Business Development Strategy
Business Development Strategy dibutuhkan ketika organisasi ingin membangun sumber pertumbuhan baru secara lebih terarah, bukan sekadar menunggu peluang datang atau mengandalkan aktivitas penjualan yang sudah berjalan. Peluang dapat muncul dari perubahan kebutuhan pelanggan, perkembangan industri, pasar baru, channel baru, teknologi, regulasi, kemitraan, maupun kombinasi kapabilitas yang sebelumnya belum dimanfaatkan.
Business development tidak berhenti pada menemukan peluang. Organisasi perlu menentukan peluang mana yang layak dikembangkan, membentuk value proposition dan commercial logic yang masuk akal, memilih cara pengembangan yang tepat, serta memperoleh dukungan dari pihak internal maupun eksternal yang dibutuhkan. Tanpa proses tersebut, tim dapat menghabiskan banyak waktu mengejar peluang yang terlihat menarik tetapi tidak cukup strategis, ekonomis, atau realistis.
Business development yang dikelola dengan baik juga membutuhkan pipeline dan mekanisme pengambilan keputusan yang jelas. Setiap peluang perlu bergerak berdasarkan evidence, tingkat kesiapan, kebutuhan sumber daya, dan keputusan apakah akan dilanjutkan, dibentuk ulang, ditunda, atau dihentikan.
TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN
- Peserta pelatihan mampu memahami peran Business Development dan membedakannya dari fungsi sales, marketing, corporate strategy, serta partnership management.
- Peserta pelatihan mampu membaca perkembangan pasar, pelanggan, industri, dan ekosistem untuk menemukan sumber peluang bisnis baru.
- Peserta pelatihan mampu menilai dan memprioritaskan peluang berdasarkan strategic fit, attractiveness, commercial potential, capability, resource, dan risiko.
- Peserta pelatihan mampu membentuk peluang menjadi business case yang menjelaskan value proposition, commercial logic, asumsi, kebutuhan sumber daya, dan potensi hasil.
- Peserta pelatihan mampu memilih development route serta membangun alignment dengan stakeholder internal maupun eksternal yang diperlukan.
- Peserta pelatihan mampu mengelola business development pipeline dan melakukan review terhadap kualitas, progres, serta keputusan atas setiap opportunity.
MATERI PELATIHAN
1. Understanding Strategic Business Development
- Memahami peran Business Development dalam menciptakan sumber pertumbuhan baru
- Membedakan Business Development dengan sales, marketing, corporate strategy, dan partnership management
- Memahami peluang pengembangan melalui market, customer, channel, offering, partnership, adjacency, dan new venture
- Membedakan organic dan inorganic business development
- Memahami Business Development sebagai proses lintas fungsi yang melibatkan commercial, finance, legal, operations, dan strategy
- Menghubungkan aktivitas Business Development dengan strategic priorities dan arah pertumbuhan organisasi
2. Market Intelligence & Opportunity Discovery
- Membaca perubahan kebutuhan pelanggan, struktur pasar, kompetitor, teknologi, regulasi, dan industri
- Mengidentifikasi unmet needs, market gaps, white spaces, dan perubahan dalam value chain
- Menggali peluang dari existing customers, new segments, new markets, channels, partnerships, dan business adjacencies
- Menggunakan market mapping, customer insight, competitor intelligence, atau Ansoff Matrix bila relevan
- Merumuskan opportunity statement yang menjelaskan kebutuhan, target, potensi value, dan alasan peluang tersebut perlu dipertimbangkan
- Membedakan peluang strategis dengan ide yang menarik tetapi tidak relevan terhadap arah organisasi
3. Evaluating & Prioritizing Business Opportunities
- Menilai strategic fit antara peluang dengan arah, capability, dan portfolio bisnis organisasi
- Menguji customer value, market attractiveness, dan commercial potential
- Menilai capability fit, resource requirement, investment requirement, dan time-to-value
- Mengidentifikasi critical assumptions serta risiko komersial, operasional, regulasi, dan eksekusi
- Membandingkan beberapa opportunity menggunakan kriteria yang konsisten dan transparan
- Menentukan keputusan continue, reshape, hold, atau stop berdasarkan evidence yang tersedia
4. Shaping the Business Case & Development Route
- Memperjelas target customer atau business partner dan value proposition yang ditawarkan
- Menentukan commercial model, revenue logic, dan mekanisme value capture
- Menyusun estimasi awal revenue, cost, margin, investment requirement, dan financial attractiveness secara proporsional
- Mengidentifikasi asumsi yang masih perlu divalidasi sebelum komitmen sumber daya diperbesar
- Membandingkan alternatif build, buy, partner, license, distribute, joint venture, pilot, atau new venture sesuai karakter peluang
- Menyusun business case yang memberikan dasar bagi keputusan pengembangan berikutnya
5. Building Stakeholder & Commercial Alignment
- Memetakan internal sponsor, decision maker, functional stakeholders, external partner, dan pihak lain yang memengaruhi peluang
- Memahami kepentingan, kontribusi, constraints, dan potensi konflik antarpihak
- Menentukan engagement strategy untuk membangun dukungan terhadap business opportunity
- Merancang value exchange agar setiap pihak memahami manfaat dan kontribusinya
- Mengelola koordinasi dengan fungsi finance, legal, operations, sales, product, dan manajemen sesuai kebutuhan
- Memahami prinsip dasar commercial structuring dan negotiation ketika peluang membutuhkan kesepakatan dengan pihak eksternal
6. Managing the Business Development Pipeline & Performance
- Menentukan tahapan business development dari opportunity discovery hingga decision, pilot, deal, atau development
- Menetapkan qualification criteria, evidence requirement, dan decision gate pada setiap stage
- Menentukan ownership, next action, resource commitment, dan target progres untuk setiap opportunity
- Memprioritaskan sumber daya berdasarkan strategic value, attractiveness, readiness, dan kemungkinan realisasi
- Mengidentifikasi stalled opportunities serta menentukan kapan peluang perlu dipercepat, dibentuk ulang, ditunda, atau dihentikan
- Menggunakan indikator seperti pipeline value, stage progression, conversion, time-in-stage, dan opportunity quality secara proporsional
- Menggunakan pipeline review untuk memperbaiki keputusan, mengalokasikan resource, dan menangkap learning dari peluang yang berhasil maupun gagal
TARGET PESERTA PELATIHAN
Business Development Manager, Commercial Manager, Business Unit Leader, Product Manager, Corporate Planning, Strategic Planning, Account Manager, entrepreneur, serta profesional yang terlibat dalam pencarian dan pengembangan peluang bisnis baru.
METODE PELATIHAN
- Penyampaian konsep
- Diskusi kelompok
- Latihan
- Studi kasus
Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih metode pelatihan yang paling sesuai.
Belum menemukan topik pelatihan yang dibutuhkan? Kami juga melayani penyusunan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan perusahaan dan pengembangan SDM organisasi.
Silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi dan permintaan pelatihan.
Informasi jadwal pelatihan dapat dilihat di sini.

