pertimbangan dalam pemberian gaji antara lain memberikan gaji sesuai dengan kontribusinya. Selain itu, pihak perusahaan juga harus mempertimbangkan dari tingkat remunerasi yang tinggi dan rendah. Ada pula unsur yang harus dilakukan adalah memberikan remunerasi berdasarkan kemampuan dalam pengembangan bisnis. Sehingga karyawan akan lebih giat dalam bekerja. Selain itu, pemberian bonus tersebut juga bisa dijadikan sebagai motivasi bagi karyawan lain untuk memiliki prestasi yang lebih baik.