Understanding Business Models
Understanding Business Models menjadi penting ketika organisasi perlu memahami bukan hanya apa yang dijual, tetapi juga bagaimana nilai diciptakan, disampaikan kepada pelanggan, dan diubah menjadi hasil bisnis. Dua perusahaan dapat menawarkan produk yang serupa, tetapi menghasilkan kinerja yang sangat berbeda karena memiliki struktur pelanggan, channel, revenue logic, resources, partnerships, dan cost structure yang berbeda.
Model bisnis juga tidak bersifat statis. Perubahan kebutuhan pelanggan, teknologi, pola persaingan, regulasi, maupun struktur biaya dapat membuat model yang sebelumnya efektif menjadi kurang relevan. Karena itu, kemampuan membaca keterkaitan antarbagian model bisnis membantu organisasi melihat kekuatan, kelemahan, asumsi penting, serta bagian yang perlu diuji atau diperbaiki.
Pemahaman yang baik terhadap business model memungkinkan profesional menggunakan berbagai framework sebagai alat untuk memetakan logika bisnis, membandingkan alternatif, mengevaluasi kelayakan, serta mendiskusikan perubahan model secara lebih terstruktur.
TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN
- Peserta pelatihan mampu memahami fungsi business model serta perbedaannya dengan strategy, business plan, dan operating model.
- Peserta pelatihan mampu memetakan struktur bisnis menggunakan Business Model Canvas.
- Peserta pelatihan mampu menganalisis kesesuaian antara kebutuhan pelanggan dan value proposition.
- Peserta pelatihan mampu mengenali berbagai pola business model serta logika penciptaan dan penangkapan nilainya.
- Peserta pelatihan mampu membaca keterkaitan, asumsi, dependency, dan mechanics dalam sebuah business model.
- Peserta pelatihan mampu mengevaluasi desirability, feasibility, dan viability suatu business model.
- Peserta pelatihan mampu mengenali kapan model bisnis perlu dioptimalkan, dirancang ulang, atau diubah.
MATERI PELATIHAN
1. What a Business Model Really Explains
- Pengertian dan fungsi business model
- Perbedaan business model, business strategy, business plan, dan operating model
- Logika create, deliver, dan capture value
- Melihat bisnis sebagai sistem yang saling terhubung
- Business model sebagai hipotesis tentang bagaimana bisnis bekerja
2. Mapping the Business with Business Model Canvas
- Memahami 9 building blocks Business Model Canvas
- Customer Segments, Value Propositions, Channels, dan Customer Relationships
- Key Resources, Key Activities, dan Key Partnerships
- Revenue Streams dan Cost Structure
- Membaca hubungan antarblok sebagai satu model yang utuh
3. Understanding Customer–Value Fit
- Customer jobs, pains, dan gains
- Products & Services, Pain Relievers, dan Gain Creators
- Menggunakan Value Proposition Canvas untuk memperdalam Business Model Canvas
- Mengenali mismatch antara offering dan kebutuhan pelanggan
- Menghubungkan customer insight dengan logika business model
4. Exploring Business Model Patterns
- Transactional dan recurring revenue models
- Subscription, freemium, licensing, franchise, dan pay-per-use
- Marketplace, platform, dan multi-sided business models
- Razor-and-blades, asset-light, dan servitization
- Memahami business model patterns sebagai inspirasi, bukan resep
5. Reading Business Model Mechanics
- Memahami bagaimana perubahan satu elemen memengaruhi elemen lain
- Mengenali key assumptions dan dependencies
- Membaca revenue logic dan cost logic
- Mengidentifikasi critical resources, activities, dan partnerships
- Mengenali scalability, lock-in, switching cost, dan network effect bila relevan
6. Evaluating & Validating the Business Model
- Menilai desirability, feasibility, dan viability
- Mengenali assumptions yang belum terbukti
- Membedakan evidence dengan belief
- Menguji critical assumptions secara sederhana
- Mengenali tanda bahwa business model mulai tidak bekerja
7. When the Business Model Needs to Change
- Dampak perubahan customer, technology, competition, regulation, dan economics
- Membedakan optimization, redesign, dan pivot
- Membandingkan current model dengan alternative model
- Menentukan elemen yang perlu dipertahankan, diperbaiki, atau diubah
- Menggunakan business model sebagai alat diskusi dan pengambilan keputusan
TARGET PESERTA PELATIHAN
Manager, unit head, business development, product manager, strategic planning, business analyst, entrepreneur, serta profesional yang terlibat dalam pengembangan atau evaluasi model bisnis.
METODE PELATIHAN
- Penyampaian konsep
- Diskusi kelompok
- Latihan
- Studi kasus
Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode pelatihan yang paling sesuai.
Belum menemukan topik pelatihan yang dibutuhkan? Kami juga melayani penyusunan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan perusahaan dan pengembangan SDM organisasi.
Silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi dan permintaan pelatihan.
Informasi jadwal pelatihan dapat dilihat di sini.

