Feasibility Study for New Business & Expansion
Keputusan untuk membangun bisnis baru atau memperluas bisnis yang sudah berjalan membutuhkan lebih dari sekadar keyakinan bahwa peluang pasar tersedia. Namun, peluang yang terlihat menarik belum tentu layak dijalankan apabila kebutuhan investasi, kemampuan operasi, kesiapan organisasi, atau risikonya tidak sebanding dengan potensi hasil yang diperoleh. Karena itu, Feasibility Study for New Business & Expansion membantu organisasi menguji kelayakan suatu peluang secara lebih objektif sebelum sumber daya dan modal dalam jumlah besar dialokasikan.
Studi kelayakan tidak cukup hanya mengandalkan proyeksi finansial. Selain itu, organisasi perlu memastikan bahwa pasar memang tersedia, business model masuk akal, kemampuan operasi memadai, serta persyaratan organisasi dan regulasi dapat dipenuhi. Selanjutnya, berbagai asumsi yang mendasari proyeksi perlu diuji melalui sensitivity dan scenario analysis sehingga manajemen dapat memahami konsekuensi apabila kondisi aktual berbeda dari perkiraan.
Hasil feasibility study juga tidak selalu berakhir pada pilihan sederhana antara layak dan tidak layak. Misalnya, suatu peluang dapat tetap dilanjutkan dengan persyaratan tertentu, diuji melalui pilot, diperbaiki terlebih dahulu, atau ditunda sampai kondisi pendukung terpenuhi. Pada akhirnya, kualitas studi kelayakan ditentukan oleh kemampuannya menghasilkan rekomendasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, manajemen memperoleh dasar yang lebih kuat untuk menentukan Go, Conditional Go, Pilot, Revise, Postpone, atau No-Go.
TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN
- Peserta pelatihan mampu membedakan feasibility study, pre-feasibility study, dan business plan sehingga dapat menentukan pendekatan analisis yang sesuai.
- Peserta pelatihan mampu menilai market dan commercial feasibility sebelum menyusun proyeksi bisnis dan investasi.
- Peserta pelatihan mampu mengevaluasi strategic fit dan business model, kemudian mengidentifikasi capability yang dibutuhkan.
- Peserta pelatihan mampu menganalisis technical, operational, organizational, legal, dan regulatory feasibility sehingga hambatan utama dapat dikenali sejak awal.
- Peserta pelatihan mampu menyusun proyeksi keuangan dan menggunakan investment metrics, selanjutnya menginterpretasikan hasilnya untuk menilai kelayakan finansial.
- Peserta pelatihan mampu menguji critical assumptions melalui sensitivity dan scenario analysis, serta menilai risiko yang memerlukan mitigasi.
- Peserta pelatihan mampu mengintegrasikan seluruh hasil analisis dan akhirnya menyusun rekomendasi Go, Conditional Go, Pilot, Revise, Postpone, atau No-Go.
MATERI PELATIHAN
1. Framing the Feasibility Study
- Peran feasibility study dalam keputusan bisnis dan investasi
- Feasibility study, pre-feasibility study, dan business plan
- New business dan business expansion context
- Decision question, scope, dan evaluation criteria
- Key assumptions dan information requirements
- Data sources dan evidence quality
2. Assessing Market & Commercial Feasibility
- Customer needs dan demand analysis
- Market size, TAM, SAM, dan obtainable market
- Market growth dan demand forecasting
- Competition, substitutes, dan market barriers
- Pricing dan willingness to pay
- Channel dan sales volume assumptions
- Market attractiveness untuk new business dan expansion
3. Evaluating Strategic Fit & Business Model Feasibility
- Strategic rationale dan alignment dengan core business
- Value proposition dan customer value
- Business model dan revenue logic
- Strategic fit dan capability fit
- Synergy dan cannibalization potential
- Key partners dan ecosystem dependencies
- Critical business model assumptions
4. Assessing Technical & Operational Feasibility
- Location dan capacity requirements
- Process dan operating requirements
- Technology, equipment, dan infrastructure
- Supply chain, supplier, dan vendor availability
- Service delivery dan quality requirements
- Scalability dan operational reliability
- Replication vs local adaptation untuk expansion
5. Assessing Organizational, Legal & Regulatory Feasibility
- Organization structure dan governance requirements
- People, skills, dan talent availability
- Management bandwidth dan key-person dependency
- Systems dan supporting capability
- Licensing, permits, dan industry regulation
- Contract, intellectual property, dan data requirements
- Environmental dan social requirements jika relevan
6. Evaluating Financial Feasibility
- Revenue assumptions dan financial projections
- CapEx, OpEx, dan cost structure
- Working capital requirements
- Profitability dan cash flow projections
- Break-Even Point dan Payback Period
- Time Value of Money dan discount rate
- Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR)
7. Testing Assumptions, Risk & Uncertainty
- Critical assumption identification
- Sensitivity analysis
- Base, upside, dan downside scenarios
- Market, operational, financial, dan regulatory risk
- Execution dan dependency risk
- Risk assessment dan mitigation
- Decision thresholds dan downside tolerance
8. Integrating the Feasibility Assessment
- Integrasi market, operational, organizational, dan financial findings
- Trade-off antar-aspek kelayakan
- Critical success factors
- Deal-breakers dan feasibility constraints
- Conditions for success
- Validation gaps dan additional evidence requirements
- Pilot atau further validation requirements
9. Developing the Feasibility Recommendation
- Go dan No-Go decision criteria
- Conditional Go dan required conditions
- Pilot, Revise, dan Postpone options
- Executive summary dan key findings
- Evidence-based recommendation
- Investment dan management decision presentation
- Next steps setelah keputusan feasibility
TARGET PESERTA PELATIHAN
Direktur, general manager, business unit leader, corporate dan strategic planning, business development, investment, finance, project management, operations, serta profesional yang terlibat dalam evaluasi bisnis baru dan ekspansi.
METODE PELATIHAN
- Penyampaian konsep
- Diskusi kelompok
- Latihan
- Studi kasus
FORMAT & INFORMASI PELATIHAN
- Pelatihan tersedia dalam format online, offline, maupun in house training. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih format yang paling sesuai dengan kebutuhan, lokasi, dan karakter peserta.
- Selain itu, kami melayani penyusunan program pelatihan khusus apabila perusahaan membutuhkan topik, konteks, atau kompetensi yang belum tersedia dalam program reguler.
- Selanjutnya, silakan menghubungi tim kami untuk konsultasi, penyesuaian program, dan permintaan pelatihan.
- Informasi pelaksanaan program dapat dilihat melalui Jadwal Pelatihan. Selain itu, informasi mengenai program pelatihan lainnya tersedia melalui Kanaka Training.

